Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RAHMAYANTI AZIZAH

4 karya publik ditemukan.

2024: 2

TINJAUAN LIBERATUR: UJI DAYA HAMBAT PERASAN AIR JERUK NIPIS (Citrus auratifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Buah ini banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diperoleh dan harga relatif murah. Jeruk nipis juga dimanfaatkan perasan airnya. Efek air perasan jeruk nipis sebagai antibakteri salah satunya terhadap bakteri Escherichia coli. Escherichia coli adalah bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi yang umum di masyarakat yaitu diare. Tujuan dari tinjauan literatur ini untuk mengetahui daya hambat perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan melihat nilai konsentrasi rendah tetapi memiliki daya hambat yang besar. Penelusuran artikel di google scholar menggunakan kata kunci yaitu daya hambat, perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Escherichia coli. Terdapat 6 artikel hasil penelitian yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tinjauan literatur. Artikel-artikel yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berupa artikel primer dari artikel nasional dan internasional. Hasil yang diperoleh pada setiap artikel menunjukan bahwa adanya daya hambat pada pertumbuhan bakteri. Berdasarkan keenam jurnal yang diperoleh, hasil artikel penelitian yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu artikel penelitian milik Muhsin Ali (2010) yang tergolong kategori antibakteri daya hambat kuat dengan konsentrasi 8% air perasan jeruk nipis menghasilkan zona hambat sebesar 11,6 mm.

ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN DI PUSKESMAS BERUNTUNG RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat dengan jumlah yang banyak berpotensi terhadap kejadian interaksi antar obat. Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah penyakit dan potensi terjadinya interaksi pada obat yang digunakan oleh pasien terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase potensi interaksi obat, persentase masingmasing jenis interaksi obat dan tingkat signifikansinya dari resep yang berpotensi terjadi interaksi obat di Puskesmas Beruntung Raya Kota Banjarmasin Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan bersifat penelitian non-eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu pada periode bulan Januari-Desember 2022. Sampel pada penelitian ini berjumlah 396 lembar resep yang diambil selama 12 bulan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dari sampel dimasukan dalam lembar observasi dan dianalisis potensi interaksi yang terjadi menggunkan aplikasi Medscape kemudian data disajikan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini terdapat resep yang memiliki potensi interaksi obat sebesar 138 resep atau 34,84% lebih rendah dari pada persentase resep yang tidak memiliki potensi interaksi yaitu sebesar 258 resep atau 65,16%. Potensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi yang tertinggi yaitu farmakokinetik sebanyak 105 kejadian atau 76,08%, sedangkan jenis interaksi farmakodinamik sebesar 74 kejadian atau 53,62% dan jenis interaksi unknown sebesar 6 kejadian atau 4,34%. Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat signifikansi yang tertinggi yaitu monitor ketat sebanyak 112 kejadian atau 81,16%, sedangkan tingkat signifikansi mayor/serius sebanyak 48 kejadian atau 34,78% dan tingkat signifikansi minor/ringan sebanyak 25 atau 18,11%

ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN DI PUSKESMAS BERUNTUNG RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan obat dengan jumlah yang banyak berpotensi terhadap kejadian interaksi antar obat. Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah penyakit dan potensi terjadinya interaksi pada obat yang digunakan oleh pasien terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase potensi interaksi obat, persentase masingmasing jenis interaksi obat dan tingkat signifikansinya dari resep yang berpotensi terjadi interaksi obat di Puskesmas Beruntung Raya Kota Banjarmasin Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan bersifat penelitian non-eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu pada periode bulan Januari-Desember 2022. Sampel pada penelitian ini berjumlah 396 lembar resep yang diambil selama 12 bulan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dari sampel dimasukan dalam lembar observasi dan dianalisis potensi interaksi yang terjadi menggunkan aplikasi Medscape kemudian data disajikan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini terdapat resep yang memiliki potensi interaksi obat sebesar 138 resep atau 34,84% lebih rendah dari pada persentase resep yang tidak memiliki potensi interaksi yaitu sebesar 258 resep atau 65,16%. Potensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi yang tertinggi yaitu farmakokinetik sebanyak 105 kejadian atau 76,08%, sedangkan jenis interaksi farmakodinamik sebesar 74 kejadian atau 53,62% dan jenis interaksi unknown sebesar 6 kejadian atau 4,34%. Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat signifikansi yang tertinggi yaitu monitor ketat sebanyak 112 kejadian atau 81,16%, sedangkan tingkat signifikansi mayor/serius sebanyak 48 kejadian atau 34,78% dan tingkat signifikansi minor/ringan sebanyak 25 atau 18,11%

TINJAUAN LIBERATUR: UJI DAYA HAMBAT PERASAN AIR JERUK NIPIS (Citrus auratifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Eschericia coli

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan sejenis tanaman perdu yang banyak tumbuh dan dikembangkan di Indonesia. Buah ini banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diperoleh dan harga relatif murah. Jeruk nipis juga dimanfaatkan perasan airnya. Efek air perasan jeruk nipis sebagai antibakteri salah satunya terhadap bakteri Escherichia coli. Escherichia coli adalah bakteri yang sering menyebabkan penyakit infeksi yang umum di masyarakat yaitu diare. Tujuan dari tinjauan literatur ini untuk mengetahui daya hambat perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan melihat nilai konsentrasi rendah tetapi memiliki daya hambat yang besar. Penelusuran artikel di google scholar menggunakan kata kunci yaitu daya hambat, perasan air jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan Escherichia coli. Terdapat 6 artikel hasil penelitian yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tinjauan literatur. Artikel-artikel yang digunakan dalam tinjauan literatur ini berupa artikel primer dari artikel nasional dan internasional. Hasil yang diperoleh pada setiap artikel menunjukan bahwa adanya daya hambat pada pertumbuhan bakteri. Berdasarkan keenam jurnal yang diperoleh, hasil artikel penelitian yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu artikel penelitian milik Muhsin Ali (2010) yang tergolong kategori antibakteri daya hambat kuat dengan konsentrasi 8% air perasan jeruk nipis menghasilkan zona hambat sebesar 11,6 mm.