Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: Pasien
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK K-24 BALANGAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian telah mengalami perubahan yang semula hanya terfokus kepada pengelolaan obat (drug oriented) berkembang menjadi pelayanan komprehensif meliputi pelayanan obat dan pelayanan farmasi klinik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepuasan pasien adalah keadaan saat harapan, kebutuhan, serta keinginan dapat terpenuhi dengan membandingkan pelayanan yang diperoleh dengan harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek K-24 Balangan meliputi tingkat kepuasan secara menyeluruh dan tingkat kepuasan 5 dimensi pelayanan. Hal ini digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan pengambilan data secara prospektif pasien dengan resep yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi, metode pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Subjek yang diambil sejumlah 108 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam microsoft excel lalu dibuat tabel untuk menggambarkan persentase kepuasan tiap pernyataan dan dimensi kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian di apotek K-24 Balangan dengan tingkat kepuasan rata-rata 93,22%. Dari hasil penilaian 5 dimensi kualitas pelayanan yaitu: reliability 90,37%, responsiveness 87,48%, tangible 86,41%, emphaty 90,04%, assurance 89,72%. Dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di apotek K-24 Balangan “sangat puas”.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN PASIEN DI APOTEK ZAFRAN MEDIKA GAMBUT KAB BANJAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mutu pelayanan kefarmasian dapat dijadikan suatu tolak ukur terhadap kepuasan pasien. Kepuasan pada dasarnya dapat dikatakan sebagai suatu tindakan dan perlakuan atau cara melayani orang lain untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya oleh karena itu kepuasan pasien erat hubungannya dengan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh petugas di Apotek Zafran Medika Gambut Kab Banjar. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian non eksperimental dengan rancangan yang dilakukan yaitu cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara prospektif menggunakan instrumen penelitian yaitu kuesioner. Sampel dari penelitian ini adalah pasien yang mendapatkan pelayanan resep dokter BPJS maupun Non BPJS yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah subjek yang diambil sebanyak 298 responden dengan waktu penelitian FebuariApril 2023 Pengolahan data dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam microsoft excel lalu dibuat tabel untuk menggambarkan persentase kepuasan tiap dimensi kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien dengan jumlah responden sebanyak 298 pasien menggunakan 5 indikator kepuasan pelayanan, didapatkan hasil bahwa pasien merasa sudah sangat puas dengan ratarata persentase jawaban sebesar 86,98% terhadap pelayanan kefarmasian dengan hasil masing-masing dimensi bukti fisik 84,34% (sangat puas), dimensi kehandalan 86,93% (sangat puas), dimensi ketanggapan 88,02% (sangat puas), dimensi jaminan 87,06% (sangat puas), dimensi empati 88,55% (sangat puas).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN RESEP DI DEPO OBAT RAWAT JALAN RSUD SULTAN SURIANSYAH KOTA BANJARMASIN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepuasan pasien merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan untuk mengukur keberhasilan layanan kefamasian. Pasien yang puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak kefarmasian menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan tersebut sesuai dengan yang diharapkan pasien atau babkan lebih baik. Kuesioner kepuasan adalah kuesioner untuk mengukur kepuasan pasien rawat jalan terhadap 5 dimensi yaitu kehandalan (reliability). ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance) dan empati (empathy) Berwujud (Tangibles), Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan resep di Depo Obat Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini merupakan non-ekperimental dengan pendekatan Cross sectional salah satu pendekatan yang dipergunakan untuk melakukan penelitian terhadap beberapa kelompok. Waktu dan tempat dilakukan pada bulan April – Mei 2023 di Depo Obat Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin. Populasi dan sampel yaitu jumla sampel 400 responden populasi pasien yaitu yang menebus obat di Depo Obat Rawat Jalan. Pengelolahan data menggunakan Kuesioner yang input ke dalam Microsoft Excel. Hasil kepuasan dengan 400 sampel pasien rawat jalan. Hasil pelayanan kefarmasian di depo Rawat Jalan Rumah Sakit Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin menunjukan kategori puas dengan didominasi tingkat Puas sebanyak 284 responden (71%) dan sangat puas sebanyak 116 responden (29%). Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan resep di Depo Obat Rawat Jalan Rsud Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin secara umum (78%) dengan kategori Puas

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN RESEP DI APOTEK KHANZA FARMA GAMBUT KALIMANTAN SELATAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian dapat dilihat sebagai faktor untuk mengevaluasi kepuasan pasien meliputi penampilan apotek, keramahan petugas, pelayanan informasi obat, ketersedian obat, serta kecepatan pelayanan yang ada di apotek. Kepuasan pasien adalah keadaan saat harapan, kebutuhan, serta keinginan dapat terpenuhi dengan membandingkan pelayanan yang diperoleh dengan harapan. Kepuasan pasien dipengaruhi oleh persepsi tentang kualitas atau mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap Pelayanan resep dari aspek Responsiveness, Assurance, Tangible, Emphaty, dan Reliability yang dilakukan oleh Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian di Apotek Khanza Farma Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Jenis penelitian adalah non eksperimental melalui pendekatan crosssectional . Pengumpulan data secara prospektif menggunakan kuesioner dimulai dari Februari-April 2023. Sampel adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 272 orang di Apotek Khanza Farma Gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien di Apotek Khanza Farma Gambut yang mendapatkan pelayanan kefarmasian secara keseluruhan memiliki nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien yaitu 86,77% yang berarti pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian dengan hasil masing-masing pada dimensi responsiveness 87,75% (sangat puas), dimensi assurance 87,76% (sangat puas) , dimensi tangible 84,82% (sangat puas), dimensi empathy 88,01% (sangat puas), dan dimensi reliability 85,50% (sangat puas).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN LITERATUR: KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud meningkatkan mutu kehidupan pasien. Tujuan tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. Tinjauan literatur ini menggunakan enam artikel yang didapatkan dari penelusuran di google scholar. Artikel-artikel tersebut merupakan hasil penelitian terkait tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di berbagai puskesmas. Semua artikel jurnal termasuk jenis penelitian non eksperimental. Jumlah sampel berkisar antara 90 3598 pasien. Pengumpulan data tingkat kepuasan pasien pada artikel-artikel tersebut semuanya menggunakan kuesioner yang terdiri dari 5 dimensi yaitu responsiveness, reliability, assurance, empathy, dan tangibles. Berdasarkan hasil review dari enam artikel didapatkan kesimpulan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas dengan kategori sangat puas artikel keempat dan artikel kelima dengan rata rata 88,805%. Pada kategori puas artikerl jurnal artikel jurnal pertama dan artikel keenam dengan rata rata 75,94%. Pada kategori cukup puas artikel kedua dan artkel ketiga dengan rata rata 62,345%. Dimensi tertinggi Empathy dengan persentase 78,11% dan dimensi terendah Responsiveness dengan presentase 74,02%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN LITERATUR: PROFIL KEJADIAN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN RIWAYAT HIPERTENSI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Stroke merupakan suatu gangguan fungsional pada pembuluh darah yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinik baik lokal atau global selama lebih dari 24 jam sehingga dapat menimbulkan kematian akibat dari gangguan peredaran darah di pembuluh darah. Dari keseluruhan stroke yang terjadi, sekitar 87% terdiagnosa stroke iskemik (penyumbatan pada pembuluh darah otak) dan sisanya merupakan stroke hemoragik (pecahnya pembuluh darah).Hipertensi faktor utama yang berkontribusi terhadap kejadian stroke, baik pada stroke iskemik ataupun stroke hemoragik. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian stroke iskemik dengan pasien yang memiliki riwayat hipertensi . Penelitian menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur, dengan menggunakan kata kunci yaitu Kejadian, Stroke iskemik, Pasien Hipertensi yang sumber dari data base pencarian artikel didapatkan dari Google Scholar. Kriteria inklusi pada artikel yang digunakan adalah pasien yang mempunyai riwayat hipertensi, artikel nasional, artikel yang diterbitkan 2010-2020, artikel yang digunakan harus lengkap yang memuat nama peneliti, penerbit, nama artikel, volume, halaman, dan nomor artikel Hasil penelitian Tinjauan Literatur dari 6 artikel yang sudah dipublikasikan tersebut dari data yang diperoleh menyatakan adanya keterkaitan kejadian stroke iskemik pada pasien yang memiliki riwayat hipertensi. . Faktor lain yang menyebabkan stroke iskemik adalah jenis kelamin, pola hidup, jenis pekerjaan, dan lain lain

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENELITIAN: POLA PERESEPAN OBAT ANTIPSIKOTIK PADA PASIEN PENYAKIT SKIZOFRENIA DI APOTEK ADIRA FARMA KANDANGAN TAHUN 2020

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit skizofrenia adalah gangguan jiwa kronis yang ditandai dengan serangkaian gejala, termasuk delusi, halusinasi, ucapan atau perilaku yang kacau, dan kemampuan kognitif yang terganggu. Skizofrenia merupakan gangguan psikis, untuk itu pengobatan yang utama diberikan adalah antipsikotik yang sesuai dengan algoritma secara patuh diindikasikan dapat mengurangi gejala positif atau negatif pasien skizofrenia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pola peresepan obat antipsikotik pada pasien skizofrenia di Apotek Adira Farma Kandangan Tahun 2020. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan mengambil data dari resep pasien hipertensi secara retrospektif. Pengambilan sampel dengan teknik Proportional Random Samplin dan pengambilan sampel minimalnya dapat ditentukan menggunakan Rummus slovin. Sampel yang didapat dari penelitan ini sebanyak 311 lembar resep. Penelitian ini menggunakan lembar observasi kemudian direkap kedalam format Microsoft excel, kemudian didistribusikan menurut kreteria yang terdiri dari nama obat, golongan obat, dosis obat, bentuk sediaan obat dan frekuensi obat. Kemudian dihitung dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini dengan persentase tertinggi berdasarkan nama obat adalah Stelosi 141 (32,4%), berdasarkan Golongan Antipsikotik Tipikal 262 (60,22%), berdasarkan dosisi Stelosi 5 mg tab sebanyak 141 (32,4%), berdasarkan frekuensi pemakaian dua kali sehari sebanyak 204 (46,90%), dan berdasarkan bentuk sediaan tablet 341 (78,40%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE RAWAT JALAN DI KLINIK MEGA ANUGRAH HULU SUNGAI UTARA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kualitas hidup merupakan sasaran utama ingin dicapai pada bidang pembangunan kesejahteran kesehatan. Kualitas hidup berkaitan dengan tujuan, harapan, standar dan kepedulian selama hidupnya. Keberhasilan pengobatan diharapkan berpengaruh terhadap kualitas hidup sehingga kesejahteraan dapat tercapai. Tujuan peenelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke dan Gambaran Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke Rawat Jalan di Klinik Utama Mega Anugerah Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengumpulan data secara Prospektif. Waktu dan tempat penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2023 di Klinik Utama Mega Anugerah Hulu Sungai Utara. Populasi yaitu pasien pasca stroke sebanyak 124 pasien dengan menggunakan teknik Consecutive Sampling didapat Jumlah total sampel sebanyak 78 Pasien dengan Instrumen penelitian menggunakan kuesioner EQ-5D. Pengolahan dan analisis data menggunakan kalkulator online EQ-5D. Hasil kualitas EQ5D pasien pasca stroke dengan karakteristik pasien dengan kualitas hidup baik yaitu perempuan sebanyak 63,41%, pada umur 56-65 tahun sebanyak 65,22%, dengan pendidikan SLTA sebanyak 69,23%, dengan pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 52,38%, dan dengan status menikah sebanyak 62,16%. Hasil medis yaitu pasien Baru sebanyak 70,73%, penyakit penyerta sebanyak 67,92%, lama sakit < 5 tahun sebanyak 64%, dan Riwayat keluarga sebanyak 76,47%. Berdasarkan hasil kualitas hidup berdasarkan EQ5D pasien pasca stroke didapat hidup baik sebanyak 49(62,82%) dan kualitas hidup buruk sebanyak 29 (37,18%)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUANG FARMASI DI PUSKESMAS SUNGAI CUKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator mutu pelayanan puskesmas, kepuasaan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapan mereka. Kualitas pelayanan puskesmas yang baik akan mempengaruhi kepuasan pasien dan mengakibatkan pasien kembali datang untuk menggunakan jasa pelayanan tersebut. Akan tetapi kurangnya Tenaga Teknis Kefarmasian di Puskesmas Sungai Cuka membuat pelayanan kefarmasian menjadi kurang optimal sehingga banyak pekerjaan yang tertunda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Ruang Farmasi Di Puskesmas Sungai Cuka. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional. Rancangan penelitian akan di lakukan secara cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara prospektif. Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang berkunjung ke Puskesmas Sungai Cuka yang mendapatkan resep obat atau pengambilan obat pada pelayanan kefarmasian. Sampel diambil dengan metode Random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 306 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian lembar kuesioner Hasil penelitian menunjukkan bahwa tentang tingkat kepuasan pasien ditinjau dari 5 dimensi yaitu kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati dan kenyataan yang menunjukan bahwa presepsi tingkat kepuasan terbesar pada dimensi kehandalan (78,00%), dimensi empati (77,00%), dimensi jaminan (77,00%), dimensi kenyataan (77,00%), dan dimensi ketanggapan (76,00%) dengan presentase nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian diruang farmasi di Puskesmas Sungai Cuka secara keseluruhan sebesar 76,00% dengan klasifikasi kepuasan adalah puas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pasien puas terhadap pelayanan di ruang farmasi di Puskesmas Sungai Cuka

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA STROKE RAWAT JALAN DI KLINIK MEGA ANUGRAH HULU SUNGAI UTARA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kualitas hidup merupakan sasaran utama ingin dicapai pada bidang pembangunan kesejahteran kesehatan. Kualitas hidup berkaitan dengan tujuan, harapan, standar dan kepedulian selama hidupnya. Keberhasilan pengobatan diharapkan berpengaruh terhadap kualitas hidup sehingga kesejahteraan dapat tercapai. Tujuan peenelitian ini untuk mengetahui Karakteristik Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke dan Gambaran Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke Rawat Jalan di Klinik Utama Mega Anugerah Hulu Sungai Utara. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengumpulan data secara Prospektif. Waktu dan tempat penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2023 di Klinik Utama Mega Anugerah Hulu Sungai Utara. Populasi yaitu pasien pasca stroke sebanyak 124 pasien dengan menggunakan teknik Consecutive Sampling didapat Jumlah total sampel sebanyak 78 Pasien dengan Instrumen penelitian menggunakan kuesioner EQ-5D. Pengolahan dan analisis data menggunakan kalkulator online EQ-5D. Hasil kualitas EQ5D pasien pasca stroke dengan karakteristik pasien dengan kualitas hidup baik yaitu perempuan sebanyak 63,41%, pada umur 56-65 tahun sebanyak 65,22%, dengan pendidikan SLTA sebanyak 69,23%, dengan pekerjaan Ibu rumah tangga sebanyak 52,38%, dan dengan status menikah sebanyak 62,16%. Hasil medis yaitu pasien Baru sebanyak 70,73%, penyakit penyerta sebanyak 67,92%, lama sakit < 5 tahun sebanyak 64%, dan Riwayat keluarga sebanyak 76,47%. Berdasarkan hasil kualitas hidup berdasarkan EQ5D pasien pasca stroke didapat hidup baik sebanyak 49(62,82%) dan kualitas hidup buruk sebanyak 29 (37,18%)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI RUANG FARMASI DI PUSKESMAS SUNGAI CUKA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator mutu pelayanan puskesmas, kepuasaan pasien akan terpenuhi bila pelayanan yang diberikan sesuai dengan harapan mereka. Kualitas pelayanan puskesmas yang baik akan mempengaruhi kepuasan pasien dan mengakibatkan pasien kembali datang untuk menggunakan jasa pelayanan tersebut. Akan tetapi kurangnya Tenaga Teknis Kefarmasian di Puskesmas Sungai Cuka membuat pelayanan kefarmasian menjadi kurang optimal sehingga banyak pekerjaan yang tertunda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Ruang Farmasi Di Puskesmas Sungai Cuka. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional. Rancangan penelitian akan di lakukan secara cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan cara prospektif. Populasi penelitian ini adalah semua pasien yang berkunjung ke Puskesmas Sungai Cuka yang mendapatkan resep obat atau pengambilan obat pada pelayanan kefarmasian. Sampel diambil dengan metode Random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 306 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian lembar kuesioner Hasil penelitian menunjukkan bahwa tentang tingkat kepuasan pasien ditinjau dari 5 dimensi yaitu kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati dan kenyataan yang menunjukan bahwa presepsi tingkat kepuasan terbesar pada dimensi kehandalan (78,00%), dimensi empati (77,00%), dimensi jaminan (77,00%), dimensi kenyataan (77,00%), dan dimensi ketanggapan (76,00%) dengan presentase nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian diruang farmasi di Puskesmas Sungai Cuka secara keseluruhan sebesar 76,00% dengan klasifikasi kepuasan adalah puas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pasien puas terhadap pelayanan di ruang farmasi di Puskesmas Sungai Cuka

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail