Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: Regimen
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN REGIMEN TERAPI DAN PEMBIAYAAN PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD ULIN TAHUN 2022

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kanker payudara merupakan salah satu jenis penyakit ganas dengan angka kejadian yang tinggi baik di Indonesia maupun di dunia, kanker payudara sendiri merupakan pembunuh nomor satu di Indonesia. Kemoterapi adalah obat-obatan sitostatik yang bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker atau bahkan dapat melenyapkan sel kanker. Pemberian kemoterapi dalam bentuk regimen juga diharapkan menurunkan resistensi sel kanker terhadap pengobatan. Untuk mencapai tujuan terapi tersebut, digunakan regimen terapi yang bervariasi dan kompleks. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran regimen kemoterapi dan mengetahui pembiayaan obat kemoterapi kanker payudara di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini deskriptif yang bersifat retrospektif yang menjalani kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2022. Penelitian menunjukkan hasil bahwa pasien kanker payudara dengan regimen CAF ( Cyclofosfamid – Andriamicin / Doxorubicin – Fluouracil ) yang diberikan pada hari pertama secara intravena dan sejalan dengan Kemenkes tahun 2017 menyatakan bahwa regimen CAF termasuk regimen first line pada kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan jenis obat kemoterapi kanker payudara dari 335 pasien didapatkan 123 ( 37% ) pasien dengan regimen kombinasi 3 golongan yaitu antrasiklin, antimetabolite dan alkylating agent dengan biaya pengobatan persiklus sebesar Rp.1.550.000. Distribusi Frekuensi regimen kemoterapi yang terbanyak kedua di RSUD Ulin Banjarmasin dari kombinasi 2 obat didapatkan 88 pasien 26,2 % dengan golongan taxane dan alkylating agent. Kombinasi carboplatin dan paclitaxel ditoleransi baik pada pengobatan lini pertama ca mammae metastatik dibandingkan dengan penggunaan carboplatin tunggal.Carboplatin yang dikombinasi dengan paclitaxel menghasilkan penurunan insiden emesis dan neurotoksisitas dibandingkan cisplatin meskipun mengakibatkan masalah myelosuppression yang lebih besar. Dengan biaya pengobatan persiklus sebesar Rp. 1.950.000. Kesimpulan dari penelitian didapatkan dengan regimen didapatkan kombinasi dengan regimen CAF ( Cyclofosfamid – Andriamicin / Doxorubicin – Fluouracil ) didapatkan 123 pasien (37%), dan yang kedua dengan kombinasi taxan dan alkylating agent didapatkan 88 pasien ( 26,2 % ).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail