Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

TINJAUAN LIBERATUR: UJI DAYA HAMBAT PERASAN AIR JERUK NIPIS (Citrus auratifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli

Koleksi Perpustakaan•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Buah ini banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diperoleh dan harga relatif murah. Jeruk nipis juga dimanfaatkan perasan airnya. Efek air perasan jeruk nipis sebagai antibakteri salah satunya terhadap bakteri Escherichia coli. Escherichia coli adalah bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi yang umum di masyarakat yaitu diare. Tujuan dari tinjauan literatur ini untuk mengetahui daya hambat perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan melihat nilai konsentrasi rendah tetapi memiliki daya hambat yang besar. Penelusuran artikel di google scholar menggunakan kata kunci yaitu daya hambat, perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Escherichia coli. Terdapat 6 artikel hasil penelitian yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tinjauan literatur. Artikel-artikel yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berupa artikel primer dari artikel nasional dan internasional. Hasil yang diperoleh pada setiap artikel menunjukan bahwa adanya daya hambat pada pertumbuhan bakteri. Berdasarkan keenam jurnal yang diperoleh, hasil artikel penelitian yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu artikel penelitian milik Muhsin Ali (2010) yang tergolong kategori antibakteri daya hambat kuat dengan konsentrasi 8% air perasan jeruk nipis menghasilkan zona hambat sebesar 11,6 mm.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1TINJAUAN LIBERATUR: UJI DAYA HAMBAT PERASAN AIR JERUK NIPIS (Citrus auratifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli2024 ·