UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN RAMANIA(Bavea macrophylia Grif ith) TERHADAP JAMURcandidaalbicans
Tanaman ramania merupakan tanaman lokal khas Kalimantan. Daunramania mengandung senyawa metabolik sekunder yaitu flavonoid, saponindanAlkaloid yang diharapkan dapat menjadi salah satu penghambat pertumbuhanjamur Candida albicans. penggunaan obat anti jamur yang tidak sesuai dapat menimbulkan resistensi terhadap jamur serta dapat menimbulkan efek samping. Terdapat pilihan lain dalam mengobati penyakit kandidiasis, yaitu denganmemanfaatkan obat tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Aktivitas ekstrakdaunramania terhadap jamur Candida albicans .Penelitian non eksperimental ini menggunakan 3 kali replikasi . Dimana sebelumnya dilakukan uji skriningfitokimia yaitu alkaloid dengan Reagen dragendroff , Saponin dengan Aquadest , Flavonoid dengan Pb asetat . Penelitian ini menggunakan 4 seri konsentrasi , yaitu10%, 15%, 20%, 25% . Penelitian ini menggunakan metode sumuran dimanapeneliti menguji luas zona hambat Ekstrak daun ramania terhadap pertumbuhanJamur Candida albicans , dengan menggunakan media Nutrien Agar (NA) sebagai medianya. Kemudian dilakukan masa inkubasi dengan suhu 37°C selama 24 jam. Berdasarkan hasil penelitian uji skrining fitokimia mengandung alkaloid, saponin , dan flavonoid . adapun hasil penelitian aktivitas antijamur ekstrakdaunramania mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Dimana zona hambat rata-rata yang dihasilkan ekstrak daun ramania dari konsentrasi 10%, 15%, 20%, dan 25 % dengan nilai rata-rata 13,91 mm(kuat), 15,76 mm(kuat), 18,55 mm(kuat), dan 19,1 mm(kuat).