Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Minum Obat
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA PERESEPAN OBAT PREEKLAMSIA PADA PASIEN IBU HAMIL DI KLINIK CAHAYA IMANI KANDANGAN PADA TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Preeklampsia merupakan salah satu jenis hipertensi dalam kehamilan yang terjadi setelah usia kehamilan 20 minggu disertai dengan adanya gangguan organ. Tekanan darah tinggi saat hamil atau sering disebut dengan preeklampsia merupakan salah satu dari tiga besar penyebab kematian ibu hamil selain pendarahan dan peradangan. Prevalensi hipertensi di Indonesia diperkirakan sekitar 12% pada ibu hamil. Terapi penyakit hipertensi yang sering digunakan yaitu dengan Methyldopa, beta bloker dan vasodilator karena obat ini merupakan lini pertama pengobatan hipertensi pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pola peresepan obat preeklamsia meliputi nama obat, golongan obat dan frekuensi minum obat yang diberikan pada ibu hamil di Klinik Cahaya Imani Kandangan tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian non- eksperimental dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu menggunakan resep preeklamsia pada tahun 2022, dan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampel jenuh sehingga resep pada populasi merupakan sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 235 resep preeklamsia yang ada di Klinik Cahaya Imani Kandangan pada tahun 2022, tidak ada batasan sampel pada penelitian ini karena data resep yang digunakan adalah resep elektronik. Instrumen pada penelitian ini menggunakan Lembar Observasi. Analisis data dengan menghitung persentase setiap parameter. Hasil penelitian Nama Obat terbanyak adalah Nifedipin 49,84%. Golongan obat antihipertensi terbanyak adalah golongan Calcium Channel Bloker (CCB) 49,84%, dan Frekuensi terbanyak yaitu 3 kali sehari 1 tablet sebanyak 41,75%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN LITERATUR: KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia kronis serta kelainan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Prevalensi diabetes melitus di Kalimantan Selatan pada tahun 2013 sebesar 1,4%. Ketidakpatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat anti diabetika oral,Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe II di rumah sakit. Penelitian menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur dengan menggunakan 6 artikel, dengan menggunakan kata kunci yaitu Kepatuhan Minum obat diab , kuesioner MMAS yang sumber dari data base pencarian artikel didapatkan dari google scholar. Penelusuran artikel dilakukan pada Maret 2021. Hasil gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien diabetes melitus tipe II di rumah sakit maka dapat disimpulkan berdasarkan persentase tingkat kepatuhan tinggi sebesar 23,9% atau 96 responden, tingkat kepatuhan sedang 31,4% atau 126 responden, dan tingkat kepatuhan rendah sebesar 44,6% atau 179 responden

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail