Profil penulis
MUHAMMAD NOFI RAHIM
2 karya publik ditemukan.
2024: 1
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya.Penyimpanan vaksin membutuhkan suatu perhatian khusus karena vaksin merupakan sediaan biologis yang rentan terhadap perubahan temperatur lingkungan, Di dalam Permenkes Nomor 12 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi disebutkan bahwa vaksin merupakan produk biologis yang mudah rusak sehingga harus disimpan pada suhu tertentu, yakni pada suhu 2 sampai 8 °C. Puskesmas bertanggung jawab atas penyimpanan vaksin. Penyimpanan vaksin adalah suatu cara untuk mempertahankan kondisi vaksin tidak rusak sehingga vaksin tetap dalam keadaan baik dengan demikian kualitas vaksin tetap terjamin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penyimpanan sediaan vaksin disaeluruh Puskesmas Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Data yang diambil dilakukan secara prospektif dengan menggunakan lembar checklist. Data hasil penelitian akan ditampilkan secara deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di seluruh Puskesmas Kota Banjarmasin dan dilakukan pada bulan Januari 2024.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Puskesmas Kota Banjarmasin dengan teknik sampling adalah sampel jenuh atau total sampling. Hasil Penelitian ini adalah pengolahan data kesesuaian penyimpanan vaksin di Puskesmas Kota Banjarmasin sudah sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 12 tahun 2017 yaitu indikator Sumber Daya Manusia (SDM) penyimpanan vaksin sebanyak 75% yang artinya dalam kategori Cukup kemudian indikator Fasilitas Sarana dan Prasarana Penyimpanan Vaksin diperoleh sebanyak 65 % yang artinya masuk dalam kategori Baik dan Pengelolaan Penyimpanan vaksin diperoleh sebesar 81 % yang artinya masuk kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hasil dalam kategori baik hanya terdapat pada indikator Fasilitas penyimpanan vaksin dan Pengelolaan penyimpanan vaksin pada puskesmas.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya.Penyimpanan vaksin membutuhkan suatu perhatian khusus karena vaksin merupakan sediaan biologis yang rentan terhadap perubahan temperatur lingkungan, Di dalam Permenkes Nomor 12 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Imunisasi disebutkan bahwa vaksin merupakan produk biologis yang mudah rusak sehingga harus disimpan pada suhu tertentu, yakni pada suhu 2 sampai 8 °C. Puskesmas bertanggung jawab atas penyimpanan vaksin. Penyimpanan vaksin adalah suatu cara untuk mempertahankan kondisi vaksin tidak rusak sehingga vaksin tetap dalam keadaan baik dengan demikian kualitas vaksin tetap terjamin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penyimpanan sediaan vaksin disaeluruh Puskesmas Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional. Data yang diambil dilakukan secara prospektif dengan menggunakan lembar checklist. Data hasil penelitian akan ditampilkan secara deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di seluruh Puskesmas Kota Banjarmasin dan dilakukan pada bulan Januari 2024.Populasi pada penelitian ini adalah seluruh Puskesmas Kota Banjarmasin dengan teknik sampling adalah sampel jenuh atau total sampling. Hasil Penelitian ini adalah pengolahan data kesesuaian penyimpanan vaksin di Puskesmas Kota Banjarmasin sudah sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 12 tahun 2017 yaitu indikator Sumber Daya Manusia (SDM) penyimpanan vaksin sebanyak 75% yang artinya dalam kategori Cukup kemudian indikator Fasilitas Sarana dan Prasarana Penyimpanan Vaksin diperoleh sebanyak 65 % yang artinya masuk dalam kategori Baik dan Pengelolaan Penyimpanan vaksin diperoleh sebesar 81 % yang artinya masuk kategori baik. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hasil dalam kategori baik hanya terdapat pada indikator Fasilitas penyimpanan vaksin dan Pengelolaan penyimpanan vaksin pada puskesmas.