Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Lotion
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI SEDIAAN LOTION EKSTRAK DAUN MATOA (Pometia pinnata)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit. Antioksidan diperlukan untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk radikal bebas, Salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami adalah matoa (Pometia pinnata). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil uji sifat fisik dari formula ekstrak daun matoa yang memenuhi persyaratan mutu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental, menggunakan ekstrak daun matoa (Pometia pinnata) yang sudah dibuat oleh Paramita Sanjaya pada tahun 2022, dengan metode maserasi dan mengunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak daun matoa diformulasikan menjadi sediaan lotion dengan konsentrasi 2% dan dengan variasi konsentrasi karagenan 1% dan 3%. Semua sediaan disertai uji sifat fisik yang meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji daya proteksi. Analisis data statistik dilakukan dengan SPSS yaitu uji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji One Way Anova dengan signifikansi (p

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI SEDIAAN LOTION EKSTRAK DAUN MATOA (Pometia pinnata) SEBAGAI PELEMBAB

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu tanaman khas Indonesia yang memiliki khasiat sebagai obat tradisional adalah matoa (Pometia pinnata). Salah satu kandungan yang terdapat pada daun matoa yaitu flavonoid yang memiliki khasiat sebagai antioksidan dan dapat menetralisasi kerusakan pada kulit. Salah satu sediaan yang dapat digunakan untuk memberikan perlindungan pada kulit yaitu lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji sifat fisik sediaan lotion dari ekstrak etanol daun matoa (Pometia pinnata). Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Sediaan lotion terdapat 2 formula yang memiliki perbedaan pada komposisi lanolin sebagai basis yaitu F1 (3%) dan F2 (5%). Sediaan lotion di uji sifat fisik dengan parameter uji yang meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat dan berat jenis. Hasil data dianalisis dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan uji sifat fisik yang dilakukan pada hari ke-1 semua formula memenuhi standar uji sebagai sediaan lotion. Formula 1 lebih baik dibandingkan dengan formula 2 karena memiliki hasil uji daya sebar yang lebih besar. Hasil analisis statistik terdapat perbedaan signifikan pada daya sebar karena basis yang digunakan berbeda konsentrasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail