Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Interaksi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN POTENSI INTERAKSI PADA RESEP OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal kronik dan bahkan menyebabkan kematian. Interaksi obat didefinisikan sebagai penggunaan dua atau lebih obat pada waktu yang sama yang dapat memberikan efek masing-masing atau saling berinteraksi. Interaksi yang terjadi dapat menimbulkan efek yang lainnya. Interaksi obat dapat dibedakan menjadi interaksi yang bersifat farmakokinetik dan farmakodinamik. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase jumlah potensi interaksi obat antihipertensi dan mengetahui persentase berdasarkan mekanisme kerja potensi farmakodinamik dan farmakokinetik di Puskesmas Kelayan Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah non eksperimental yang bersifat observasional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kelayan Timur pada bulan April 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah resep periode Januari-Desember 2022, dengan jumlah sampel 342 resep yang telah memenuhi kriteria. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Evaluasi interaksi obat dilakukan dengan membandingkan data dengan literatur yaitu Medscape Drug Interaction Checker dan Drug Interaction Fact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 342 resep didapatkan potensi interaksi sebesar 245 resep atau 71,63%. Berdasarkan jenis interaksi sebesar 25,56% secara farmakokinetik atau 74,44% secara farmakodinamik dari seluruh potensi interaksi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN POTENSI INTERAKSI OBAT PADA RESEP PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK UTAMA AMMARIZ PELAIHARI PERIODE TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang serius yang mengakibatkan mortalitas dan morbiditas utama. Hipertensi dengan stadium lanjut sering menyebabkan komplikasi cenderung memerlukan dua atau lebih obat (polifarmasi). Penggunaan obat dengan jumlah banyak dapat menimbulkan terjadinya Drug Related Problems (DRP) yang dapat mempengaruhi outcome terapi pasien. Dalam kasus hipertensi, dibutuhkan kombinasi dari beberapa obat untuk mencapai tekanan darah yang normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada resep pasien hipertensi di Klinik Utama Ammariz Pelaihari periode tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dengan resep yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi, metode pengambilan sampel adalah proportional random sampling. Sampel yang diambil sejumlah 347 lembar resep. Pengolahan data dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam microsoft excel lalu dibuat tabel untuk menggambarkan persentase resep yang berpotensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi dan tingkat keparahannya. Hasil penelitian ini yang diperoleh dengan melihat nama obat yang tercantum dalam lembar resep tanpa mempertimbangkan aturan pakai, dosis obat dan keadaan pasien menunjukkan interaksi obat potensial adalah (68,6%). Bedasarkan jenis mekanisme interaksi yang terbanyak adalah interaksi farmakodinamik (94,8%) dan berdasarkan tingkat keparahan terbanyak adalah moderate (89,0%)

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS POTENSI INTERAKSI OBAT PADA PERESEPAN DI PUSKESMAS BERUNTUNG RAYA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan obat dengan jumlah yang banyak berpotensi terhadap kejadian interaksi antar obat. Dari tahun ke tahun terjadi peningkatan jumlah penyakit dan potensi terjadinya interaksi pada obat yang digunakan oleh pasien terutama pada fasilitas kesehatan tingkat pertama yaitu Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase potensi interaksi obat, persentase masingmasing jenis interaksi obat dan tingkat signifikansinya dari resep yang berpotensi terjadi interaksi obat di Puskesmas Beruntung Raya Kota Banjarmasin Tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan bersifat penelitian non-eksperimental dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu pada periode bulan Januari-Desember 2022. Sampel pada penelitian ini berjumlah 396 lembar resep yang diambil selama 12 bulan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dari sampel dimasukan dalam lembar observasi dan dianalisis potensi interaksi yang terjadi menggunkan aplikasi Medscape kemudian data disajikan dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini terdapat resep yang memiliki potensi interaksi obat sebesar 138 resep atau 34,84% lebih rendah dari pada persentase resep yang tidak memiliki potensi interaksi yaitu sebesar 258 resep atau 65,16%. Potensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi yang tertinggi yaitu farmakokinetik sebanyak 105 kejadian atau 76,08%, sedangkan jenis interaksi farmakodinamik sebesar 74 kejadian atau 53,62% dan jenis interaksi unknown sebesar 6 kejadian atau 4,34%. Potensi interaksi obat berdasarkan tingkat signifikansi yang tertinggi yaitu monitor ketat sebanyak 112 kejadian atau 81,16%, sedangkan tingkat signifikansi mayor/serius sebanyak 48 kejadian atau 34,78% dan tingkat signifikansi minor/ringan sebanyak 25 atau 18,11%

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail