Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: ISPA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA NON PNEUMONIA DI PUSKESMAS TERMINAL KOTA BANJARMASIN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya kejadian ISPA non pneumonia dan banyak penggunaan antibiotik dalam pengobatan ISPA non pneumonia. Antibiotik banyak diresepkan untuk pengobatan ISPA non pneumonia, meskipun belum diketahui penyebab ISPA non pneumonia adalah karena infeksi yang disebabkan oleh bakteri, sehingga peresepan menjadi tidak rasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan antibiotik pada pasien ISPA non pneumonia di Puskesmas Terminal Kota Banjarmasin. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain observasional metode cross-sectional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif pada tahun 2022 dengan teknik pengambilan sampel proporsional random sampling, dilakukan secara acak dengan bantuan aplikasi Microsoft Excel. Sumber data adalah lembar resep pasien ISPA non pneumonia yang mendapatkan terapi obat antibiotik. Populasi berjumlah 652 resep, dengan perhitungan slovin didapatkan sampel sebesar 248 lembar resep. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan Microsoft excel dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antibiotik sefadroxil golongan sefalosporin merupakan antibiotik yang paling banyak diresepkan dengan jumlah 103 sebesar (40,39%), sefadroxil 500 mg dengan frekuensi pemberian dua kali sehari dan lama pemberian lima hari dengan jumlah resep 95 sebesar (37,25%), terapi antibiotik yang diberikan adalah terapi antibiotik tunggal berjumlah 255 sebesar (100%).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN LITERATUR: RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rasionalitas obat merupakan suatu penggunaan obat secara rasional, penggunaan akan dikatakan rasional jika pasien menerima obat yang tepat untuk kebutuhan klinis, dengan dosis yang memenuhi kebutuhan untuk jangka waktu yang cukup, serta biaya yang terjangkau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur dengan sumber data base pencarian artikel didapat dari google scholar. Kriteria yang digunakan yaitu dengan kriteria inklusi : artikel jurnal, Full-Text, membahas tentang kriteria rasionalitas pada pasien ISPA, artikel tahun 2014-2020 dan tidak memuat penulis yang sama. Analisis data dilakukan dengan melihat 6 artikel untuk melihat rasionalitas obat. Hasil persentase rasionalitas dari artikel 1 hingga artikel 6 berdasarkan indikator kriteria tepat indikasi 67,76%, tepat obat 65,91%, tepat dosis 83,06%, tepat pasien 88,77%, tepat regimen 91,15%, tepat lama penggunaan 56,00% dan waspada efek samping obat 66,33%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN LITERATUR: PROFIL PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN ISPA DI PUSKESMAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi saluran pernapasan akut adalah penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas. Prevalensi ISPA di Indonesia adalah 25,0 %. ISPA merupakan salah satu penyebab utama kunjungan pasien di sarana kesehatan. Sebanyak 40- 60 % kunjungan berobat di Puskesmas dan 15- 30 %. Pengobatan untuk ISPA adalah menggunakan antibiotik. Penggunaan antibiotika yang tidak rasional dapat menyebabkan terjadinya resistensi. Tujuan dari review artikel ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan antibiotika berdasarkan golongan obat dan nama antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas. Metode tinjauan literatur ini adalah dengan melakukan pencarian jurnal dan artikel pada google scholar dengan menggunakan kata kunci yang ditetapkan. Jurnal atau artikel yang dipilih harus memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi antara lain, terakreditasi sinta, diterbitkan tahun 2010-2021 dan mencantumkan nama dan golongan antibiotik. Jurnal dan artikel yang didapatkan dianalisis dengan melakukan perbandingan terhadap setiap artikel dan jurnal. Pada hasil tinjauan literatur didapatkan dari 6 artikel 4 artikel nasional dan 2 artikel internasional dimana 5 artikel menggunkan antibiotik golongan penicillin (amkosisilin) dan 1 artikel yang menggunakan antibiotik golongan maklorida (eritromycin). Berdasarkan literatur profil penggunaan antibiotika di puskesmas diketahui dapat menjadi sumber referensi yang dapat dikembangkan penelitipeneliti lain, khususnya dalam mengetahui golongan dan nama antibiotik apa saja yang di gunakan untuk penyakit ISPA dan dapat lebih bermanfaat dalam perkembangan ilmu pengetahuan dibidang kesehatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail