Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kulit pisang kepok
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI KADAR SARI LARUT AIR, KADAR SARI LARUT ETANOL DAN KADAR ABU SIMPLISIA DAN EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca Linn.)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca L.) sering dimanfaatkan masyarakat dikarenakan memiliki banyak manfaat sebagai obat tradisional sehingga perlu dilakukan standardisasi untuk mendapatkan simplisia dan ekstrak yang baik. Parameter spesifik adalah aspek yang terkait dengan kandungan kimia baik secara kuantitatif dan kualitatif tang terkait efek farmakologis, sedangkan parameter nonspesifik adalah segala aspek yang tidak berkaitan dengan efek farmakologis namun berkaitan dengan aspek keamanan dan stabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa kadar sari larut air dan kadar sari larut etanol dan kadar abu dari simplisia dan ekstrak kulit pisang kepok Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif analitik. Penelitian dilakukan pada bulan Maret - April 2023. di Laboratorium STIKES ISFI Banjarmasin dan di Laboratorium FMIPA Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru. Sampel pada penelitian ini adalah simplisia serbuk dan ekstrak kulit pisang kepok. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Dari hasil uji kadar sari larut air simplisia serbuk dan ekstrak kental rata-rata 32,91% dan 93,66%. Kadar sari larut etanol simplisia serbuk dan ekstrak kental dengan rata-rata 96,08% dan 83,33%. Kadar abu total simplisia serbuk dan ekstrak kental rata-rata 85,06% dan 40,92%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa simplisia dan ekstrak kulit pisang kepok (Musa paradisiaca.L) yang telah dilakukan parameter spesifik memenuhi standarisasi yang telah diterapkan, sedangkan parameter non spesifik simplisia dan ekstrak (Musa paradisiaca.L) tidak memenuhi standar yang telah diterapkan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) DENGAN BASIS ASAM STEARAT DAN TEA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) adalah salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional. Penelitian sebelumnya disebutkan bahwa ekstrak kulit pisang kepok mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Pembuatan ekstrak kulit pisang kepok dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kulit pisang kepok kemudian diformulasikan menjadi sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan asam stearat dan TEA yang akan menghasilkan sediaan krim ekstrak kulit pisang kepok yang memenuhi syarat uji sifat fisik. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat krim ekstrak kulit pisang kepok dengan berbagai formulasi kemudian diuji sifat fisik sediaan krim. Krim dibuat menjadi 3 formula dengan perbedaan konsentrasi asam stearat dan trietanolamin sebagai basis krim. Uji yang dilakukan meliputi pemeriksaan organoleptis, uji homogenitas, uji tipe krim, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji daya proteksi. Analisis data statistik formula dan kontrol formula dilakukan dengan SPSS yaitu uji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji Independent T-test atau uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji sifat fisik sediaan krim ekstrak kulit pisang kepok dengan pengontrolan selama 21 hari. Pada formula 1 dan formula 2 yang memenuhi syarat adalah uji homogenitas, uji tipe krim, uji pH, uji daya sebar dan uji daya proteksi. Pada formula 3 yang memenuhi syarat adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji tipe krim, uji pH, uji daya sebar dan uji daya proteksi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan dari hasil uji sifat fisik sediaan krim ekstrak kulit pisang kepok selama 21 hari yang terbaik adalah formula 3.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail