Abstrak
Kedelai adalah salah satu tanaman pangan penghasil protein nabati yang sangat penting. Salah satu minuman dari olahan kedelai adalah susu kedelai. Susu kedelai adalah minuman olahan berwarna putih seperti susu sapi, tetapi dibuat dari ekstrak kedelai dan diproduksi dengan menggiling biji kedelai yang telah direndam dalam air hasilnya disaring hingga diperoleh susu kedelai. Susu kedelai memiliki kandungan gizi yang salah satunya adalah kalsium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu penyimpanan terhadap kadar kalsium susu kedelai yang dijual di Banjarmasin Tengah. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan metode titrasi permanganometri yang menggunakan kalium permanganat sebagai titran untuk menganalisis kadar kalsium dalam susu kedelai. Susu kedelai disimpan pada suhu dingin (2-8°C), suhu ruang (20-30°C), dan suhu hangat (30-40°C) dengan waktu penyimpanan selama 1 jam di lemari pendingin, suhu ruangan, dan dipanaskan diatas hotplate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kalsium yang didapatkan pada penyimpanan suhu dingin 0,075%, suhu ruang 0,071%, dan suhu hangat 0,065%. Berdasarkan uji statistik terdapat perbedaan pada penyimpanan susu kedelai pada suhu dingin dan suhu hangat