UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SELADA HIJAU (Lactuca sativa L.) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi
Demam tifoid atau typhoid fever merupakan penyakit endemik akut ditandai dengan gejala dan tanda yang khas seperti sakit perut, ruam, dan demam. Penyebab tifoid adalah bakteri Salmonella enterica serovar typhi (Salmonella typhi). Daun selada hijau (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan senyawa sebagai antibakteri dikarenakan mengandung metabolit sekunder diantaranya yaitu fenol, alkaloid, flavonoid, tanin, steroid/triterpenoid dan saponin yang bermanfaat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun selada hijau terhadap pertumbuhan Salmonella typhi yang dilihat dari diameter zona hambat. Ekstrak yang digunakan pada uji penelitian ini adalah ekstrak daun selada hijau yang dibuat dengan cara metode maserasi menggunakan etanol 70% dengan hasil rendemen 27,30%. Konsentrasi yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri adalah 20%, 40%. 60% dan 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun selada hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Salmonella typhi yang dibuat dengan berbagai macam konsentrasi. Diameter zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% berturut-turut 2,20 mm (lemah); 2,32 mm (lemah); 2,57 mm (lemah); 5,1 mm (sedang).