Abstrak
Hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal kronik dan bahkan menyebabkan kematian. Interaksi obat didefinisikan sebagai penggunaan dua atau lebih obat pada waktu yang sama yang dapat memberikan efek masing-masing atau saling berinteraksi. Interaksi yang terjadi dapat menimbulkan efek yang lainnya. Interaksi obat dapat dibedakan menjadi interaksi yang bersifat farmakokinetik dan farmakodinamik. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase jumlah potensi interaksi obat antihipertensi dan mengetahui persentase berdasarkan mekanisme kerja potensi farmakodinamik dan farmakokinetik di Puskesmas Kelayan Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah non eksperimental yang bersifat observasional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kelayan Timur pada bulan April 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah resep periode Januari-Desember 2022, dengan jumlah sampel 342 resep yang telah memenuhi kriteria. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Evaluasi interaksi obat dilakukan dengan membandingkan data dengan literatur yaitu Medscape Drug Interaction Checker dan Drug Interaction Fact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 342 resep didapatkan potensi interaksi sebesar 245 resep atau 71,63%. Berdasarkan jenis interaksi sebesar 25,56% secara farmakokinetik atau 74,44% secara farmakodinamik dari seluruh potensi interaksi.