Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Aktivitas antibakteri
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENELITIAN: AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jerawat (acne vulgaris) disebabkan oleh inflamasi kronik dari unit pilosebasea yang ditandai pembentukan komedo, papul, pustul, nodul yang bisa tumbuh di daerah wajah, punggung, dada, lengan, kaki yang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Tanaman ketepeng cina memiliki potensi sebagai salah satu obat tradisional untuk mengobati infeksi bakteri seperti sifilis, bronkitis dan infeksi jamur seperti panu, kurap, serta infeksi parasit seperti malaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata L) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dan mengetahui perbandingan kekuatan daya hambat berdasarkan statistik. Penelitian ini menguji apakah zat antibakteri yang terdapat dalam ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata L) mempunyai pengaruh pertumbuhan terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan menggunakan populasi ekstrak etanol 96% daun ketepeng cina dan sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsetrasi 40%, 60%, 80%,100% dan kontrol negatif (aquadest steril) serta kontrol positif (klindamisin 10mg/ml). Penelitian menggunakan metode cakram dengan membuat konsentrasi 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil rata-rata zona hambat berturut turut adalah 5,07 mm (sedang); 6,31 mm (sedang); 5,9 mm (sedang) dan 9,13 mm (sedang) sedangkan rata-rata diameter zona hambat kontrol positif (klindamisin 10mg/ml) adalah 30,67 mm (Sangat kuat). Data hasil diameter zona hambat dianalisis dengan menggunakan uji SPSS didapatkan hasil dari ekstrak daun ketepeng cina pada seluruh konsentrasi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna terhadap daya hambat Propionibacterium acnes. Hal ini berarti konsentrasi ekstrak dalam penelitian ini tidak berpengaruh signifikan karena semua konsentrasi memiliki klasifikasi sedang

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN LITERATUR: AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bawang putih (Allium sativum L.) adalah kelompok tanaman yang mengandung banyak nutrisi yang berguna untuk tubuh manusia, yang digunakan sebagai bahan pangan seperti bumbu dapur. Allicinefektif dapat membunuh mikroba, seperti kuman-kuman penyebab infeksi (flu dan demam).Tujuan tinjauan literature ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas antibakteri dari ekstrak bawang putih. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan tinjauan literature dengan sumber data base pencarian artikel didapat dari google scholardan didapatkan sebanyak 6 artikel. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan atau melihat gambaran aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih terhadap berbagai macam bakteri.Berdasarkan hasil tinjauan literatur didapatkan bahwa ekstrak bawang putih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Shigella dysenteriae, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, Sreptococcus Pyogenes, dan Pseudomonans Aeruginosa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail