Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Diabetes Mellitus
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KARAKTERISTIK PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT DI PUSKESMAS S.PARMAN KOTA BANJARMASIN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik kronis dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Pengobatan penyakit ini dibutuhkan waktu jangka Panjang, sehingga kepatuhan minum obat menjadi faktor yang sangat penting. Namun demikian belum banyak penelitian yang menguji hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan karakteristik pasien. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran karakteristik, gambaran kepatuhan minum obat, dan mengetahui apakah ada hubungan antara karteristik dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian observasional dalam bentuk cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling sampai periode penelitian yang telah ditetapkan. Sampel yang didapat dari penelitian ini sebanyak 76 pasien. Pengukuran kepatuhan minum obat menggunakan metode pill count. Data hasil penelitian dianalisis dengan program SPSS versi 16.0, uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran karakteristik pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin adalah jenis kelamin yang didominasi oleh perempuan 51 sampel (67,2%), umur didominasi oleh kategori 46-55 tahun 40 sampel (52,6%), tingkat pendidikan didominasi oleh kategori SMA yaitu sebanyak 34 sampel (44,7%), pekerjaan didominasi oleh ibu rumah tangga sebanyak 33 sampel (60,6%), lama menderita pasien didominasi dengan lama derita >5 tahun 29 sampel (39,1%), jumlah obat didominasi dengan 1 jenis obat berjumlah 50 pasien (65,7%), karakteristik penyakit penyerta pasien di dominasi oleh pasien tanpa komorbid 41 sampel (53,9%). Gambaran tingkat kepatuhan minum obat pasien tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 54 pasien (71,1%) patuh dan tidak patuh 22 pasien (28,9%). Ditemukan adanya hubungan yang signifikan (p0,05) pada karakteristik pendidikan, pekerjaan, lama menderita, jumlah obat, dan penyakit penyerta dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS DENGAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI MENGGUNAKAN INSTRUMEN EQ-5D DI PUSKESMAS S. PARMAN KOTA BANJARMASIN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyakit Diabetes Melitus (DM) masuk dalam 10 kategori penyakit kronik di Indonesia khususnya Provinsi Kalimantan Selatan prevalensi penyakit DM menduduki peringkat ke 15 sebesar 1.8 %. Penyakit diabetes melitus membutuhkan pengobatan jangka Panjang sehingga efektivitas dan efek samping pengobatan dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Kualitas hidup pasien diabetes melitus dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain faktor demografi yang meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, komplikasi penyakit, jumlah obat yang diterima, dan riwayat DM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien DM serta melihat apakah karakteristik demografi berpengaruh terhadap kualitas hidup. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospective. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling dengan jumlah 75 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data kualitas hidup dilakukan dengan wawancara dan pengisian kuesioner EQ-5D. Data karakteristik demografi diperoleh dengan cara menanyakan langsung kepada sampel serta di validasi dengan melihat langsung data dari Rekam Medik pasien. Data hasil penelitian dikaji menggunakan alat hitung kualitas hidup. Uji korelasi Chi Square digunakan untuk melihat hubungan karakteristik dengan kualitas hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel penelitian yang memiliki kualitas hidup baik sejumlah 42 sampel (56%) dan yang memiliki kualitas hidup buruk sejumlah 33 sampel (44%). Pengukuran Karakteristik sampel menggunakan spss didapatkan berupa jenis kelamin, usia, pendidikan, pekerjaan, jumlah obat yang diterima, komplikasi penyakit, dan riwayat DM keluarga tidak memiliki korelasi yang signifikan dengan kualitas hidup pasien DM. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sampel penelitian didominasi oleh pasien dengan kualitas hidup baik dan karakteristik sampel tidak memiliki korelasi dengan kualitas hidup pasien DM.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KEPATUHAN PENGAMBILAN OBAT ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS KELAYAN DALAM

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kepatuhan pengambilan obat ulang atau pengambilan obat ulang pada pasien yang mengalami diagnosa penyakit kronis. Kepatuhan dalam mengkonsumsi obat merupakan aspek utama dalam penanganan penyakitpenyakit kronis, salah satunya pasien Diabetes Mellitus diharuskan mengkonsumsi obat secara rutin, oleh karena itu tidak sedikit pasien Diabetes Mellitus merasa bosan dan berpotensi tidak patuh dalam pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengambilan obat ulang pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Kelayan Dalam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan retrospektif. Pengambilan data yang dilakukan secara retrospektif. Intrumen penelitian berupa lembar isian data nama pasien, umur pasien, nama obat antidiabetes, jumlah obat, tanggal pengambilan obat. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kelayan Dalam Banjarmasin pada bulan April – Mei 2023. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 25 sampel. Pengolahan data mengguakan metode Medication Possession Ratio (MPR). Data hasil penelitian ditampilkan dalam bentuk tabel berupa persentase tingkat kepatuhan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 25 resep pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Kelayan Dalam diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kepatuhan pengambilan obat ulang pasien Diabetes Mellitus di Puskesmas Kelayan Dalam dengan nilai persentase MPR pada periode pengambilan 6 bulan dengan kategori patuh 28% dan tidak patuh 72%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA PERESEPAN OBAT DIABETES MELITUSPASIEN BPJS DI KLINIK X KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkan. DM adalah masalah kesehatan masyarakat yang penting, menjadi salah satu dari empat penyakit tidak menular yang menjadi prioritas target tindak lanjut oleh para pemimpin dunia. Jumlah kasus dan prevalensi DM terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pola peresepan obat DM pasien BPJS di klinik X kota Banjarmasin yang meliputi nama obat, potensi obat, golongan obat dan frekuensi obat. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah data resep dan rekam medik pasien DM dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 383 sampel. Data diambil secara retrospektif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Data ditampilkan dalam bentuk tabel persentase. Hasil penelitian obat yang paling banyak diresepkan adalah Metformin dengan persentase 43,73%. Potensi terbanyak adalah Metformin 500 mg dengan persentase 40,3%. Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah Biguanide dengan persentase 43,51%. Dan frekuensi terbanyak yaitu Metformin dengan pemakaian 2x sehari 1 tablet 25,46%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail