Abstrak
Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter. Obat bebas dikenal juga dengan sebutan obat OTC. Obat bebas terbatas adalah obat yang yang dapat dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun mempunyai peringatan khusus saat menggunakannya. Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah perilaku untuk mengatasi sakit ringan sebelum mencari pertolongan kepada petugas kesehatan Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pegetahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin. Penelitian ini besifat non-eksperimental observasional pengambilan data dilakukan secara prosfektif menggunakan lembar kuesioner. Waktu penelitian pada bulan maret 2021 dan tempat di Stikes ISFI Banjarmasin. Populasi yaitu mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin sebanyak 249 mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 154 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument penelitian adalah Kusioner Tingkat Pengetahuan Obat bebas dan obat bebas terbatas. Hasil tingkat penegtahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin, hasil yangdidapat yaitu; Pengetahuan Baik 101(65,58%) pasien; tingkat Cukup 22(14,28%) pasien; dan tingkat Kurang 31(20,12%) pasien. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat penegtahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin di Nilai Baik