ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Obat generik sering dianggap dengan obat kualitas rendah lantaran harganya yang lebih terjangkau. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang obat generik menjadi faktor utama sehingga obat jenis ini kurang dimanfaatkan. Mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga farmasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan informasi tentang obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa DIII Farmasi Kota Banjrmasin tentang obat generik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah noneksperimental dalam desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google forms, dengan metode prospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling yaitu dimana semua sampel yang datang dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan dalam penelitian sampai jumlah sampel yang diperlukan terpenuhi sebanyak 185 responden. Data diolah dengan Microsoft Excel disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan obat generik di kalangan mahasiswa DIII Farmasi Kota Banjarmasin diperoleh dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 124 responden (61,38%), kategori cukup sebanyak 66 responden (32,67 %), kategori kurang sebanyak 12 responden (5,84 %) dan ratarata tingkat pengetahuan dari 202 responden termasuk kategori baik dengan 76,91% jawaban benar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Obat generik memiliki harga yang lebih rendah dari pada obat paten karena obat generik tidak memerlukan biaya dalam penelitian dan tidak memerlukan biaya dalam pematenan obat. Kebanyakan masyarakat percaya bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas. Kurangnya pemahaman pada masyarakat tentang obat generik menjadi faktor yang menyebabkan obat generik di pandang sebelah mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di Apotek Aisyah Medika Banjarmasin. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah observasional, dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif. Data yang diperoleh akan disajikan secara deskritif. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang membeli obat di Apotek Aisyah Medika Banjarmasin yang memenuhi kriteria dan bersedia untuk mengisi kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling dengan total sampel 310 responden pengambilan data pada bulan Februari-Maret 2023. Pengambilan data penelitian menggunakan lembar kuesioner. Pengolaan data menggunakan Microsoft Excel dan bantuan SPSS kemudian akan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada responden didapatkan hasil dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 30 responden (9,7%), kategori cukup sebanyak 139 responden (44,8%), kategori kurang sebanyak 141 responden (45,5%).
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Obat generik zat aktif tertentu dalam suatu obat dan tidak menggunakan merk dagang. Persepsi pasien terhadap pengetahuan tentang obat generik masih tergolong rendah, dan banyak yang meanggap obat generik adalah obat kelas bawah karena harganya yang murah. Pasien pada umumnya beranggapan bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas dan mutu obat generik kurang baik dibandingkan dengan obat paten. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di apotek Piala baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin. Penelitian ini besifat non-eksperimental observasional dengan metode pengambilan data dilakukan secara prosfektif menggunakan lembar kuesioner. Waktu penelitian pada bulan maret 2021 dan tempat di Apotek Piala Baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin. Populasi yaitu pasien yang membeli obat di Apotek Piala Baru sebanyak 82 pasien. Sampel penelitian sebanyak 68 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan data berupa google form menggunakan analisis data dengan parameter berisi Kusioner Tingkat Pengetahuan Obat Generik. Hasil gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di apotek Piala baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin, hasil yang didapat yaitu; Pengetahuan didominasi pengetahuan Baik 40(58,82%); tingkat Sedang 17(25%); dan tingkat Kurang 11(16,18%)