Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

229 item publik

Publikasi

Halaman 3 dari 12

TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG OBAT GENERIK MAHASISWA DIII FARMASI KOTA BANJARMASIN

MUHAMMAD HELMI
· Thesis · Open Access

Obat generik sering dianggap dengan obat kualitas rendah lantaran harganya yang lebih terjangkau. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang obat generik menjadi faktor utama sehingga obat jenis ini kurang dimanfaatkan. Mahasiswa farmasi sebagai calon tenaga farmasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan informasi tentang obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa DIII Farmasi Kota Banjrmasin tentang obat generik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah noneksperimental dalam desain cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui google forms, dengan metode prospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling yaitu dimana semua sampel yang datang dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan dalam penelitian sampai jumlah sampel yang diperlukan terpenuhi sebanyak 185 responden. Data diolah dengan Microsoft Excel disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan obat generik di kalangan mahasiswa DIII Farmasi Kota Banjarmasin diperoleh dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 124 responden (61,38%), kategori cukup sebanyak 66 responden (32,67 %), kategori kurang sebanyak 12 responden (5,84 %) dan ratarata tingkat pengetahuan dari 202 responden termasuk kategori baik dengan 76,91% jawaban benar.

TINGKAT KEPUASAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN PASIEN DI APOTEK ZAFRAN MEDIKA GAMBUT KAB BANJAR

AYU MAGFIRAH MAULANI
· Thesis · Open Access

Mutu pelayanan kefarmasian dapat dijadikan suatu tolak ukur terhadap kepuasan pasien. Kepuasan pada dasarnya dapat dikatakan sebagai suatu tindakan dan perlakuan atau cara melayani orang lain untuk memenuhi apa yang menjadi kebutuhan dan keinginannya oleh karena itu kepuasan pasien erat hubungannya dengan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh petugas di Apotek Zafran Medika Gambut Kab Banjar. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian non eksperimental dengan rancangan yang dilakukan yaitu cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara prospektif menggunakan instrumen penelitian yaitu kuesioner. Sampel dari penelitian ini adalah pasien yang mendapatkan pelayanan resep dokter BPJS maupun Non BPJS yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah subjek yang diambil sebanyak 298 responden dengan waktu penelitian FebuariApril 2023 Pengolahan data dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam microsoft excel lalu dibuat tabel untuk menggambarkan persentase kepuasan tiap dimensi kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien dengan jumlah responden sebanyak 298 pasien menggunakan 5 indikator kepuasan pelayanan, didapatkan hasil bahwa pasien merasa sudah sangat puas dengan ratarata persentase jawaban sebesar 86,98% terhadap pelayanan kefarmasian dengan hasil masing-masing dimensi bukti fisik 84,34% (sangat puas), dimensi kehandalan 86,93% (sangat puas), dimensi ketanggapan 88,02% (sangat puas), dimensi jaminan 87,06% (sangat puas), dimensi empati 88,55% (sangat puas).

FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.) DENGAN BASIS ASAM STEARAT DAN TEA

NAJMI QURRATUL'AIN
· Thesis · Open Access

Pisang Kepok (Musa paradisiaca L.) adalah salah satu tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional. Penelitian sebelumnya disebutkan bahwa ekstrak kulit pisang kepok mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan. Pembuatan ekstrak kulit pisang kepok dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Ekstrak kulit pisang kepok kemudian diformulasikan menjadi sediaan krim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan asam stearat dan TEA yang akan menghasilkan sediaan krim ekstrak kulit pisang kepok yang memenuhi syarat uji sifat fisik. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan membuat krim ekstrak kulit pisang kepok dengan berbagai formulasi kemudian diuji sifat fisik sediaan krim. Krim dibuat menjadi 3 formula dengan perbedaan konsentrasi asam stearat dan trietanolamin sebagai basis krim. Uji yang dilakukan meliputi pemeriksaan organoleptis, uji homogenitas, uji tipe krim, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji daya proteksi. Analisis data statistik formula dan kontrol formula dilakukan dengan SPSS yaitu uji normalitas dan homogenitas dilanjutkan uji Independent T-test atau uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji sifat fisik sediaan krim ekstrak kulit pisang kepok dengan pengontrolan selama 21 hari. Pada formula 1 dan formula 2 yang memenuhi syarat adalah uji homogenitas, uji tipe krim, uji pH, uji daya sebar dan uji daya proteksi. Pada formula 3 yang memenuhi syarat adalah uji organoleptis, uji homogenitas, uji tipe krim, uji pH, uji daya sebar dan uji daya proteksi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan dari hasil uji sifat fisik sediaan krim ekstrak kulit pisang kepok selama 21 hari yang terbaik adalah formula 3.

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SELADA HIJAU (Lactuca sativa L.) TERHADAP BAKTERI Salmonella typhi

RAUDHATUL JANNAH
· Thesis · Open Access

Demam tifoid atau typhoid fever merupakan penyakit endemik akut ditandai dengan gejala dan tanda yang khas seperti sakit perut, ruam, dan demam. Penyebab tifoid adalah bakteri Salmonella enterica serovar typhi (Salmonella typhi). Daun selada hijau (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan senyawa sebagai antibakteri dikarenakan mengandung metabolit sekunder diantaranya yaitu fenol, alkaloid, flavonoid, tanin, steroid/triterpenoid dan saponin yang bermanfaat sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun selada hijau terhadap pertumbuhan Salmonella typhi yang dilihat dari diameter zona hambat. Ekstrak yang digunakan pada uji penelitian ini adalah ekstrak daun selada hijau yang dibuat dengan cara metode maserasi menggunakan etanol 70% dengan hasil rendemen 27,30%. Konsentrasi yang digunakan untuk uji aktivitas antibakteri adalah 20%, 40%. 60% dan 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun selada hijau memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Salmonella typhi yang dibuat dengan berbagai macam konsentrasi. Diameter zona hambat yang terbentuk pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% berturut-turut 2,20 mm (lemah); 2,32 mm (lemah); 2,57 mm (lemah); 5,1 mm (sedang).

TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN RESEP DI DEPO OBAT RAWAT JALAN RSUD SULTAN SURIANSYAH KOTA BANJARMASIN

FACHRUR RIZAL
· Thesis · Open Access

Kepuasan pasien merupakan salah satu tolak ukur yang digunakan untuk mengukur keberhasilan layanan kefamasian. Pasien yang puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh pihak kefarmasian menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan tersebut sesuai dengan yang diharapkan pasien atau babkan lebih baik. Kuesioner kepuasan adalah kuesioner untuk mengukur kepuasan pasien rawat jalan terhadap 5 dimensi yaitu kehandalan (reliability). ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance) dan empati (empathy) Berwujud (Tangibles), Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan resep di Depo Obat Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini merupakan non-ekperimental dengan pendekatan Cross sectional salah satu pendekatan yang dipergunakan untuk melakukan penelitian terhadap beberapa kelompok. Waktu dan tempat dilakukan pada bulan April – Mei 2023 di Depo Obat Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin. Populasi dan sampel yaitu jumla sampel 400 responden populasi pasien yaitu yang menebus obat di Depo Obat Rawat Jalan. Pengelolahan data menggunakan Kuesioner yang input ke dalam Microsoft Excel. Hasil kepuasan dengan 400 sampel pasien rawat jalan. Hasil pelayanan kefarmasian di depo Rawat Jalan Rumah Sakit Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin menunjukan kategori puas dengan didominasi tingkat Puas sebanyak 284 responden (71%) dan sangat puas sebanyak 116 responden (29%). Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan resep di Depo Obat Rawat Jalan Rsud Sultan Suriansyah Kota Banjarmasin secara umum (78%) dengan kategori Puas

FORMULASI DAN UJI SIFAT FISIK DEODORAN KRIM KOMBINASI ALUMINIUM SULFAT DAN MINYAK ATSIRI NILAM (Pogostemon cablin Benth)

LISA MAWADDAH
· Thesis · Open Access

Bau badan atau bromhidrosis merupakan kondisi dimana tubuh mengeluarkan bau tidak sedap akibat adanya bakteri pengurai keringat yang keluar berlebih sehingga dapat menurunkan kepercayan diri seseorang, mengganggu hubungan sosial dan menghambat aktivitas sehari-hari. Aluminium sulfat merupakan garam aluminium yang bersifat antiperspiran dan nilam (Pogostemon cablin Benth) adalah tanaman obat penghasil minyak atsiri yang memiliki aktifitas antibakteri dan berbau wangi, kombinasi keduanya memiliki potensi sebagai sediaan deodoran sehingga dibuat formulasi deodoran krim. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil formulasi sediaan deodoran krim kombinasi aluminium sulfat dan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) dan mengevaluasi hasil uji sifat fisik. Sampel minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) diperoleh dari Lansida Herbal Teknologi Yogyakarta. Formulasi deodoran krim kombinasi aluminium sulfat dibuat dengan tipe emulsi M/A dalam 2 formula dan 2 kontrol menggunakan variasi asam stearat yaitu 14,20 g (F1 & K1) dan 14,70 g (F2 & K2) dan triethanolamine 0,99 g (F1 & K1) dan 9,99 g (F2 & K2). Sediaan deodoran krim dievaluasi uji sifat fisik meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, uji daya tercuci air dan uji tipe emulsi krim. Hasil data dianalisis menggunakan program SPSS 16 pada taraf kepercayaan ɑ = 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi aluminium sulfat dan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) dapat diformulasikan sebagai deodoran krim. Uji sifat fisik formula deodoran krim kombinasi aluminium sulfat dan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) pada seluruh formula terdapat 4 uji yang memenuhi persyaratan yang baik, yaitu uji homogenitas, uji pH, uji daya tercuci air dan uji tipe emulsi, uji yang tidak memenuhi syarat terdiri dari 3 uji yaitu uji organoleptis, uji daya sebar dan uji daya lekat.

UJI AKTIVITAS MINYAK ATSIRIGANDAPURA (Gaultheria leucocarpa) TERHADAP JENTIK-JENTIK NYAMUK

AFRIZAL ANANDA
· Thesis · Open Access

Jentik – jentik nyamuk merupakan penyebab munculnya berbagai macam penyakit, akibat perkembangbiakan dan penyebaran nyamuk sebagai vektor penyakit yang tidak terkendali. Oleh karena itu, diperlukan biolarvasida alami untuk pengendalian vektor nyamuk dan mengurangi pencemaran lingkungan dari biolarvasida kimia. Salah satu biolarvasida alami yang dapat digunakan yaitu minyak atsiri gandapura. Minyak atsiri gandapura memiliki senyawa metil salisilat yang diduga efektif berpotensi sebagai biolarvasida. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui aktivitas minyak atsiri gandapura (Gaultheria leucocarpa) sebagai biolarvasida pada jentik-jentik nyamuk dan mengetahui nilai Lethal Concentration (LC50) dari minyak atsiri gandapura (Gaultheria leucocarpa) terhadap jentik-jentik nyamuk. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental, yang dilakukan pada bulan Februari 2023 di Laboratorium Kimia Farmasi STIKES ISFI Banjarmasin. Sampel yang digunakan berupa minyak atsiri gandapura dengan konsentrasi 100ppm, 50ppm, 25ppm, dan 12,5ppm. Data yang didapat kemudian dianalisis secara bertahap yaitu analisis uji normalitas, uji perbandingan dan uji analisis probit dengan menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak atsiri gandapura (Gaultheria leucocarpa) memiliki aktivitas sebagai biolarvasida terhadap jentik-jentik nyamuk, dengan nilai Lethal Concentration (LC50) yang diperoleh adalah berada pada 22,394 ppm. Kandungan senyawa yang dimiliki minyak atsiri gandapura (Gaultheria leucocarpa) terpenoid. Efek kandungan terpenoid pada larva mempunyai sifat antifeedent yang menyebabkan larva mati karena larva tidak makan sehingga asupan nutrisi dalam tubuh larva tidak terpenuhi.

GAMBARAN POTENSI INTERAKSI PADA RESEP OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS KELAYAN TIMUR

RIZKA ISNANI
· Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke, penyakit pembuluh darah, penyakit ginjal kronik dan bahkan menyebabkan kematian. Interaksi obat didefinisikan sebagai penggunaan dua atau lebih obat pada waktu yang sama yang dapat memberikan efek masing-masing atau saling berinteraksi. Interaksi yang terjadi dapat menimbulkan efek yang lainnya. Interaksi obat dapat dibedakan menjadi interaksi yang bersifat farmakokinetik dan farmakodinamik. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase jumlah potensi interaksi obat antihipertensi dan mengetahui persentase berdasarkan mekanisme kerja potensi farmakodinamik dan farmakokinetik di Puskesmas Kelayan Timur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian ini adalah non eksperimental yang bersifat observasional. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kelayan Timur pada bulan April 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah resep periode Januari-Desember 2022, dengan jumlah sampel 342 resep yang telah memenuhi kriteria. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Evaluasi interaksi obat dilakukan dengan membandingkan data dengan literatur yaitu Medscape Drug Interaction Checker dan Drug Interaction Fact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 342 resep didapatkan potensi interaksi sebesar 245 resep atau 71,63%. Berdasarkan jenis interaksi sebesar 25,56% secara farmakokinetik atau 74,44% secara farmakodinamik dari seluruh potensi interaksi.

GAMBARAN POTENSI INTERAKSI OBAT PADA RESEP PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK UTAMA AMMARIZ PELAIHARI PERIODE TAHUN 2022

MELISA
· Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang serius yang mengakibatkan mortalitas dan morbiditas utama. Hipertensi dengan stadium lanjut sering menyebabkan komplikasi cenderung memerlukan dua atau lebih obat (polifarmasi). Penggunaan obat dengan jumlah banyak dapat menimbulkan terjadinya Drug Related Problems (DRP) yang dapat mempengaruhi outcome terapi pasien. Dalam kasus hipertensi, dibutuhkan kombinasi dari beberapa obat untuk mencapai tekanan darah yang normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat pada resep pasien hipertensi di Klinik Utama Ammariz Pelaihari periode tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dengan resep yang memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi, metode pengambilan sampel adalah proportional random sampling. Sampel yang diambil sejumlah 347 lembar resep. Pengolahan data dilakukan dengan cara memasukkan data ke dalam microsoft excel lalu dibuat tabel untuk menggambarkan persentase resep yang berpotensi interaksi obat berdasarkan jenis interaksi dan tingkat keparahannya. Hasil penelitian ini yang diperoleh dengan melihat nama obat yang tercantum dalam lembar resep tanpa mempertimbangkan aturan pakai, dosis obat dan keadaan pasien menunjukkan interaksi obat potensial adalah (68,6%). Bedasarkan jenis mekanisme interaksi yang terbanyak adalah interaksi farmakodinamik (94,8%) dan berdasarkan tingkat keparahan terbanyak adalah moderate (89,0%)

GAMBARAN PERESEPAN OBAT ANALGETIK NON OPIOD DI APOTEK NAZHAN FARMA KOTA BANJARMASIN TAHUN 2022

JYHAN ZULFA NAILY
· Thesis · Open Access

Nyeri merupakan suatu keaadaan tidak nyaman pada tubuh baik ringan,sedang, bahkan sampai berat . Sebanyak 40% kunjungan pasien rawat jalan di Amerika disebabkan karena adanya keluhan nyeri. Secara farmakologis rasa nyeri dapat diatasi dengan penggunaan obat-obat antinyeri atau analgetik. Analgetik perifer seperti parasetamol, salisilat, ibuprofen, dan asam mefenamat mampu meringankan atau menghilangkan rasa nyeri tanpa mempengaruhi susunan saraf pusat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran peresepan obat analgetik non opiod di Apotek Nazhan Farma Banjarmasin tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian non- eksperimental dengan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yaitu menggunakan resep umum & BPJS yang mengandung analgetik non opiod pada tahun 2022, dan dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling sebanyak 241 sampel resep analgetik non opiod yang ada di Apotek Nazhan Farma Banjarmasin pada tahun 2022, .Instrument pada penelitian ini menggunakan Lembar Observasi. Analisis data dengan menghitung persentase setiap parameter Hasil penelitian Nama Obat terbanyak adalah Paracetamol sebanyak 51,04%. Golongan obat analgetik terbanyak adalah golongan Para-Aminofenol sebanyak 51,04%. Bentuk sediaan obat terbanyak yaitu Paracetamol 500mg Tablet sebanyak 95,43%. Potensi obat terbanyak yaitu Paracetamol 500mg sebanyak 29,87%. Frekuensi minum obat terbanyak yaitu Paracetamol 500mg 3 kali sehari sebanyak 72,19%.

GAMBARAN TINGKAT KETERSEDIAAN OBAT DI PUSKESMAS CEMPAKA TAHUN 2022

PUTRI NUR AZMI
· Thesis · Open Access

Puskesmas adalah suatu organisasi fungsional yang memiliki peran penting untuk memberikan pelayanan kesehatan perorangan ditingkat pertama. Pengelolaan obat di puskesmas perlu ketelitian dikarenakan pengelolaan obat yang efesien menentukan keberhasilan manajemen di puskesmas secara keseluruhan. Puskesmas Cempaka memiliki kunjungan pasien pada Tahun 2021 sebanyak 43.626 kunjungan ini termasuk yang cukup tinggi. Hal tersebut harus dihubungkan dengan persediaan obat yang juga harus cukup, agar semua pasien yang datang mendapatkan obat sesuai yang diperlukannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase kesesuaian permintaan dengan penerimaan obat serta rata-rata tingkat ketersediaan obat di Puskesmas Cempaka tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat observasional dengan pengambilan data secara Retrospektif . Penelitian dilakukan di Puskesmas Cempaka pada bulan Mei Tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah LPLPO dengan jumlah 1.607 item menggunakan teknik sampel sampling jenuh, sampel yang digunakan penelitiaan adalah seluruh item obat yang ada di LPLPO sebanyak 382 item obat . Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi pengolahan data dan analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesesuaian permintaan dengan penerimaan obat di Puskesmas Cempaka sebesar 30,99% termasuk dalam kategori tidak sesuai. Tingkat ketersediaan obat dengan kategori kosong 47,90% untuk kategori aman 41,89, kategori berlebih 10,98 dan hasil dari rata-rata tingkat ketersediaan obat sebesar 8,53 bulan masuk dalam kategori kurang.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PENGGUNAAN ORALIT DAN ZINC PADA KASUS DIARE DI PUSKESMAS PEKAUMAN

RIFKI KHAIRIL ANAM
· Thesis · Open Access

Diare merupakan salah satu penyakit utama dan menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan masalah serius didalam kesehatan masyarakat terlebih pada balita. Pengobatan diare dapat dilakukan dengan pemberian berbagai macam obat antidiare salah satunya dalah pemberian obat kombinasi berupa oralit dan zinc. Pemberian oralit untuk mengganti cairan dan elektrolit dalam tubuh yang terbuang saat diare kemudian pemberian zinc bertujuan untuk menggantikan kandungan zinc alami tubuh yang hilang tersebut dan mempercepat penyembuhan diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap penggunaan oralit dan zinc pada kasus diare di puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental dengan desain crosssectional. Metode pengambilan data dilakukan secara prosfektif meggunakan lembar kuesioner dan data disajikan secara deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non-probability sampling yaitu Consecutive sampling dilakukan mulai tanggal 29 Maret-29 April 2023 selama 1 bulan. Sampel pada penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi adalah sebanyak 53 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner yang terdiri dari 6 parameter dengan 12 butir pernyataan. Data yang diperoleh kemudian dilakukan rekapitulasi menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan Ibu tentang penggunaan oralit dan zinc pada kasus diare di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin didapatkan hasil dengan kategori baik sebanyak 16 responden (30,19%), kategori cukup sebanyak 29 responden (54,72%), kategori kurang sebanyak 8 responden (15,09%). Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan Ibu tentang penggunaan oralit dan zinc dinilai “Cukup”.

TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN RESEP DI APOTEK KHANZA FARMA GAMBUT KALIMANTAN SELATAN

NUR ASYIDDA
· Thesis · Open Access

Pelayanan kefarmasian dapat dilihat sebagai faktor untuk mengevaluasi kepuasan pasien meliputi penampilan apotek, keramahan petugas, pelayanan informasi obat, ketersedian obat, serta kecepatan pelayanan yang ada di apotek. Kepuasan pasien adalah keadaan saat harapan, kebutuhan, serta keinginan dapat terpenuhi dengan membandingkan pelayanan yang diperoleh dengan harapan. Kepuasan pasien dipengaruhi oleh persepsi tentang kualitas atau mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap Pelayanan resep dari aspek Responsiveness, Assurance, Tangible, Emphaty, dan Reliability yang dilakukan oleh Apoteker / Tenaga Teknis Kefarmasian di Apotek Khanza Farma Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Jenis penelitian adalah non eksperimental melalui pendekatan crosssectional . Pengumpulan data secara prospektif menggunakan kuesioner dimulai dari Februari-April 2023. Sampel adalah pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sejumlah 272 orang di Apotek Khanza Farma Gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien di Apotek Khanza Farma Gambut yang mendapatkan pelayanan kefarmasian secara keseluruhan memiliki nilai rata-rata tingkat kepuasan pasien yaitu 86,77% yang berarti pasien merasa sangat puas terhadap pelayanan kefarmasian dengan hasil masing-masing pada dimensi responsiveness 87,75% (sangat puas), dimensi assurance 87,76% (sangat puas) , dimensi tangible 84,82% (sangat puas), dimensi empathy 88,01% (sangat puas), dan dimensi reliability 85,50% (sangat puas).

TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TENTANG DAPATKAN, GUNAKAN, SIMPAN, BUANG (DAGUSIBU) OBAT ANTIBIOTIK DI PUSKESMAS PEKAUMAN KOTA BANJARMASIN

SA'DA
· Thesis · Open Access

Penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan masalah dan merupakan ancaman bagi munculnya peningkatan dan penyebaran resistensi antibiotik. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu seperti tingkat pendidikan, pengetahuan dari masyarakat dan memperoleh informasi DAGUSIBU antibiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien tentang DAGUSIBU obat antibiotik di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Non Eksperimental dengan menggunakan desain penelitian observasional dan menggunakan metode croos sectional. Pengumpulan data secara prospektif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Non-probability sampling yaitu Consecutive sampling. Sampel pada penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi adalah sebanyak 204 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang terdiri 13 butir pernyataan. Data yang diperoleh kemudian dilakukan rekapitulasi serta di analisis menggunakan uji distribusi frekuensi dengan Tabulasi silang dan rumus persentase. Hasil penelitian tingkat pengetahuan responden termasuk dalam kategori cukup sebanyak 75 responden dengan persentase 36,77%. Dapat disimpulkan terhadap 204 responden dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pasien tentang dapatkan, gunakan, simpan, buang (DAGUSIBU) obat antibiotik di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin didominasi oleh tingkat pengetahuan cukup dengan persentase 36,77% (n=75), kemudian diikuti dengan tingkat pengetahuan baik dengan persentase 33,82% (n=69), dan tingkat pengetahuan kurang dengan persentase 29,41% (n=60).

TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBATANTIINFLAMASI NONSTEROID (OAINS) DI APOTEK TALITHA FARMA BANJARMASIN

SITI PUSPA
· Thesis · Open Access

Antiinflamasi merupakan golongan obat yang sering digunakan masyarakat. Obat ini digunakan untuk mengatasi rasa sakit dengan harga yang terjangkau dan mudah di dapatkan. Masyarakat masih banyak yang belum mengetahui efek samping dari penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid. Salah satu efek samping yang ditimbulkan antara lain seperti toksisitas serta gangguan saluran cerna, gangguan fungsi ginjal, gangguan sistem kardiovaskular, gangguan hepatotoksik, dan gangguan sistem hematologi. Dengan tujuan penelitiannya untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien yang menggunakan OAINS di Apotek Talitha Farma Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan rancangan cross- sectional, dan pengumpulan data secara prosfektif. Data yang di tampilkan secara deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah responden yang membeli golongan OAINS yang memenuhi kriteria. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non probability dengan rancangan Consecutive Sampling (Sampel berurutan). Sampel pada penelitian ini berjumlah 328 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-April 2023 di Apotek Talitha Farma Banjarmasin. Pengolahan analisis data menggunakan microsoft excel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Tingkat Pengetahuan penggunaan Obat Antiinflamasi Nonsteroid (OAINS) Di Apotek Talitha Farma Banjarmasin dinilai “Baik” sebesar 37,50%.

POLA PERESEPAN ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS KAMBAT UTARA KECAMATAN PANDAWAN TAHUN 2022

ANNISA
· Thesis · Open Access

Hipertensi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Menurut data di Puskesmas Kambat Utara, penyakit hipertensi menempati urutan pertama dari sepuluh penyakit tertinggi di puskesmas tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi di Puskesmas Kambat Utara Kecamatan Pandawan Tahun 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian non eksperimental yang bersifat observasional dengan pengambilan data secara retrospektif pada periode tahun 2022. Data yang digunakan adalah sampel resep pasien hipertensi. Sampel yang didapat dari penelitian ini sebanyak 371 sampel. Sampel ini diambil menggunakan metode proporsional random sampling. Metode ini digunakan untuk menyajikan sampel resep secara representatif yaitu sampel benar menggambarkan hasil penelitan secara proporsional. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Data diolah dalam Microsoft Excel kemudian disajikan dalam tabel dalam bentuk persentase dan analisis data dirincikan secara deskriptif. Hasil penelitian terhadap pola peresepan antihipertensi di Puskesmas Kambat Utara Kecamatan Pandawan tahun 2022 maka dapat disimpulkan bahwa resep obat tunggal (77,36%) dan resep kombinasi (22,64%); golongan obat paling banyak adalah CCB (73,19%); nama obat dan potensi obat tunggal yang paling banyak digunakan adalah amlodipin 10 mg (61,67%); nama obat dan potensi obat kombinasi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin 10 mg dengan captopril 25 mg (57,14% dan frekuensi pemakaian paling banyak adalah amlodipin 10 mg 1 x sehari 1 tablet (56,70%).

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN RAMANIA (Bouea macrophylla Griffitth) TERHADAP Salmonella typhi

SYIFA MUZMA MAHARANI
· Thesis · Open Access

Salmonella typhi merupakan kuman patogen yang menimbulkan demam tifoid, yaitu suatu penyakit infeksi sistemik dengan gambaran demam yang berlangsung lama. Adanya bakteri disertai inflamasi yang dapat merusak usus dan organ-organ hati. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith). Senyawa antibakteri yang terkandung ekstrak daun ramania diantaranya flavanoid, alkaloid, saponin dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun ramania terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini merupakan non eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) yang diperoleh dari Pelaihari, Kalimantan Selatan.Metode uji antibakteri menggunakan metode sumuran. Sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Diameter rata-rata zona hambat ekstrak etanol daun ramania yang terbentuk pada konsentrasi 10%, 20% 30%, 40% dan 50% berturutturut adalah 7,43 mm (sedang); 7,86 mm (sedang); 8,73 mm (sedang);, 10,38 mm (sedang); 11,21 mm (kuat).

UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBAI (Baccaurea motleyana.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus

ELVI LESTARI
· Thesis · Open Access

Infeksi merupakan masalah penting yang banyak dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Kasus infeksi disebabkan oleh bakteri dan mikroorganisme yang patogen. Bakteri yang dapat menyebabkan infeksi tersebut salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Daun Rambai merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa antibakteri. Senyawa antibakteri yang terkandung dalam daun rambai diantaranya, saponin tanin, flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun rambai terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM). Jenis penelitian ini adalah penelitian non ekperimental. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - Mei 2023. Di Laboratorium SITIKES ISFI Banjarmasin. Sampel pada penelitian ini adalah ekstrak daun rambai (Baccaurea motleyana) dengan melakukan skrining fitokimia diantaranya uji alkoloid, saponin, flavonoid, polifenol, tanin. Konsentrasi ekstrak daun rambai 25%, 12,5 %, 6,25 % dan 3,125 %. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode difusi sumuran dengan menggunakan jangka sorong digital. Dari hasil skrining fitokimia di peroleh hasil positif mengandung senyawa pada seluruh uji tersebut. Ekstrak daun rambai (Baccaurea motleyana Mull.Arg) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus Diameter rata-rata zona hambat ekstrak daun rambai dengan konsentrasi 25% (5,16 mm), 12,5% (3,71 mm) 6,25 % (3,08 mm) dan 3,125% (0 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai KHM dari ekstrak daun rambai adalah 6,25%.

GAMBARAN KEPATUHAN PENGAMBILAN RESEP ULANG PASIEN HIPERTENSI PESERTA BPJS DI PUSKESMAS SUNGAI JINGAH

MUHAMMAD NU'MAN YANWARI
· Thesis · Open Access

Penderita penyakit hipertensi di Provinsi Kalimantan Selatan sebesar 44,1%. Penyakit hipertensi menjadi salah satu penyakit kronis yang dapat menyebabkan faktor risiko lain muncul seperti gagal jantung, gangguan jantung, komplikasi hingga kematian. Kepatuhan pasien hipertensi dalam minum obat sangatlah penting karena meminum obat antihipertensi dengan teratur akan dapat mengontrol tekanan darah pada pasien penderita hipertensi, sehingga dapat mengurangi kerusakan organ-organ seperti jantung, ginjal dan otak dalam jangka waktu panjang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengambilan resep ulang pasien hipertensi peserta BPJS di Puskesmas Sungai Jingah periode Juli – Desember 2022. Penelitian ini bersifat non-eksperimental dengan melihat secara observasional, data yang diambil merupakan data retrospektif dan disajikan dalam bentuk deskriptif. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel berdasarkan rumus lameshow yaitu 160 sampel. Untuk mendapatkan hasil tingkat kepatuhan pengambilan resep ulang pasien hipertensi dalam periode 6 bulan, pengolahan data menggunakan rumus Medication possession ratio (MPR) Berdasarkan hasil dari penelitian terhadap 160 sampel resep pasien hipertensi di Puskesmas Sungai Jingah periode bulan Juli – Desember 2022 maka diperoleh kesimpulan bahwa tingkat kepatuhan pengambilan resep ulang pasien hipertensi di Puskesmas Sungai Jingah tahun 2022 dengan nilai hasil persentase MPR yaitu kategori patuh (10.6%) dan tidak patuh (89.4%).

FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR DARI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)

RAUDATUL JANNAH
· Thesis · Open Access

Kebersihan merupakan sesuatu hal yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk menjaga kebersihan yaitu dengan menggunakan sabun saat mandi. Sabun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sabun padat dan sabun cair. Sabun cair memiliki kelebihan yang lebih banyak dari sabun padat. Minyak atsiri daun jeruk nipis bisa digunakan secara efektif dalam formulasi sediaan sabun mandi cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi uji sifat fisik formulasi sediaan sabun mandi cair dari minyak atsiri daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang memenuhi standar SNI 06-4085-1996. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental. Sabun mandi cair dibuat dengan variasi BHT sebagai antioksidan, pada formulasi 1 (0,02 g BHT) dan formulasi 2 (0,1 g BHT). Pengujian fisik meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji bobot jenis dan uji alkali bebas. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Normalitas Shapiro Wilk dan uji Mann-Whitney Test. Berdasarkan penelitian uji sifat fisik sabun cair dari minyak atsiri daun jeruk nipis yang sudah dilakukan, didapatkan hasil uji organoleptis yaitu formulasi 1 dan 2 berbau khas serta berbentuk cairan kental. Uji homogenitas yang dihasilkan berupa cairan yang homogen tidak terdapat butiran. Nilai uji pH yang dihasilkan yaitu sebesar 8,11 – 11,96, hasil tersebut menunjukkan bahwa pada uji pH tidak memenuhi standar SNI 06-4085-1996. Uji bobot jenis yang dihasilkan seberat 1,02 g/ml dan uji alkali bebas yang dihasilkan yaitu 0,02%, 0,03% dan 0,04%. Hasil pada uji bobot jenis dan alkali bebas menunjukkan bahwa pada uji tersebut memenuhi standar SNI 06-4085-1996.