LISA MAWADDAH
2024 · Book · Open Access
Bau badan atau bromhidrosis merupakan kondisi dimana tubuh mengeluarkan bau tidak sedap akibat adanya bakteri pengurai keringat yang keluar berlebih sehingga dapat menurunkan kepercayan diri seseorang, mengganggu hubungan sosial dan menghambat aktivitas sehari-hari. Aluminium sulfat merupakan garam aluminium yang bersifat antiperspiran dan nilam (Pogostemon cablin Benth) adalah tanaman obat penghasil minyak atsiri yang memiliki aktifitas antibakteri dan berbau wangi, kombinasi keduanya memiliki potensi sebagai sediaan deodoran sehingga dibuat formulasi deodoran krim. Penelitian ini bertujuan mengetahui hasil formulasi sediaan deodoran krim kombinasi aluminium sulfat dan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) dan mengevaluasi hasil uji sifat fisik. Sampel minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) diperoleh dari Lansida Herbal Teknologi Yogyakarta. Formulasi deodoran krim kombinasi aluminium sulfat dibuat dengan tipe emulsi M/A dalam 2 formula dan 2 kontrol menggunakan variasi asam stearat yaitu 14,20 g (F1 & K1) dan 14,70 g (F2 & K2) dan triethanolamine 0,99 g (F1 & K1) dan 9,99 g (F2 & K2). Sediaan deodoran krim dievaluasi uji sifat fisik meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, uji daya tercuci air dan uji tipe emulsi krim. Hasil data dianalisis menggunakan program SPSS 16 pada taraf kepercayaan ɑ = 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi aluminium sulfat dan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) dapat diformulasikan sebagai deodoran krim. Uji sifat fisik formula deodoran krim kombinasi aluminium sulfat dan minyak atsiri nilam (Pogostemon cablin Benth) pada seluruh formula terdapat 4 uji yang memenuhi persyaratan yang baik, yaitu uji homogenitas, uji pH, uji daya tercuci air dan uji tipe emulsi, uji yang tidak memenuhi syarat terdiri dari 3 uji yaitu uji organoleptis, uji daya sebar dan uji daya lekat.
RIFKI KHAIRIL ANAM
2024 · Book · Open Access
Diare merupakan salah satu penyakit utama dan menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat menyebabkan masalah serius didalam kesehatan masyarakat terlebih pada balita. Pengobatan diare dapat dilakukan dengan pemberian berbagai macam obat antidiare salah satunya dalah pemberian obat kombinasi berupa oralit dan zinc. Pemberian oralit untuk mengganti cairan dan elektrolit dalam tubuh yang terbuang saat diare kemudian pemberian zinc bertujuan untuk menggantikan kandungan zinc alami tubuh yang hilang tersebut dan mempercepat penyembuhan diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran tingkat pengetahuan ibu terhadap penggunaan oralit dan zinc pada kasus diare di puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental dengan desain crosssectional. Metode pengambilan data dilakukan secara prosfektif meggunakan lembar kuesioner dan data disajikan secara deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah non-probability sampling yaitu Consecutive sampling dilakukan mulai tanggal 29 Maret-29 April 2023 selama 1 bulan. Sampel pada penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi adalah sebanyak 53 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner yang terdiri dari 6 parameter dengan 12 butir pernyataan. Data yang diperoleh kemudian dilakukan rekapitulasi menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan Ibu tentang penggunaan oralit dan zinc pada kasus diare di Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin didapatkan hasil dengan kategori baik sebanyak 16 responden (30,19%), kategori cukup sebanyak 29 responden (54,72%), kategori kurang sebanyak 8 responden (15,09%). Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan Ibu tentang penggunaan oralit dan zinc dinilai “Cukup”.
PUTRI NUR AZMI
2024 · Book · Open Access
Puskesmas adalah suatu organisasi fungsional yang memiliki peran penting untuk memberikan pelayanan kesehatan perorangan ditingkat pertama. Pengelolaan obat di puskesmas perlu ketelitian dikarenakan pengelolaan obat yang efesien menentukan keberhasilan manajemen di puskesmas secara keseluruhan. Puskesmas Cempaka memiliki kunjungan pasien pada Tahun 2021 sebanyak 43.626 kunjungan ini termasuk yang cukup tinggi. Hal tersebut harus dihubungkan dengan persediaan obat yang juga harus cukup, agar semua pasien yang datang mendapatkan obat sesuai yang diperlukannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui persentase kesesuaian permintaan dengan penerimaan obat serta rata-rata tingkat ketersediaan obat di Puskesmas Cempaka tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat observasional dengan pengambilan data secara Retrospektif . Penelitian dilakukan di Puskesmas Cempaka pada bulan Mei Tahun 2023. Populasi pada penelitian ini adalah LPLPO dengan jumlah 1.607 item menggunakan teknik sampel sampling jenuh, sampel yang digunakan penelitiaan adalah seluruh item obat yang ada di LPLPO sebanyak 382 item obat . Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi pengolahan data dan analisis data dilakukan menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesesuaian permintaan dengan penerimaan obat di Puskesmas Cempaka sebesar 30,99% termasuk dalam kategori tidak sesuai. Tingkat ketersediaan obat dengan kategori kosong 47,90% untuk kategori aman 41,89, kategori berlebih 10,98 dan hasil dari rata-rata tingkat ketersediaan obat sebesar 8,53 bulan masuk dalam kategori kurang.
SYIFA MUZMA MAHARANI
2024 · Book · Open Access
Salmonella typhi merupakan kuman patogen yang menimbulkan demam tifoid, yaitu suatu penyakit infeksi sistemik dengan gambaran demam yang berlangsung lama. Adanya bakteri disertai inflamasi yang dapat merusak usus dan organ-organ hati. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith). Senyawa antibakteri yang terkandung ekstrak daun ramania diantaranya flavanoid, alkaloid, saponin dan terpenoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun ramania terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini merupakan non eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) yang diperoleh dari Pelaihari, Kalimantan Selatan.Metode uji antibakteri menggunakan metode sumuran. Sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50% . Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun ramania (Bouea Macrophylla Griffith) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Diameter rata-rata zona hambat ekstrak etanol daun ramania yang terbentuk pada konsentrasi 10%, 20% 30%, 40% dan 50% berturutturut adalah 7,43 mm (sedang); 7,86 mm (sedang); 8,73 mm (sedang);, 10,38 mm (sedang); 11,21 mm (kuat).
ELVI LESTARI
2024 · Book · Open Access
Infeksi merupakan masalah penting yang banyak dijumpai pada kehidupan sehari-hari. Kasus infeksi disebabkan oleh bakteri dan mikroorganisme yang patogen. Bakteri yang dapat menyebabkan infeksi tersebut salah satunya adalah Staphylococcus aureus. Daun Rambai merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa antibakteri. Senyawa antibakteri yang terkandung dalam daun rambai diantaranya, saponin tanin, flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun rambai terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM). Jenis penelitian ini adalah penelitian non ekperimental. Penelitian ini dilakukan pada bulan April - Mei 2023. Di Laboratorium SITIKES ISFI Banjarmasin. Sampel pada penelitian ini adalah ekstrak daun rambai (Baccaurea motleyana) dengan melakukan skrining fitokimia diantaranya uji alkoloid, saponin, flavonoid, polifenol, tanin. Konsentrasi ekstrak daun rambai 25%, 12,5 %, 6,25 % dan 3,125 %. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode difusi sumuran dengan menggunakan jangka sorong digital. Dari hasil skrining fitokimia di peroleh hasil positif mengandung senyawa pada seluruh uji tersebut. Ekstrak daun rambai (Baccaurea motleyana Mull.Arg) memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus Diameter rata-rata zona hambat ekstrak daun rambai dengan konsentrasi 25% (5,16 mm), 12,5% (3,71 mm) 6,25 % (3,08 mm) dan 3,125% (0 mm). Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai KHM dari ekstrak daun rambai adalah 6,25%.
DEWI SAFITRI
2024 · Book · Open Access
Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan global yang menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian dunia setelah HIV/AIDS. Menurut WHO tahun 2013 menyatakan tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Dengan berbagai upaya pengendalian yang dilakukan, insiden dan kematian akibat tuberkulosis telah menurun. Tuberkulosis masih menjadi salah satu pembunuh utama bagi manusia, jika tidak diobati dengan baik maka penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada hampir setengah kasus selama 5 tahun setelah menderita penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pengambilan ulang obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini adalah merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat crocs sectional untuk melihat kepatuhan pengambilan ulang obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin yang dilakukan di bulan Maret – April 2023. Data hasil penelitian akan ditampilkan dalam bentuk tabel deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrosprektif terhadap resep pasien tuberkulosis selama 6 bulan untuk melihat perilaku pasien dari bulan Januari sampai Juni 2022 terhadap 32 pasien, dengan menggunakan analisis data metode Medication Possesion Ratio (MPR). Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2022. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Pekauman Banjarmasin terhadap pasien tuberkulosis. Berdasarkan hasil penelitian adalah kepatuhan pengambilan ulang obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin dengan kategori patuh sebanyak 23 (72%), dan kategori tidak patuh sebanyak 9 (28%)
AMANDA RISKA NUR ASMI
2024 · Book · Open Access
Tumbuhan dadangkak (Hydrolea spinosa L.) merupakan tumbuhan daerah Kalimantan Selatan yang dimanfaatkan secara tradisional. Tumbuhan dadangkak memiliki senyawa metabolit sekunder seperti fenol, flavonoid, alkaloid dan tanin. Daun dadangkak memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 41,84 μg/mL berpotensi dikembangkan menjadi sediaan farmasi. Salah satu sediaan farmasi yang mudah penggunaannya yaitu krim karena memliki keuntungan diantaranya lebih mudah diaplikasikan, memberikan efek dingin serta mudah dicuci. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji sifat fisik dan formulasi mana yang lebih baik berdasarkan syarat uji sifat fisik krim. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstrak daun dadangkak diformulasikan dalam tipe minyak dalam air (m/a). Sediaan krim dibuat 2 formulasi dengan variasi konsentrasi emulgator asam stearat dan trietanolamin yaitu F1 (3%:12%) dan F2 (4%:18%). Sediaan krim dievaluasi sifat fisik meliputi pemeriksaan organoleptis, uji homogenitas, uji pH, daya sebar, daya lekat dan uji viskositas. Hasil data dianalisis menggunakan program SPSS yaitu dengan uji normalitas dan dilanjutkan ke uji Independent Sample T Test. Berdasarkan hasil penelitian dari dua formulasi didapatkan hasil uji sifat fisik yang memenuhi syarat SNI yaitu uji organoleptis, homogenitas, pH dan daya sebar. Uji yang tidak memenuhi syarat yaitu uji daya lekat dan viskositas. Berdasarkan hasil uji sifat fisik krim formula 1 lebih baik dibandingkan formula 2 karena formula 1 memiliki hasil uji daya sebar yang lebih besar diameternya dibandingkan formula 2. Pada hasil uji statistik didapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara formula 1 dan formula 2.
ARDHEA REGITA CAHYANI
2024 · Book · Open Access
Diabetes Mellitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin adalah kota dengan jumlah penderita DM terbanyak dengan jumlah 43.041 orang pada tahun 2020. Demi mencapai tujuan agar kadar gula darah selalu berada pada batas nilai normal maka pasien diabetes mellitus harus patuh minum obat sesuai dengan yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran demografi, gambaran kepatuhan minum obat, dan mengetahui ada korelasi antara demografi dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus di Apotek Appo Farma Banjarmasin. Penelitian ini adalah penelitian observasional dalam bentuk cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik consecutive sampling sampai periode penelitian yang telah ditetapkan. Sampel yang didapat dari penelitian ini sebanyak 25 responden. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner MARS. Data hasil penelitian dianalisis dengan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran demografi pasien diabetes mellitus didominasi oleh perempuan sebanyak 13 sampel (52,0%), umur didominasi paling banyak oleh kategori 56-65 tahun sebanyak 18 sampel (72,0%), tingkat pendidikan didominasi oleh kategori SMA/sederajat sebanyak 15 sampel (60,0%), pekerjaan didominasi oleh kategori tidak bekerja sebanyak 8 sampel (32,0%). Gambaran kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus didominasi dengan tingkat kepatuhan tinggi sebanyak 21 sampel (84,0%). Tidak ditemukan adanya korelasi yang signifikan (p>0,05) antara karakteristik demografi umur dan tingkat pendidikan dengan tingkat kepatuhan minum obat pasien diabetes mellitus di Apotek Appo Farma Banjarmasin
ALYAA RAHMA
2024 · Book · Open Access
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di ruang Farmasi Puskesmas Perawatan Berangas Kabupaten Barito Kuala yang meliputi 5 Dimensi yaitu Responsiveness (Daya Tanggap), Empathy (Empati), Reliability (Kehandalan), Assurance (Jaminan), dan Tangibles (Berwujud). Jenis penelitian yang dilakukan secara observatif yang bersifat cross sectional dimana data yang diambil secara prospektif. Populasi pasien yang datang berobat ke Puskesmas Perawatan Berangas Kabupaten Barito Kuala pada bulan Maret hingga April 2022 di ruang farmasi Puskesmas Perawatan Berangas Kabupaten Barito Kuala. Jumlah sampel dihitung dengan menggunakan rumus slovin dengan minimal sampel 269 responden. Adapun kriteria inklusi adalah pasien yang bersedia untuk menjadi responden, pasien yang mendapatkan pelayanan kefarmasian dalam kurun waktu penelitian, dan pasien yang berusia 18- 55 tahun. Data yang diambil menggunakan lembar kuisoner, lalu data diolah kedalam tabel data microsoft excel. Berdasarkan penelitian pelayanan kefarmasian mencakup 5 Dimensi terhadap 269 responden di Puskesmas Perawatan Berangas, didapat kepuasan terbesar adalah Reliability (Kehandalan) sebesar 82,15%, Empathy (Empati) sebesar 81,87%, Assurance (Jaminan) sebesar 81,59%, Tangibles (Berwujud) sebesar 80,25%, dan Responsiveness (Daya Tanggap) sebesar 78,19%.
ALMAIDA HERLIANI
2024 · Book · Open Access
Pandemi covid-19 memicu terjadinya dampak langsung kepada jutaan bahkan seluruh masyrakat didunia, akibatnya diberlakukan protokol Kesehatan dan pembatasan sosial. Vaksinasi salah satu proses yang efektif dan ekonomis untuk mencegah penularan covid-19, tetapi program vaksinasi ini banyak sekali mengalami hambatan seperti penolakan dari masyarakat. Banyak kelompok masyarakat yang mempertanyakan mengenai kualitas vaksin yang disuntikkan dan dampak dari penyuntikan vaksin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap vaksin covid-19 diwilayah dusun tanjung kelanis kecamatan mantangai kabupaten Kapuas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah non eksperimental menggunakan rancangan penelitian secara cross sectional. Data pada penelitian ini bersifat prosfektif dan pengambilan sampel menggunakan Teknik random sampling dengan jumlah responden sebanyak 156 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan lembar kuisioner yang berisi 19 pertanyaan yang sudah dinyatakan valid dan reliabel dan data dianalisis menggunakan microscoft excel untuk melihat rata-rata presentase tingkat pengetahuan masyarakat. Berdasarkan data pengukuran tingkat pengetahuan vaksin covid-19 diwilayah dusun tanjung kelanis rata-rata tingkat pengetahuan masyarakat didapatkan hasil (57,95%) masuk dalam kategori kurang.
AULIA SARI
2024 · Book · Open Access
Kualitas hidup merupakan sasaran utama ingin dicapai pada bidang pembangunan kesejahteran kesehatan. Kualitas hidup berkaitan dengan tujuan, harapan, standar dan kepedulian selama hidupnya. Keberhasilan pengobatan diharapkan berpengaruh terhadap kualitas hidup sehingga kesejahteraan dapat tercapai. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien hipertensi dengan menggunakan Metode EQ-5D di Apotek X Kelurahan Sungai Miai Banjarmasin. Penelitian ini bersifat non eksperimental (observasional). Desain penelitian ini berdasarkan pada studi Cross Sectional. Tempat penelitian dilakukan di Apotek X Kelurahan Sungai Miai Banjarmasin dan waktu penelitian pada bulan Februari sampai dengan Maret 2022. Populasi dan sampel pada penelitian yaitu pasien Hipertensi dengan sampel sebanyak 46 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, 13 pasien tidak memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan 5 pasien menolak menjadi responden, dengan teknik Consecutive Sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan kuesioner kualitas hidup EQ-5D dan pengolahan data menggunakan kalkulator EQ-5D. Hasil gambaran tingkat kualitas hidup di Apotek X kelurahan Sungai Miai Banjarmasin dengan tingkat kualitas hidup baik sebanyak 14(30,43%) dan kualitas hidup buruk sebanyak 32 (69,56%).
RINA ISTIANA
2024 · Book · Open Access
Demam tifoid merupakan salah satu penyakit infeksi akut pada usus halus yang masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang, khususnya di Indonesia. Demam tifoid masih tergolong tinggi, bahkan menempati urutan ketiga di dunia. Penyebab demam tifoid yaitu infeksi bakteri Salmonella typhi. Salah satu tumbuhan yang memiliki aktivitas antibakteri adalah daun sungkai (Peronema canescens Jack). Senyawa antibakteri yang terkandung dalam daun sungkai diantaranya flavonoid dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sungkai terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Jenis penelitian ini merupakan non eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah daun sungkai (Peronema canescens Jack) yang diperoleh dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Proses pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Rendemen hasil ekstraksi diperoleh sebanyak 16,79%. Metode uji antibakteri menggunakan metode sumuran. Sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsentrasi 5%, 7,5%, 10% dan 12,5% dan kontrol negatif (aquadest steril). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sungkai (Peronema canescens Jack) memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi. Diameter rata-rata zona hambat ekstrak etanol daun sungkai yang terbentuk pada konsentrasi 5%, 7,5%, 10% dan 12,5% dan kontrol negatif (aquadest) berturut-turut adalah 10,0 mm (sedang); 11,0 mm (kuat); 11,8 mm (kuat); 12,9 mm (kuat); 0 mm (tidak ada).
DESSY NURJANNAH
2024 · Book · Open Access
Bunga rosella mengandung senyawa bioaktif dengan kadar antosianin yang tinggi. Antosianin termasuk golongan senyawa flavonoid yang dapat berperan sebagai antioksidan alami dan mampu menghambat radikal bebas. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukan review artikel mengenai Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Kelopak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L) dengan berbagai macam metode ekstraksi. Tujuan dari review artikel ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L). Pada penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur. Strategi yang digunakan untuk pengumpulan data adalah pencarian basis data online di GoogleScholar, dan Science Direct dengan kata kunci yang ditetapkan. Jurnal atau artikel yang dipilih harus memenuhi kriteria inklusi antara lain, terakreditasi sinta dan scopus, diterbitkan tahun 2010-2021 dan mencantumkan ekstrak, metode dan nilai IC50. Jurnal dan artikel yang didapatkan dianalisis dengan melakukan perbandingan terhadap setiap artikel dan jurnal. Pada hasil tinjauan literatur didapatkan dari 6 artikel terdapat 5 artikel menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L) yang sangat kuat dan 1 artikel menjelaskan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L) yang kuat. Berdasarkan literatur aktivitas antioksidan ekstrak bunga rosella diketahui dapat menjadi sumber referensi yang dapat dikembangkan peneliti-peneliti lain, khususnya dalam membuat formulasi sediaan farmasi dan dapat lebih bermanfaat dalam perkembangan ilmu pengetahuan dibidang kesehatan.
MUFIDAH
2024 · Book · Open Access
Program Rujuk Balik (PRB) adalah salah satu program unggulan BPJS untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan kepada peserta penderita penyakit kronis, seperti penyakit diabetes melitus. Kepatuhan minum obat digolongkan menjadi tiga macam. Salah satunya adalah tidak menebus resep ulang (refills not obtained). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengambilan resep ulang obat oral pada pasien diabetes melitus yang mengikuti program rujuk balik di Apotek Medika. Penelitian ini dilakukan di Apotek Medika. Sampel pada penelitian ini adalah lembar resep yang diambil secara retrospektif. Teknik pengambil sampel pada penelitian ini digunakan purposive sampling, alat yang digunakan adalah lembar pengumpulan data dengan metode Medication Poossesion Ratio (MPR). Hasil penelitian menunjukan tingkat kepatuhan pengambilan obat ulang pasien BPJS yang mengikuti Program Rujuk Balik (PRB) di Apotek Medika termasuk ke daalam kategori patuh untuk periode 3 bulan (88,31%) dan tidak patuh untuk periode 6 bulan ( 65,63%)
RAHMANI TRI HIDAYATI
2024 · Book · Open Access
Dunia kesehatan saat ini sedang diresahkan dengan kemunculan virus baru yang berasal dari kota Wuhan, China yaitu Corona Virus Disease-19 atau Covid-19. Virus ini telah menginfeksi 210 negara pada april 2020 dan telah menjadi perhatian para ilmuwan serta masyarakat umum. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin tentang Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dalam bentuk googleform. Penelitian dilakukan di STIKES ISFI Banjarmasin pada bulan Mei 2021. Populasi adalah mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin sebanyak 249 mahasiswa dan sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa yang bersedia mengisi kuesioner Tingkat Pengetahuan Mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin sebanyak 140 mahasiswa. Metode sampling menggunakan accidental sampling. Data hasil penelitian didistribusikan menjadi persentase kategori tingkat pengetahuan baik, cukup, dan kurang. Tingkat pengetahuan mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin tentang Covid-19 sampel penelitian didominasi oleh tingkat pengetahuan baik sejumlah 114 responden (81,4%), tingkat pengetahuan cukup sejumlah 23 responden (16,4%), dan tingkat pengetahuan kurang sejumlah 3 responden (2,1%)
ADITYA OLGA NANDA SAPUTRI
2024 · Book · Open Access
Jerawat (acne vulgaris) disebabkan oleh inflamasi kronik dari unit pilosebasea yang ditandai pembentukan komedo, papul, pustul, nodul yang bisa tumbuh di daerah wajah, punggung, dada, lengan, kaki yang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Tanaman ketepeng cina memiliki potensi sebagai salah satu obat tradisional untuk mengobati infeksi bakteri seperti sifilis, bronkitis dan infeksi jamur seperti panu, kurap, serta infeksi parasit seperti malaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata L) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dan mengetahui perbandingan kekuatan daya hambat berdasarkan statistik. Penelitian ini menguji apakah zat antibakteri yang terdapat dalam ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata L) mempunyai pengaruh pertumbuhan terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan menggunakan populasi ekstrak etanol 96% daun ketepeng cina dan sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsetrasi 40%, 60%, 80%,100% dan kontrol negatif (aquadest steril) serta kontrol positif (klindamisin 10mg/ml). Penelitian menggunakan metode cakram dengan membuat konsentrasi 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil rata-rata zona hambat berturut turut adalah 5,07 mm (sedang); 6,31 mm (sedang); 5,9 mm (sedang) dan 9,13 mm (sedang) sedangkan rata-rata diameter zona hambat kontrol positif (klindamisin 10mg/ml) adalah 30,67 mm (Sangat kuat). Data hasil diameter zona hambat dianalisis dengan menggunakan uji SPSS didapatkan hasil dari ekstrak daun ketepeng cina pada seluruh konsentrasi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna terhadap daya hambat Propionibacterium acnes. Hal ini berarti konsentrasi ekstrak dalam penelitian ini tidak berpengaruh signifikan karena semua konsentrasi memiliki klasifikasi sedang
USWATUN HASANAH
2024 · Book · Open Access
Antibiotik merupakan salah satu obat yang harus digunakan dengan tepat, sesuai dengan Permenkes RI Nomor 949/Menkes/Per/VI/2000 tentang penggolongan obat, antibiotik merupakan obat keras yang hanya bisa diperoleh dengan menggunakan resep dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat mengakibatkan resistensi yang sangat merugikan salah satunya disebabkan dengan penggunakan tanpa resep dokter. Penelitian tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik tanpa resep di apotek. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis beberapa literatur artikel penelitian yang dilakukan pada tempat yang berbeda, yang didapat dari pencarian google scholar dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, menggunakan kata kunci pengetahuan, antibiotik tanpa resep, dan apotek didapat 5 artikel literatur. Hasil tinjauan literatur dari 5 artikel ini pasien memiliki tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik dengan kategori baik (23%), kategori sedang (32%) dan kategori kurang (45%), sehingga kesimpulan yang diperoleh hasil pengetahuan pasien tentang antibiotik masih kurang.
RIZKA
2024 · Book · Open Access
Diabetes melitus merupakan penyakit kronik dan progresif yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dan membutuhkan perawatan yang berkelanjutan. Kepatuhan minum obat dapat saat menebus resep pertama kali setelah didiagnosa oleh dokter dan mendapatkan resep pertama kali. Kepatuhan menebus ulang resep dapat diukur dengan metode Medication Possetion Ratio (MPR). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan menebus ulang resep (Refill Adherence) pasien diabetes melitus di Apotek Al Kurba Nur. Metode penelitian ini adalah non eksperimental yang bersifat observasional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu semua populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di jadikan sampel. Waktu penelitian pada bulan Januari 2021, tempat di Apotek Al Kurba Nur Banjarmasin. Pengumpulan data pada bulan Juli-Desember tahun 2019 yang dilakukan. Pengolahan data yang diperoleh dari penelitian ini diolah secara observasi. Hasil kepatuhan menebus obat di Apotek Al Kurba Nur Banjarmasin menunjukkan bahwa 56 pasien (98,25%) tergolong kedalam kategori tidak patuh untuk menebus resep ulang (Refill Adherence), hanya 1 pasien (1,75%) yang patuh untuk menebus resep ulang selama 6 bulan.
ASMIATI NURUL HIKMAH
2024 · Book · Open Access
Zingiberaceae secara umum dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman jahe-jahean. Masyarakat dari berbagai etnis telah memanfaatkan suku Zingiberaceae sebagai bahan obat tradisional. Adapun bagian yang digunakan sebagai bahan obat sebagian besar adalah rhizome dari tanaman tersebut. Zingiberaceae banyak di manfaatkan karena kandungan tanaman ini dapat sebagai Larvasida Aedes Aegypti. Aedes Aegypti adalah nyamuk yang sering menyebabkan banyak penyakit salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD). Tujuan tinjauan literatur ini untuk Mengetahui potensi bahan alam keluarga zinggiberaceae sebagai larvasida nyamuk Aedes Aygypti. Penelusuran artikel menggunakan kata kunci di google scholar dan didapatkan keenam artikel hasil penelitian yang memenuhi kriteria untuk dilakukan tinjauan literatur. Artikel-artikel yang digunakan dalam tinjauan litertur ini adalah dari artikel primer dari nasional dan internasional. Hasil yang diperoleh pada setiap artikel menunjukan bahwa adanya potensi keluarga zingiberaceae terhadap larvasida nyamuk Aedes Aygypti. Berdasarkan dari keenam jurnal tersebut tanaman yang berpotensi sebagai larvasida keluarga Zingiberaceae yang berpotensi sebagai larvasida yaitu Ekstrak Rimpang Bangle(Zingiber montanum Rhizome), Ekstrak Lengkuas (Alpinia galanga), Minyak Atsiri Jahe (Zingiber officinale Roxb), Minyak Atsiri Temu Mangga (Curcuma mangga,Val), Air Perasan Jahe Merah (Zingiberaceae officinale Rosc) dan Minyak Atsiri Rimpang Temu Kunci (Boensenbergia pandurata).
AHMAD REJANA
2024 · Book · Open Access
Indonesia merupakan negara penghasil utama minyak atsiri seperti minyak sereh, minyak cengkeh, minyak kenanga, minyak akar wangi, minyak cendana, dan minyak nilam. Cymbopogon nardus (L) Rendle memiliki komponen minyak esensial yang paling penting yaitu geraniol dan sitronelal. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui kadar geraniol dan sitronelal dari tanaman sereh wangi. Metode penelusuran menggunakan kata kunci Cymbopogon nardus,kadar, Geraniol,Sitronelal dicari artikel pada https://scholar.google.com/ di skrining kembali sehingga didapatkan 6 artikel,Semua artikel tersebut merupakan jurnal ilmiah nasional 3 dan internasional 3 yang terbit pada tahun 2010-2019. Hasil dari tinjauan literatur ini, semua menggunakan metode destilasi uap untuk mendapatkan minyak atsiri sereh wangi. Instrumen yang digunakan adalah GC-MS didapatkan hasil kadar geraniol dan sitronelal dengan persentase terbesar yaitu geraniol 60,6% dan sitronelal sebesar 5,8%.