Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: MUHAMMAD FAIDULLAH
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR FENOLIK EKSTRAK ETANOL 70% DAUN SELADA (Lactuca sativa L) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman daun selada (Lactuca sativa L) berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai antioksidan. Selada merupakan sayuran yang berpotensi sebagai bahan makanan penyeimbang gizi dikarenakan selada mengandung mineral dan vitamin. Penelitian sebelumnya disebutkan bahwa Selada juga mengandung senyawa metabolit sekunder seperti polifenol dan flavonoid. Senyawa fenolik diketahui memiliki berbagai macam manfaat yaitu sumber bahan baku obat yang berperan sebagai antioksida, antiinflamsi, antiseptic dan melindungi struktur sel. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar fenolik pada ekstrak etanol daun selada hijau. Pengujian kualitatif ekstrak etanol daun selada hijau menggunakan pereaksi FeCl3 dan K2Cr2O7, sedangkan untuk penetapan ekstrak etanol daun selada hijau menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis dengan pereaksi folin ciocalteau. Konsentrasi yang digunakan pada kurva regresi linier adalah 10, 15, 20, 25, dan 30 µg/mL. Hasil uji kualitatif diperoleh ekstrak etanol daun selada hijau mengandung senyawa fenolik dengan ditandai perubahan warna hijau kehitaman dengan pereaksi FeCl3 dan endapan coklat dengan pereaksi K2Cr2O7. Berdasarkan hasil uji kuantitatif diperoleh operating time pada menit ke 28-30 dan panjang gelombang maksimal 765 nm. Persamaan regresi linier yang diperoleh y=0,015438 x + 0,05534 dengan nilai R sebesar 0,99963. Nilai kadar fenolik total yang didapat pada Ekstrak Daun Selada adalah 24,19 ± 0,9127 mgGAE/g Ekstrak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENETAPAN KADAR FENOLIK EKSTRAK ETANOL 70% DAUN SELADA (Lactuca sativa L) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

2024•Koleksi Perpustakaan

Tanaman daun selada (Lactuca sativa L) berpotensi besar untuk dimanfaatkan sebagai antioksidan. Selada merupakan sayuran yang berpotensi sebagai bahan makanan penyeimbang gizi dikarenakan selada mengandung mineral dan vitamin. Penelitian sebelumnya disebutkan bahwa Selada juga mengandung senyawa metabolit sekunder seperti polifenol dan flavonoid. Senyawa fenolik diketahui memiliki berbagai macam manfaat yaitu sumber bahan baku obat yang berperan sebagai antioksida, antiinflamsi, antiseptic dan melindungi struktur sel. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar fenolik pada ekstrak etanol daun selada hijau. Pengujian kualitatif ekstrak etanol daun selada hijau menggunakan pereaksi FeCl3 dan K2Cr2O7, sedangkan untuk penetapan ekstrak etanol daun selada hijau menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis dengan pereaksi folin ciocalteau. Konsentrasi yang digunakan pada kurva regresi linier adalah 10, 15, 20, 25, dan 30 µg/mL. Hasil uji kualitatif diperoleh ekstrak etanol daun selada hijau mengandung senyawa fenolik dengan ditandai perubahan warna hijau kehitaman dengan pereaksi FeCl3 dan endapan coklat dengan pereaksi K2Cr2O7. Berdasarkan hasil uji kuantitatif diperoleh operating time pada menit ke 28-30 dan panjang gelombang maksimal 765 nm. Persamaan regresi linier yang diperoleh y=0,015438 x + 0,05534 dengan nilai R sebesar 0,99963. Nilai kadar fenolik total yang didapat pada Ekstrak Daun Selada adalah 24,19 ± 0,9127 mgGAE/g Ekstrak.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail