Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ERLINA FITRI

2 karya publik ditemukan.

2024: 1

POLA PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN BPJS DI KLINIK SPESIALIS RAFISA DAHLIA BANJARMASIN PADA TAHUN 2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hipertensi dilaporkan terjadi sekitar 1,28 Miliar pada orang dewasa berusia dari 30 sampai 79 tahun di dunia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kal-Sel kasus hipertensi di Kota Banjarmasin mencapai 57.257 kasus pada tahun 2019. Tingginya angka kejadian hipertensi berdampak terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas masyarakat. Salah satu cara mengontrol hipertensi adalah dengan pemberian terapi farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan penggunaan obat antihipertensi, mengingat penggunaannya cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah desain Cross Sectional dengan pengumpulan data secara retrospektif pada Tahun 2022 di Klinik Spesialis Rafisa Dahlia sebanyak 390 sampel, sampel diambil menggunakan teknik Probability Sampling. Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel persentase (%) dan di kelompokkan menurut karakteristik dan indikator penilaian. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2023. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nama obat yang paling banyak diresepkan adalah Candesartan dengan persentase 26,6%. Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah ARB dengan persentase 26,7%. Potensi obat yang paling diresepkan adalah Amlodipine 10 mg dengan persentase 21,7%

POLA PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN BPJS DI KLINIK SPESIALIS RAFISA DAHLIA BANJARMASIN PADA TAHUN 2022

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi dilaporkan terjadi sekitar 1,28 Miliar pada orang dewasa berusia dari 30 sampai 79 tahun di dunia. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kal-Sel kasus hipertensi di Kota Banjarmasin mencapai 57.257 kasus pada tahun 2019. Tingginya angka kejadian hipertensi berdampak terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas masyarakat. Salah satu cara mengontrol hipertensi adalah dengan pemberian terapi farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan penggunaan obat antihipertensi, mengingat penggunaannya cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah desain Cross Sectional dengan pengumpulan data secara retrospektif pada Tahun 2022 di Klinik Spesialis Rafisa Dahlia sebanyak 390 sampel, sampel diambil menggunakan teknik Probability Sampling. Data disajikan secara deskriptif dalam bentuk tabel persentase (%) dan di kelompokkan menurut karakteristik dan indikator penilaian. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan Maret-Mei 2023. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa nama obat yang paling banyak diresepkan adalah Candesartan dengan persentase 26,6%. Golongan obat yang paling banyak diresepkan adalah ARB dengan persentase 26,7%. Potensi obat yang paling diresepkan adalah Amlodipine 10 mg dengan persentase 21,7%