ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Antioksidan diperlukan untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas, Salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami adalah matoa (Pometia pinnata). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil uji sifat fisik dari formula ekstrak daun matoa yang memenuhi persyaratan mutu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental, menggunakan ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) yang sudah dibuat oleh Paramita Sanjaya pada tahun 2022, dengan metode maserasi dan mengunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak daun matoa diformulasikan menjadi sediaan lotion dengan konsentrasi 2% dan dengan variasi konsentrasi karagenan 1% dan 3%. Semua sediaan disertai uji sifat fisik yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji daya proteksi. Analisis data statistik dilakukan dengan SPSS yaitu uji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji One Way Anova dengan signifikansi (p
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Preeklampsia merupakan salah satu jenis hipertensi dalam kehamilan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu disertai dengan adanya gangguan organ. Tekanan darah tinggi saat hamil atau sering disebut dengan preeklampsia merupakan salah satu dari tiga besar penyebab kematian ibu hamil selain pendarahan dan peradangan. Prevalensi hipertensi di Indonesia diperkirakan sekitar 12% pada ibu hamil. Terapi penyakit hipertensi yang sering digunakan yaitu dengan Methyldopa, beta bloker dan vasodilator karena obat ini merupakan lini pertama pengobatan hipertensi pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola peresepan obat preeklamsia meliputi nama obat, golongan obat dan frekuensi minum obat yang diberikan pada ibu hamil di Klinik Cahaya Imani Kandangan tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian non- eksperimental dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu menggunakan resep preeklamsia pada tahun 2022, dan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh sehingga resep pada populasi merupakan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 235 resep preeklamsia yang ada di Klinik Cahaya Imani Kandangan pada tahun 2022, tidak ada batasan sampel pada penelitian ini karena data resep yang digunakan adalah resep elektronik. Instrumen pada penelitian ini menggunakan Lembar Observasi. Analisis data dengan menghitung persentase setiap parameter. Hasil penelitian Nama Obat terbanyak adalah Nifedipin 49,84%. Golongan obat antihipertensi terbanyak adalah golongan Calcium Channel Bloker (CCB) 49,84%, dan Frekuensi terbanyak yaitu 3 kali sehari 1 tablet sebanyak 41,75%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salmonella typhi merupakan kuman patogen yang menimbulkan demam tifoid, yaitu suatu penyakit infeksi sistemik dengan gambaran demam yang berlangsung lama. Adanya bakteri disertai inflamasi yang dapat merusak usus dan organ-organ hati. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith). Senyawa antibakteri yang terkandung ekstrak daun ramania diantaranya flavanoid, alkaloid, saponin dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun ramania terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini merupakan non eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) yang diperoleh dari Pelaihari, Kalimantan Selatan.Metode uji antibakteri menggunakan metode sumuran. Sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Diameter rata-rata zona hambat ekstrak etanol daun ramania yang terbentuk pada konsentrasi 10%, 20% 30%, 40% dan 50% berturutturut adalah 7,43 mm (sedang); 7,86 mm (sedang); 8,73 mm (sedang);, 10,38 mm (sedang); 11,21 mm (kuat).
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Preeklampsia merupakan salah satu jenis hipertensi dalam kehamilan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu disertai dengan adanya gangguan organ. Tekanan darah tinggi saat hamil atau sering disebut dengan preeklampsia merupakan salah satu dari tiga besar penyebab kematian ibu hamil selain pendarahan dan peradangan. Prevalensi hipertensi di Indonesia diperkirakan sekitar 12% pada ibu hamil. Terapi penyakit hipertensi yang sering digunakan yaitu dengan Methyldopa, beta bloker dan vasodilator karena obat ini merupakan lini pertama pengobatan hipertensi pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola peresepan obat preeklamsia meliputi nama obat, golongan obat dan frekuensi minum obat yang diberikan pada ibu hamil di Klinik Cahaya Imani Kandangan tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian non- eksperimental dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu menggunakan resep preeklamsia pada tahun 2022, dan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh sehingga resep pada populasi merupakan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 235 resep preeklamsia yang ada di Klinik Cahaya Imani Kandangan pada tahun 2022, tidak ada batasan sampel pada penelitian ini karena data resep yang digunakan adalah resep elektronik. Instrumen pada penelitian ini menggunakan Lembar Observasi. Analisis data dengan menghitung persentase setiap parameter. Hasil penelitian Nama Obat terbanyak adalah Nifedipin 49,84%. Golongan obat antihipertensi terbanyak adalah golongan Calcium Channel Bloker (CCB) 49,84%, dan Frekuensi terbanyak yaitu 3 kali sehari 1 tablet sebanyak 41,75%.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh sehingga kulit adalah pertahanan utama terhadap bakteri dan apabila kulit tidak lagi utuh, maka menjadi sangat rentan terhadap infeksi. Sediaan farmasi untuk menjaga kesehatan kulit diantaranya ialah sabun. Diketahui produk sabun saat ini masih menggunakan bahan sintetik seperti triclosan. Oleh sebab itu dibutuhkan alternatif lain yaitu dengan menggunakan bahan alam. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri adalah daun matoa (Pometia pinnata Forst). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil uji sifat fisik dari formula ekstrak daun matoa yang memenuhi persyaratan mutu sabun cair. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental. Pembuatan ekstrak daun matoa dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Kemudian ekstrak daun matoa diformulasi menjadi sabun cair dengan variasi VCO disertai uji sifat fisik yang meliputi uji organoleptis, uji pH, uji daya busa, uji bobot jenis, uji viskositas dan uji alkali bebas. Analisis data statistik dilakukan dengan SPSS yaitu uji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji One Way Anova atau uji Kruskal-wallis dengan kemaknaan (p
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Antioksidan diperlukan untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas, Salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami adalah matoa (Pometia pinnata). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil uji sifat fisik dari formula ekstrak daun matoa yang memenuhi persyaratan mutu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental, menggunakan ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) yang sudah dibuat oleh Paramita Sanjaya pada tahun 2022, dengan metode maserasi dan mengunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak daun matoa diformulasikan menjadi sediaan lotion dengan konsentrasi 2% dan dengan variasi konsentrasi karagenan 1% dan 3%. Semua sediaan disertai uji sifat fisik yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji daya proteksi. Analisis data statistik dilakukan dengan SPSS yaitu uji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji One Way Anova dengan signifikansi (p
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Salmonella typhi merupakan kuman patogen yang menimbulkan demam tifoid, yaitu suatu penyakit infeksi sistemik dengan gambaran demam yang berlangsung lama. Adanya bakteri disertai inflamasi yang dapat merusak usus dan organ-organ hati. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith). Senyawa antibakteri yang terkandung ekstrak daun ramania diantaranya flavanoid, alkaloid, saponin dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun ramania terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini merupakan non eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) yang diperoleh dari Pelaihari, Kalimantan Selatan.Metode uji antibakteri menggunakan metode sumuran. Sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Diameter rata-rata zona hambat ekstrak etanol daun ramania yang terbentuk pada konsentrasi 10%, 20% 30%, 40% dan 50% berturutturut adalah 7,43 mm (sedang); 7,86 mm (sedang); 8,73 mm (sedang);, 10,38 mm (sedang); 11,21 mm (kuat).