Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AZIZAH

16 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 42024: 5

FORMULASI DAN UJI EVALUASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun pepaya (Carica papaya L.) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan fenolik yang berfungsi sebagai antibakteri. Salah satu bentuk sediaan yang dapat diformulasikan untuk ekstrak daun pepaya adalah krim. Ekstrak daun pepaya kemudian diformulasikan dalam tipe M/A karena sediaan memiliki ciri tidak lengket dikulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui uji sifat fisik sediaan krim ekstrak daun pepaya dan mengetahui formulasi yang memenuhi syarat dari hasil uji sifat fisik sediaan krim. Pada penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental. Pembuatan ekstrak daun pepaya dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pada skrining fitokimia ekstrak ditambahkan dengan pereaksi seperti HCl, mayer, NaOH, FeCl3, CH3COOH, dan H2SO4. Pada pembuatan krim ekstrak daun pepaya menggunakan metode peleburan. Kemudian sediaan krim di uji evaluasi sifat fisik yang terdiri dari uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, tipe krim, dan proteksi. Hasil ditampilkan dalam bentuk tabel kemudian dianalisis dengan uji statistik menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Independent Sample T-test. Berdasarkan hasil skrining fitokimia yang positif mengandung senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, fenolik, dan terpenoid. Pada hasil penelitian uji sifat fisik dapat disimpulkan bahwa dari 7 parameter yang sudah di uji maka didapatkan pada formula 1 dan formula 2 seluruh parameter memenuhi persyaratan yaitu uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, tipe krim dan proteksi. Hasil dari uji sifat fisik pada formula 1 dan formula 2 memenuhi persyaratan, tetapi sediaan yang lebih baik antara formula 1 dan formula 2 adalah formula 1 karena hasil uji daya sebar yang lebih besar dibandingkan dengan formula 2.

PENELITIAN: UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN PIDADA MERAH (Sonneratia caseolaris) TERHADAP Candida albicans

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kandidiasis merupakan suatu penyakit yang banyak menginfeksi manusia dengan gejala bervariasi tergantung bagian tubuh yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menginfeksi pada bagian lipatan kulit (intertriginosa), bagian vagina (vulvovuginitis) ,bagian dalam mulut (thrush), dan bagian kuku (paronikia). Infeksi jamur disebabkan oleh jamur Candida albicans. Pidada merah (Sonneratia caseolaris) mengandung fenol, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid yang memiliki aktivitas terhadap Candida albicans. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Aktivitas Antijamur ekstrak daun Pidada merah terhadap jamur Candida albicans. Daun pidada merah diekstraksi dengan metode meserasi dan etanol 96% sebagai pelarutnya. Metode difusi cakram digunakan untuk uji aktivitas antijamur. penelitian ini menggunakan kelompok perlakuan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 20%,40%,60%,80%,100% dan kontrol positif (ketokonazol 15%) serta kontrol negatif (aquadest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Pidada merah tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans adapun salah satu faktor yang menyebabkan tidak ditemukannya aktivitas antijamur ialah kecilnya jumlah kadar senyawa aktif yang terdapat didalam ekstrak pidada merah

TINJAUAN LIBERATUR: UJI DAYA HAMBAT PERASAN AIR JERUK NIPIS (Citrus auratifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Buah ini banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diperoleh dan harga relatif murah. Jeruk nipis juga dimanfaatkan perasan airnya. Efek air perasan jeruk nipis sebagai antibakteri salah satunya terhadap bakteri Escherichia coli. Escherichia coli adalah bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi yang umum di masyarakat yaitu diare. Tujuan dari tinjauan literatur ini untuk mengetahui daya hambat perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan melihat nilai konsentrasi rendah tetapi memiliki daya hambat yang besar. Penelusuran artikel di google scholar menggunakan kata kunci yaitu daya hambat, perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Escherichia coli. Terdapat 6 artikel hasil penelitian yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tinjauan literatur. Artikel-artikel yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berupa artikel primer dari artikel nasional dan internasional. Hasil yang diperoleh pada setiap artikel menunjukan bahwa adanya daya hambat pada pertumbuhan bakteri. Berdasarkan keenam jurnal yang diperoleh, hasil artikel penelitian yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu artikel penelitian milik Muhsin Ali (2010) yang tergolong kategori antibakteri daya hambat kuat dengan konsentrasi 8% air perasan jeruk nipis menghasilkan zona hambat sebesar 11,6 mm.

HUBUNGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI DENGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI MENGGUNAKAN INSTRUMEN EQ-5D DI PUSKESMAS S.PARMAN KOTA BANJARMASIN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi sering disebut “silent killer” dan dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita, jika tidak mendapatkan terapi yang tepat maka akan menimbulkan komplikasi penyakit lain yang akan memperburuk kualitas hidup pasien yang menderita penyakit hipertensi.. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran karakteristik demografi pasien hipertensi, mengetahui gambaran kualitas hidup pasien hipetensi dan mengetahui apakah karakteistik demografi memiliki hubungan terhadap kualitas hidup pasein hipertensi rawat jalan di Puskesmas S.Parman Banjarmasin. Metode pada penelitian ini dengan melakukan observasional menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif menggunakan instrumen European Quality of Life 5 Dimensions (EQ5D) yang meliputi 5 dimensi yaitu kemampuan berjalan/mobilitas, perawatan diri, kegiatan yang biasa dilakukan, rasa kesakitan dan tidak nyaman, rasa cemas dan depresi serta lembar informed consent pada pasien hipertensi. Populasi pada penelitian ini pasien hipertensi rawat jalan yang berobat di Puskesmas S.Parman periode Maret 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Analisis data kualitas hidup menggunakan menggunakan EQ-5D index calculator dan analisis statistika menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan karakteristik dengan kualitas hidup Hasil penelitian menunjukan distribusi karakteristik pada penelitian ini dibagi menjadi 8 bagian yakni jenis kelamin perempuan (57,14%), usia 56-65 (54,76%), pendidikan SLTA (50,00%), pekerjaan ibu rumah tangga (34,52%), lama menderita hipertensi >5th (60,71%), penyakit penyerta (50,00%), tidak memiliki riwayat hipertensi (52,38%), dan kategori hipertensi tingkat 2 (53,57%). Kualitas hidup penelitian ini menunjukkan bahwa sampel yang memiliki kualitas hidup baik sejumlah 77 sampel (91,67%) dan yang memiliki kualitas hidup buruk sejumlah 7 sampel (8,33%). Pengukuran Karakteristik sampel menggunakan spss didapatkan jenis kelamin (pvalue=0,425), usia (p-value=0,521), pendidikan (p-value=0,899), pekerjaan (pvalue=0,444), lama menderita (p-value=0,085) dan riwayat hipertensi (p-value=0,188) berupa tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup pasien hipertensi sedangkan penyakit penyerta (p-value=0,048) dan kategori hipertensi (p-value=0,010) memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi.

ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN DI PUSKESMAS BERUNTUNG RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat dengan jumlah yang banyak berpotensi terhadap kejadian interaksi antar obat. Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah penyakit dan potensi terjadinya interaksi pada obat yang digunakan oleh pasien terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase potensi interaksi obat, persentase masingmasing jenis interaksi obat dan tingkat signifikansinya dari resep yang berpotensi terjadi interaksi obat di Puskesmas Beruntung Raya Kota Banjarmasin Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan bersifat penelitian non-eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu pada periode bulan Januari-Desember 2022. Sampel pada penelitian ini berjumlah 396 lembar resep yang diambil selama 12 bulan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dari sampel dimasukan dalam lembar observasi dan dianalisis potensi interaksi yang terjadi menggunkan aplikasi Medscape kemudian data disajikan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini terdapat resep yang memiliki potensi interaksi obat sebesar 138 resep atau 34,84% lebih rendah dari pada persentase resep yang tidak memiliki potensi interaksi yaitu sebesar 258 resep atau 65,16%. Potensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi yang tertinggi yaitu farmakokinetik sebanyak 105 kejadian atau 76,08%, sedangkan jenis interaksi farmakodinamik sebesar 74 kejadian atau 53,62% dan jenis interaksi unknown sebesar 6 kejadian atau 4,34%. Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat signifikansi yang tertinggi yaitu monitor ketat sebanyak 112 kejadian atau 81,16%, sedangkan tingkat signifikansi mayor/serius sebanyak 48 kejadian atau 34,78% dan tingkat signifikansi minor/ringan sebanyak 25 atau 18,11%

ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN DI PUSKESMAS BERUNTUNG RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan obat dengan jumlah yang banyak berpotensi terhadap kejadian interaksi antar obat. Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah penyakit dan potensi terjadinya interaksi pada obat yang digunakan oleh pasien terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase potensi interaksi obat, persentase masingmasing jenis interaksi obat dan tingkat signifikansinya dari resep yang berpotensi terjadi interaksi obat di Puskesmas Beruntung Raya Kota Banjarmasin Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan bersifat penelitian non-eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu pada periode bulan Januari-Desember 2022. Sampel pada penelitian ini berjumlah 396 lembar resep yang diambil selama 12 bulan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dari sampel dimasukan dalam lembar observasi dan dianalisis potensi interaksi yang terjadi menggunkan aplikasi Medscape kemudian data disajikan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini terdapat resep yang memiliki potensi interaksi obat sebesar 138 resep atau 34,84% lebih rendah dari pada persentase resep yang tidak memiliki potensi interaksi yaitu sebesar 258 resep atau 65,16%. Potensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi yang tertinggi yaitu farmakokinetik sebanyak 105 kejadian atau 76,08%, sedangkan jenis interaksi farmakodinamik sebesar 74 kejadian atau 53,62% dan jenis interaksi unknown sebesar 6 kejadian atau 4,34%. Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat signifikansi yang tertinggi yaitu monitor ketat sebanyak 112 kejadian atau 81,16%, sedangkan tingkat signifikansi mayor/serius sebanyak 48 kejadian atau 34,78% dan tingkat signifikansi minor/ringan sebanyak 25 atau 18,11%

HUBUNGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIPERTENSI DENGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI MENGGUNAKAN INSTRUMEN EQ-5D DI PUSKESMAS S.PARMAN KOTA BANJARMASIN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi sering disebut “silent killer” dan dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita, jika tidak mendapatkan terapi yang tepat maka akan menimbulkan komplikasi penyakit lain yang akan memperburuk kualitas hidup pasien yang menderita penyakit hipertensi.. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran karakteristik demografi pasien hipertensi, mengetahui gambaran kualitas hidup pasien hipetensi dan mengetahui apakah karakteistik demografi memiliki hubungan terhadap kualitas hidup pasein hipertensi rawat jalan di Puskesmas S.Parman Banjarmasin. Metode pada penelitian ini dengan melakukan observasional menggunakan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif menggunakan instrumen European Quality of Life 5 Dimensions (EQ5D) yang meliputi 5 dimensi yaitu kemampuan berjalan/mobilitas, perawatan diri, kegiatan yang biasa dilakukan, rasa kesakitan dan tidak nyaman, rasa cemas dan depresi serta lembar informed consent pada pasien hipertensi. Populasi pada penelitian ini pasien hipertensi rawat jalan yang berobat di Puskesmas S.Parman periode Maret 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Analisis data kualitas hidup menggunakan menggunakan EQ-5D index calculator dan analisis statistika menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan karakteristik dengan kualitas hidup Hasil penelitian menunjukan distribusi karakteristik pada penelitian ini dibagi menjadi 8 bagian yakni jenis kelamin perempuan (57,14%), usia 56-65 (54,76%), pendidikan SLTA (50,00%), pekerjaan ibu rumah tangga (34,52%), lama menderita hipertensi >5th (60,71%), penyakit penyerta (50,00%), tidak memiliki riwayat hipertensi (52,38%), dan kategori hipertensi tingkat 2 (53,57%). Kualitas hidup penelitian ini menunjukkan bahwa sampel yang memiliki kualitas hidup baik sejumlah 77 sampel (91,67%) dan yang memiliki kualitas hidup buruk sejumlah 7 sampel (8,33%). Pengukuran Karakteristik sampel menggunakan spss didapatkan jenis kelamin (pvalue=0,425), usia (p-value=0,521), pendidikan (p-value=0,899), pekerjaan (pvalue=0,444), lama menderita (p-value=0,085) dan riwayat hipertensi (p-value=0,188) berupa tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup pasien hipertensi sedangkan penyakit penyerta (p-value=0,048) dan kategori hipertensi (p-value=0,010) memiliki hubungan yang signifikan terhadap kualitas hidup pasien hipertensi.

KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN HIPERTENSI DIPUSKESMAS BANJARBARU SELATAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi akan merusak suatu organ target dan memicu munculnya stroke, terjadinya penyakit jantung koroner hingga berujung pada kematian. Prevalensi hipertensi berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk berusia ≥18 tahun mencapai angka 8,4%. Prevalensi hipertensi berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk berusia ≥18 tahun di Kalimantan Selatan mencapai angka 10%. Pravelensi kepatuhan pasien lansia di puskemas wilayah surabaya menggunakan metode pill-Count menunjukkan sebanyak 21 (70%) dan tidak patuh 9 (30%). Kepatuhan minum obat merupakan keadaan ketika pasien minum obat yang tepat, pada waktu yang tepat, dosis yang tepat, jadwal yang benar, dan kondisi yang tepat misalnya diminum setelah makan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Banjarbaru Selatan Penelitian ini dilakukan secara observasional. Pengumpulan data dilakukan dengan prospektif. Data hasil penelitian akan dianalisis dan disajikan secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan pengisian lembar informend consent, dan lembar perhitungan pil. Metode penelitian ini menggunakan metode Pill-Count kepada pasien hipertensi selama periode bulan Mei–Juni 2023. Metode pill count ini dilakukan dengan menghitung sisa obat yang didapatkan pasien selama terapi pada periode waktu tertentu. Kepatuhan dinyatakan dengan patuh ≥ 80% dan tidak patuh

PENELITIAN: UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN PIDADA MERAH (Sonneratia caseolaris) TERHADAP Candida albicans

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kandidiasis merupakan suatu penyakit yang banyak menginfeksi manusia dengan gejala bervariasi tergantung bagian tubuh yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menginfeksi pada bagian lipatan kulit (intertriginosa), bagian vagina (vulvovuginitis) ,bagian dalam mulut (thrush), dan bagian kuku (paronikia). Infeksi jamur disebabkan oleh jamur Candida albicans. Pidada merah (Sonneratia caseolaris) mengandung fenol, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid yang memiliki aktivitas terhadap Candida albicans. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Aktivitas Antijamur ekstrak daun Pidada merah terhadap jamur Candida albicans. Daun pidada merah diekstraksi dengan metode meserasi dan etanol 96% sebagai pelarutnya. Metode difusi cakram digunakan untuk uji aktivitas antijamur. penelitian ini menggunakan kelompok perlakuan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 20%,40%,60%,80%,100% dan kontrol positif (ketokonazol 15%) serta kontrol negatif (aquadest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Pidada merah tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans adapun salah satu faktor yang menyebabkan tidak ditemukannya aktivitas antijamur ialah kecilnya jumlah kadar senyawa aktif yang terdapat didalam ekstrak pidada merah

TINJAUAN LIBERATUR: UJI DAYA HAMBAT PERASAN AIR JERUK NIPIS (Citrus auratifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Buah ini banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diperoleh dan harga relatif murah. Jeruk nipis juga dimanfaatkan perasan airnya. Efek air perasan jeruk nipis sebagai antibakteri salah satunya terhadap bakteri Escherichia coli. Escherichia coli adalah bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi yang umum di masyarakat yaitu diare. Tujuan dari tinjauan literatur ini untuk mengetahui daya hambat perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan melihat nilai konsentrasi rendah tetapi memiliki daya hambat yang besar. Penelusuran artikel di google scholar menggunakan kata kunci yaitu daya hambat, perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Escherichia coli. Terdapat 6 artikel hasil penelitian yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tinjauan literatur. Artikel-artikel yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berupa artikel primer dari artikel nasional dan internasional. Hasil yang diperoleh pada setiap artikel menunjukan bahwa adanya daya hambat pada pertumbuhan bakteri. Berdasarkan keenam jurnal yang diperoleh, hasil artikel penelitian yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu artikel penelitian milik Muhsin Ali (2010) yang tergolong kategori antibakteri daya hambat kuat dengan konsentrasi 8% air perasan jeruk nipis menghasilkan zona hambat sebesar 11,6 mm.