Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

310 item publik

Publikasi

Halaman 11 dari 16

UJI KANDUNGAN KLORIDA DAN KESADAHAN TOTAL AIR MINUM ISI ULANG METODE VOLUMETRI

ANSI PRALYA ANTONIUS
2024 · Book · Open Access

Air minum isi ulang merupakan jenis air minum yang dapat langsung dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 syarat yang harus dipenuhi dalam kualitas air minum dengan parameter kimiawi adalah klorida dengan nilai tidak lebih dari 250 mg/L dan kesadahan total tidak lebih dari 500 mg/L. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai klorida dan kesadahan total air minum isi ulang yang dijual di Jalan Rawasari, Kelurahan Teluk Dalam, Kota Banjarmasin serta kesesuaian dengan parameter kimiawi standar Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010. Metode penelitian dilakukan secara non eksperimental yaitu pemeriksaan kadar klorida dan kadar kesadahan total yang dilakukan secara analisis volumetri terdiri dari titrasi argentometri dan titrasi kompleksometri. Hasil penelitian dari keempat sampel air minum isi ulang yang diperiksa pada tanggal 14 April 2022 adalah kadar klorida sampel (1) 107,00 mg/L, sampel (2) 96,66 mg/L, sampel (3) 102,33 mg/L dan sampel (4) 98,66 mg/L serta kadar kesadahan total sampel (1) 113,33 mg/L, sampel (2) 52,00 mg/L, sampel (3) 96,00 mg/L dan sampel (4) 118,66 mg/L. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa keempat sampel air minum isi ulang yang dijual di Jalan Rawasari, Kelurahan Teluk Dalam, Kota Banjarmasin memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 parameter kimiawi untuk kadar klorida dan kesadahan total.

KESESUAIAN PERESEPAN OBAT TERHADAP FORMULARIUM NASIONAL PADA PASIEN BPJS DI APOTEK K-24 BANUA ANYAR BANJARMASIN

NURIL AINA
2024 · Book · Open Access

Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Pelayanan Kefarmasian salah satunya yaitu pelayanan resep. Jaminan Kesehatan adalah jaminan berupa perlindungan kesehatan agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan yang diberikan kepada setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayar oleh pemerintah. Ketidaksesuaian penulisan resep terhadap Formularium Nasional akan akan mempengaruhi mutu pelayanan apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian peresepan obat terhadap Formularium Nasional pada pasien BPJS berdasarkan tingkat kesesuaian terhadap lembar resep dan berdasarkan tingkat kesesuaian terhadap jumlah item obat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif non-eksperimental dengan rancangan penelitian deskritif. Tempat penelitian dilaksanakan di Apotek K-24 Banua Anyar kota Banjarmasin. Data dikumpulkan secara retrospectifobservasional. Yaitu pada bulan Januari–Desember tahun 2021, sampel dalam penelitian ini berjumlah 333 lembar resep yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang telah diambil dengan teknik propotional random sampling. kesesuaian peresepan obat dilakukan dengan membandingkan data dengan Formularium Nasional 2021. Hasil penelitian menunjukkan resep yang memiliki kesesuaian dengan Formularium nasional sebanyak 59,45 % atau sebanyak 198 lembar resep dengan ketidaksesuaian lembar resep sebanyak 40,55% atau sebanyak 135 lembar dan item obat yang memiiki kesesuaian sebesar 81,53 % atau 657 item obat dengan ketidaksesuaian item obat sebanyak 18,49% atau sebayak 149 item obat. Indikator ketidaksesuaian berdasarkan nama obat sebanyak 97,99%, potensi sebanyak 0,67%, dan bentuk sediaan sebanyak 1,34%.

FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK DAUN SUNGKAI (Peronema canescens Jack)

TESYA AMELIA
2024 · Book · Open Access

Daun sungkai mengandung senyawa fenolik, tannin, alkaloid, steroid, saponin dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Daun sungkai dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun cair berdasarkan kandungannya tersebut. Sediaan sabun cair lebih praktis dibanding sabun dalam bentuk padat, mudah digunakan, dibawa, disimpan, dan tidak mudah rusak atau kotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji sifat fisik sabun cair yang memenuhi syarat SNI 06-4085-1996. Daun sungkai diperoleh di kabupaten Hulu Sungai Tengah lalu dibuat ekstrak dengan metode maserasi, kemudian diformulasikan menjadi sediaan sabun cair. Jenis penelitian ini adalah eksperimental. Sabun cair dibuat dengan variasi KOH dan Minyak Zaitun sebagai alkali dan asam lemak menjadi 2 kontrol dan 2 formula. Sifat fisik sediaan sabun cair diuji meliputi uji organoleptis, uji pH, uji stabilitas busa, uji alkali bebas dan uji bobot jenis. Berdasarkan penelitian uji sifat fisik sabun mandi cair ekstrak daun sungkai semua formula memenuhi persyaratan SNI 06-4086-1996 yaitu uji organoleptis, uji pH, uji stabilitas busa, uji alkali bebas dan uji bobot jenis. Didapatkan hasil formula 1 yang lebih baik dari uji stabilitas busa dan uji alkali bebas.

TINGKAT PENEGETAHUAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS KURIPAN KABUPATEN BARITO KUALA

ERMA SARI
2024 · Book · Open Access

Pelayanan kefarmasian merupakan suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi. pelayanan ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah dan menyelesaikan masalah obat serta masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Untuk menjamin pelayanan kefarmasian yang sesuai standar tersebut, termasuk pelayanan dilakukan di puskesmas, maka diperlukan monitoring dan evaluasi mutu pelayanan. Kualitas pelayanan di puskesmas dapat dinilai dengan survei kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kuripan Kabupaten Barito Kuala. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan metode Purposive sampling, dengan jumlah sampel yang diambil atau diteliti sebanyak 85 responden dengan kriteria inklusi dan eksklusi, sampel pada penelitian ini merupakanpasien yang menerima pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kuripan Kabupaten Barito Kuala. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei 2022 dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepuasan pasien yaitu sebanyak 73 responden (85,89%) sangat puas dan 12 responden (14,11 %) puas, dengan nilai ratarata 87,58% kategori sangat puas.

GAMBARAN BIAYA PASIEN COVID-19 DI RSUD ULIN BANJARMASIN

PUTRI RAHAYU
2024 · Book · Open Access

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) adalah infeksi saluran pernapasan dengan gejala seperti sakit flu yang dapat menular melalui percikan batuk/bersin (droplet). Corona Virus Disease (Covid-19) ditetapkan sebagai penyakit infeksi emerging yang menimbulkan wabah dan menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Wabah Covid-19 tidak hanya menimbulkan kematian, tapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar dan menimbulkan keresahan masyarakat, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rata-rata gambaran biaya pasien Covid-19 rawat inap di RSUD Ulin Banjarmasin periode 2021. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode penelitian observasi. Data diambil secara retrospektif yaitu penelitian dengan menggunakan data tahun 2021 untuk mengetahui tentang gambaran biaya pasien Covid-19 di RSUD Ulin Banjarmasin. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh biaya pasien Covid-19 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 374 pasien. Alat dan pengukuran sampel menggunakan lembar observasi. Pengolahan data dan analisis data menggunakan Microsoft Excel kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui rata-rata biaya yang akan didapatkan, dilanjutkan dengan penyusunan, dan penyajian data dalam bentuk tabel. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di RSUD Ulin Banjarmasin tentang gambaran biaya pasien Covid-19 rawat inap periode Januari-Desember 2021 dapat disimpulkan bahwa rata-rata biaya pasien Covid-19 per episode perawatan yaitu sebesar Rp. 34.663.494 dengan jumlah sampel 374 episode perawatan.

WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI APOTEK KIMIA FARMA 217 ULIN

MUHAMMAD RAYYAN
2024 · Book · Open Access

Salah satu standar minimal farmasi adalah waktu tunggu pelayanan resep. Lama waktu tunggu pelayanan resep dapat mencerminkan suatu proses kerja dari tenaga farmasi dalam melakukan pelayanan yang disesuaikan dengan situasi danharapan pasien. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untukmengetahui kualitas pelayanan resep obat berdasarkan waktu tunggu di ApotekKimia Farma 217 Ulin. Jenis penelitian yang digunakan adalah secara deskriptif yaitu pengamatansecara langsung di tempat penelitian untuk mendapat data. Sampel penelitianadalah resep racikan dan non racikan. Data yang diperoleh menggunakan lembar Observasi. Populasi pada penelitian ini sebanyak 977 resep dan sampel sebanyak186 sampel. Waktu pengambilan sampel dilakukan di bulan Maret 2022 denganteknik pengambilan sampel yaitu Simple Random Sampling. Pengolahandatamenggunakan lembar observasi atau Lembar Pengumpulan Data dan hasil dari penelitian ini berupa persentase sesuai dan tidak sesuai dengan StandardOperational Procedure. Hasil penelitian yang didapat dari resep racikan yaitu sebanyak 103resepdan non racikan sebanyak 83 resep, yang masing masing persentasenya untukresep racikan yang sesuai sebanyak 96 resep persentase nya 93,2 %danyangtidak sesuai sebanyak 7 resep dengan persentase 6,8 %. Untuk resep non racikanyang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur Nomor : 00106/FAR/SOP/KFA/042020/00 sebanyak 79 resep dengan persentase 95,2%dan yang tidak sesuai sebanyak 4 resep dengan persentase 4,8 %.

TINJAUAN LITERATUR: PROFIL KEJADIAN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN RIWAYAT HIPERTENSI

NUR HIKMAH
2024 · Book · Open Access

Stroke merupakan suatu gangguan fungsional pada pembuluh darah yang terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala klinik baik lokal atau global selama lebih dari 24 jam sehingga dapat menimbulkan kematian akibat dari gangguan peredaran darah di pembuluh darah. Dari keseluruhan stroke yang terjadi, sekitar 87% terdiagnosa stroke iskemik (penyumbatan pada pembuluh darah otak) dan sisanya merupakan stroke hemoragik (pecahnya pembuluh darah).Hipertensi faktor utama yang berkontribusi terhadap kejadian stroke, baik pada stroke iskemik ataupun stroke hemoragik. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian stroke iskemik dengan pasien yang memiliki riwayat hipertensi . Penelitian menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur, dengan menggunakan kata kunci yaitu Kejadian, Stroke iskemik, Pasien Hipertensi yang sumber dari data base pencarian artikel didapatkan dari Google Scholar. Kriteria inklusi pada artikel yang digunakan adalah pasien yang mempunyai riwayat hipertensi, artikel nasional, artikel yang diterbitkan 2010-2020, artikel yang digunakan harus lengkap yang memuat nama peneliti, penerbit, nama artikel, volume, halaman, dan nomor artikel Hasil penelitian Tinjauan Literatur dari 6 artikel yang sudah dipublikasikan tersebut dari data yang diperoleh menyatakan adanya keterkaitan kejadian stroke iskemik pada pasien yang memiliki riwayat hipertensi. . Faktor lain yang menyebabkan stroke iskemik adalah jenis kelamin, pola hidup, jenis pekerjaan, dan lain lain

PENELITIAN: KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT HIGH ALERT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT SUAKA INSAN BANJARMASIN

RAUDAH
2024 · Book · Open Access

Obat High Alert adalah obat yang harus diwaspadai karena sering menyebabkan terjadi kesalahan serius (sentinel event) dan obat yang berisiko tinggi menyebabkan Reaksi Obat yang Tidak Diinginkan (ROTD) (Kemenkes., 2016). Obat-obat ini harus dikelola dengan baik dalam penyimpanan dan pendistribusiannya, karena jika terjadi kesalahan dalam penyimpanan obat dapat mengakibatkan hal yang fatal antara lain bisa mengakibatkan kekeliruan dalam pengambilan obat high alert, dan bisa menimbulkan resiko yang sangat membahayakan bagi keselamatan pasien . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kesesuaian penyimpanan obat high alert berdasarkan SOP di Rumah Sakit Suaka Insan. Jenis penelitian ini adalah non-eksperimental (observasional) yang bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada satu waktu dan satu kali saja secara (crosssectional). Pengambilan data secara prospektif. Penelitia ini dilakukan selama sebulan pada bulan Januari 2021 di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin. Hasil dari penelitian ini didapatkan Persentase kesesuaian penyimpanan seluruh obat high alert untuk semua kategori berdasarkan SOP Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin didepo rawat inap sebanyak 67,35% sedangkan didepo rawat jalan sebanyak 66,39%. Persentase kesesuaian penyimpanan obat high alert masing-masing kategori berdasarkan dengan SOP Rumah Sakit Suaka Insan Banjarmasin untuk kategori Obat Resiko Tinggi didepo rawat inap yang sesuai sebanyak 69,39%, sedangkan untuk kategori Obat Resiko Tinggi didepo rawat jalan yang sesuai sebanyak 51,52%. Untuk kategori Look Alike Sound Alike(LASA) didepo rawat inap yang sesuai sebanyak 64,79%, sedangkan untuk kategori Look Alike Sound Alike (LASA) didepo rawat jalan yang sesuai sebanyak 72,09%, dan untuk kategori Elektrolit Konsentrat Tinggi (hanya ada di instalasi rawat inap) yang sesuai sebanyak 100 %.

TINJAUAN LITERATUR: AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn)

RISA YOLLANDA MUKTI
2024 · Book · Open Access

Bawang putih (Allium sativum L.) adalah kelompok tanaman yang mengandung banyak nutrisi yang berguna untuk tubuh manusia, yang digunakan sebagai bahan pangan seperti bumbu dapur. Allicinefektif dapat membunuh mikroba, seperti kuman-kuman penyebab infeksi (flu dan demam).Tujuan tinjauan literature ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas antibakteri dari ekstrak bawang putih. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan tinjauan literature dengan sumber data base pencarian artikel didapat dari google scholardan didapatkan sebanyak 6 artikel. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan atau melihat gambaran aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih terhadap berbagai macam bakteri.Berdasarkan hasil tinjauan literatur didapatkan bahwa ekstrak bawang putih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Shigella dysenteriae, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, Sreptococcus Pyogenes, dan Pseudomonans Aeruginosa.

PENELITIAN: TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN OBAT BEBAS DAN BEBAS TERBATAS UNTUK SWAMEDIKSI PADA MAHASISWA STIKES ISFI BANJARMASIN

NOVIA AULIA SARI
2024 · Book · Open Access

Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter. Obat bebas dikenal juga dengan sebutan obat OTC. Obat bebas terbatas adalah obat yang yang dapat dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun mempunyai peringatan khusus saat menggunakannya. Swamedikasi atau pengobatan sendiri adalah perilaku untuk mengatasi sakit ringan sebelum mencari pertolongan kepada petugas kesehatan Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pegetahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin. Penelitian ini besifat non-eksperimental observasional pengambilan data dilakukan secara prosfektif menggunakan lembar kuesioner. Waktu penelitian pada bulan maret 2021 dan tempat di Stikes ISFI Banjarmasin. Populasi yaitu mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin sebanyak 249 mahasiswa. Sampel penelitian sebanyak 154 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument penelitian adalah Kusioner Tingkat Pengetahuan Obat bebas dan obat bebas terbatas. Hasil tingkat penegtahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin, hasil yangdidapat yaitu; Pengetahuan Baik 101(65,58%) pasien; tingkat Cukup 22(14,28%) pasien; dan tingkat Kurang 31(20,12%) pasien. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat penegtahuan penggunaan obat bebas dan obat bebas terbatas untuk swamedikasi pada mahasiswa Stikes ISFI Banjarmasin di Nilai Baik

PENELITIAN: KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS PARINGIN

MARINA PRATAMI
2024 · Book · Open Access

Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan memberikan pelayanan pengobatan. Penyimpanan merupakan salah satu kegiatan dari pengelolaan obat yang bertujuan agar mutu sediaan dipertahankan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Kesesuaian usaha untuk melakukan yang sesuai dengan standar atau ketetapan yang berlaku berdasarka peraturan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat berdasarkan SOP di Gudang Farmasi Puskesmas Paringin tahun 2017. Metode penelitian ini yaitu non eksperimental yang bersifat Cross sectional dengan mengumpukan data Primer. Waktu dan tempat dilaksanakan bulan Januari-Maret 2021 dan tempat penelitian di Gudang Farmasi Puskesmas Paringin.Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh penyimpanan obat. Pengolahan data kesesuaian penyimpanan obat yang sesuai dan tidak sesuai berdasarkan SOP Puskesmas Paringin Tahun 2017. Berdasarkan hasil observasil pada penyimpanan obat dipuskesmas maka didapat kesesuaian 100%

TIJAUAN LITERATUR: AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BAWANG HITAM (Allium Sativum L)

MUHAMAD RIZKI
2024 · Book · Open Access

Bawang putih segar mengalami proses pemanasan, berubah menjadi berwarna hitam, bertekstur seperti jelly dan lengket, memiliki rasa lebih manis dan asam dibandingkan bawang putih segar. Selain itu, terjadi perubahan beberapa senyawa bioaktif seperti S-allylcysteine, vitamin, asam fenolik dan flavonoid dalam bawang hitam yang berlangsung selama proses pemanasan. Bawang putih (Allium sativum L.) yang telah mengalami pemanasan menjadi bawang hitam (Black garlic) banyak digunakan sebagai makanan dan rempah rempah serta memiliki berbagai manfaat kesehatan dan sifat antioksidan lebih kuat dibandingkan bawang putih. Metode penelitian dengan pendekatan tinjauan literature dilakukan dengan cara mencari artikel penelitian terkait di google scholar, kata kunci yang digunakan aktivitas antioksidan bawang hitam ditemukan 81 artikel. Sebanyak 70 artikel yang diterbitkan pada tahun 2010 2020 dan artikel yang sesuai dengan judul ada 37 artikel, hingga didapatkan 7 artikel jurnal yang dapat digunakan sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan hasil studi literatur dari 7 artikel yang didapatkan dengan jenis penelitian deskriptif dapat disimpulkan bahwa bawang hitam memiliki aktivitas antioksidan dengan proses fermentasi yang baik pada suhu pemanasan 60 - 70oC dan lama pemeraman yang optimal antara 3 - 30 hari dengan aktivitas antioksidan sangat tinggi.

TINJAUAN LITERATUR: GAMBARAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS

SUSI RAHAYU
2024 · Book · Open Access

Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan yang besar didunia. Tuberkulosis penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberculosis). Kepatuhan minum obat pada pasien TB merupakan suatu indikator keberhasilan yang sangat penting. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur dengan sumber data base pencarian artikel didapat dari google scholar. Kriteria yang digunakan yaitu dengan kriteria inklusi menggunakan intrumen MMAS-8, artikel jurnal, Full-Text, membahas tentang kepatuhan minum obat pada pasien TB paru, artikel tahun 20 0-2020 dan tidak memuat penulis yang sama. Analisis data dilakukan dengan melihat 6 artikel untuk melihat kepatuhan minum obat. Berdasarkan hasil gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien TB Paru di Puskesmas maka dapat disimpulkan berdasarkan persentase tingkat kepatuhan tinggi sebesar 56,46 , kepatuhan sedang 26,35 , dan kepatuhan rendah 7, 8 .

POLA PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN LANSIA DI UPT PUSKESMAS RAWAT INAP ALABIO

PAULINA AZIMA
2024 · Book · Open Access

Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi abnormal dan diukur paling tidak pada kesempatan yang berbeda. Seseorang dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya lebih tinggi dari 140/90 mmHg. Hipertensi juga banyak di alami oleh lansia (≥60 tahun ke atas ). Tujuan peneliatian untuk mengetahui pola penggunaan obat antihipertensi tingkat 1 pada pasien lansia di UPT Puskemas Rawat Inap Alabio periode 2021. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental yang bersifat deskriptif yang dilakukan secara retrospektif. Instrumen penelitian menggunakan lembar obsevasi. Kriteria inklusi yaitu pasien dengan ≥60 tahun ke atas dan resep lengkap. Populaasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh resep berwarna merah muda pasien lansia hipertensi yang ada di UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio pada tahun 2021 sebanyak 388 resep dengan teknik pengambilan sampel dengan metode sampling jenuh, yaitu semua yang ada pada populasi dijadikan sampel dalam penelitian Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pola penggunaan obat antihipertensi pada pasien lansia di UPT Puskesmas Rawat Inap Alabio dengan penggobatan paling banyak adalah amlodipine 10 mg sebanyak 248 (63,9 %) dan golongan Calcium Channel Blocker (CCB) paling banyak digunakan sebanyak 367 (94,5%). Dengan frekuensi obat 1 kali sehari 1 tablet sebanyak 367 (94,5%) dan waktu penggunaan malam sebanyak 367 (94,5%).

PROFIL PENGGUNAAN OBAT KARDIOVASKULAR DI APOTEK ALUNA FARMA KANDANGAN

DWI ARNI
2024 · Book · Open Access

Penyakit jantung adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarakan gangguan terhadap fungsi kerja jantung mengganggu sistem kardiovaskular. Pemilihan jenis obat akan sangat menentukan kualitas penggunaan obat dalam pemilihan terapi, berbagai pilihan obat saat ini tersedia sehingga diperlukan pertimbangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penggunaan obat kardiovaskular di Apotek Aluna Farma Kandangan Tahun 2021. Penelitian ini adalah non eksperimental dengan mengambil data dari resep dan rekam medis pasien kardiovaskular secara retrospektif. Waktu dan tempat penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2022, di Apotek Aluna Farma Kandangan. Populasi seluruh resep yang masuk dan sampel yang didapatkan dari penelitian ini sebanyak 324 lembar resep dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi. Data diolah dalam Microsof Excel kemudian disajikan dalam tabel bentuk persentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa obat yang diresepkan pada pasien kardiovaskular kebanyakan secara kombinasi yaitu sebanyak 298 resep (91,98%) dan terapi tunggal sebanyak sebanyak 26 resep (8,02%). Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah anti platelet sebanyak 270 (20,44%). Jenis obat yang paling banyak digunakan adalah clopidogrel 75 mg sebanyak 246 (18,62%). Frekuensi penggunaan obat terbanyak adalah 1x1 tablet sehari sebanyak 812 (61,46%).

PENELITIAN: FORMULASI DAN EVALUASI GEL HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN RAMBAI (Beccaurea Motleyana)

FI'LIYATUL IHSAN
2024 · Book · Open Access

Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun rambai (beccaurea motleyana ), daunnya digunakan untuk mengobati penyakit cacar, obat diare dan mengobati luka memar dikulit. Daun Rambai (Beccaurea Motleyana) mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tanin yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Berdasarkan senyawa yang dimiliki daun rambai dapat di manfaatkan sebagai antiseptik tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Formulasi dan Evaluasi Gel Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Rambai (Beccaurea Motleyana) dengan berbasis Carbomer 940. Gel hand sanitizer di uji sifat fisiknya, meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH dan uji daya sebar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dilakukan terhadap ketiga formulasi diantaranya uji organoleptis (berwarna coklat, bau yang dihasilkan bau khas ekstrak yang kuat dan bau khas ekstrak yang kurang kuat, menghasilkan gel yang agak encer dan yang agak padat, mudah saat dioleskan ketangan) uji homogenitas dengan hasil tidak ada yang homogen, uji pH dengan nilai 7, 6, 5. Dan uji daya sebar dengan daya sebar yang tidak sesuai standar. Kesimpulannya berdasarkan hasil penelitian formulasi gel hand sanitizeryang mengandung ekstrak daun rambai sebagai zat aktif antibakteri. Dapat disimpulkan bahwa ketiga formula yang dibuat tidak sesuai standar karena konsentrasi ekstrak yang terlalu banyak, carbomer 940 mempengaruhi evaluasi mutu dari sediaan gel hand Sanitizer.

PENELITIAN: UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN PIDADA MERAH (Sonneratia caseolaris) TERHADAP Candida albicans

NUR AZIZAH
2024 · Book · Open Access

Kandidiasis merupakan suatu penyakit yang banyak menginfeksi manusia dengan gejala bervariasi tergantung bagian tubuh yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menginfeksi pada bagian lipatan kulit (intertriginosa), bagian vagina (vulvovuginitis) ,bagian dalam mulut (thrush), dan bagian kuku (paronikia). Infeksi jamur disebabkan oleh jamur Candida albicans. Pidada merah (Sonneratia caseolaris) mengandung fenol, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid yang memiliki aktivitas terhadap Candida albicans. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Aktivitas Antijamur ekstrak daun Pidada merah terhadap jamur Candida albicans. Daun pidada merah diekstraksi dengan metode meserasi dan etanol 96% sebagai pelarutnya. Metode difusi cakram digunakan untuk uji aktivitas antijamur. penelitian ini menggunakan kelompok perlakuan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 20%,40%,60%,80%,100% dan kontrol positif (ketokonazol 15%) serta kontrol negatif (aquadest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Pidada merah tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans adapun salah satu faktor yang menyebabkan tidak ditemukannya aktivitas antijamur ialah kecilnya jumlah kadar senyawa aktif yang terdapat didalam ekstrak pidada merah

TINJAUAN LITERATUR: POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Anonna muricata L.) TERHADAP Escherichia coli

RIFANI
2024 · Book · Open Access

Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah Sirsak (Anonna muricata L.). Sirsak bisa digunakan secara empiris oleh masyarakat untuk pengobatan, daun sirsak bermanfaat sebagai penurun kadar asam urat dan kadar gula dalam darah. Daun sirsak memiliki senyawa fitokimia berupa tanin, flavonoid, alkaloid, saponin dan terpenoid yang dapat berperan sebagai antibakteri, antidiabetes dan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh hipokolesterolemik, anti karsinogen. Salah satu senyawa daun sirsak adalah tanin bermanfaat sebagai adstringen. Penelitian menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur, dengan menggunakan kata kunci yaitu Daun sirsak (Annona muricata L), Ekstrak, antibakteri, Ecoli dan Zona hambat. yang bersumber dari data base pencarian artikel didapatkan dari Google Scholar Penelusuran artikel dilakukan pada April 2021. Berdasarkan tinjauan literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirsak (Annona nuricata L) berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri E.coli. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ekstrak daun sirsak dengan menggunakan metode maserasi lebih efektif dalam menghambat bakteri E.coli dengan konsentrasi 80.000 ppm dengan hasil zona hambat sebesar 12,75 mm dengan kategori tergolong kuat

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG CARA PENGGUNAAN DAN PENYIMPANAN OBAT TETES MATA DI APOTEK K-24 BANUA ANYAR BANJARMASIN

DIAH LARASYANTI
2024 · Book · Open Access

Mata merupakan organ penglihatan, satu organ vital yang penting nilainya. Infeksi dan iritasi pada mata sering sekali terjadi pada mata, sehingga obat tetes mata sangat diperlukan untuk mengobati. Tetes mata ini memerlukan perhatian yang khusus seperti cara peenggunaan dan penyimpanan, agar dapat digunakan dengan tepat dan mengurangi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasien tentang cara penggunaan dan penyimpanan obat tetes mata di Apotek K-24 Banua Anyar Banjarmasin. Jenis penelitian ini bersifat observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional secara prospektif. Waktu dan tempat penelitian ini dilakukan pada tanggal 20 Februari – 17 April 2022 di Apotek K-24 Banua Anyar Banjarmasin. Populasi pada penelitian ini semua pasien yang membeli obat tetes mata dan sampel sebanyak 138 dengan menggunakan teknik Consecutive sampling. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel dengan instrumen kuesioner. Hasil tingkat pengetahuan pasien tentang cara penggunaan dan penyimpanan obat tetes mata di Apotek K-24 Banua Anyar Banjarmasin berdasarkan tingkat pengetahuan baik sebanyak 68 (49,28%), pengetahuan cukup sebanyak 44 (31,88%) dan pengetahuan kurang sebanyak 26 (18,84%).

PENELITIAN: GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN OBAT GENETIK PADA PASIEN DI APOTEK PIALA BARU KELURAHAN MAWAR KOTA BANJARMASIN

HANA PUSPITASARI
2024 · Book · Open Access

Obat generik zat aktif tertentu dalam suatu obat dan tidak menggunakan merk dagang. Persepsi pasien terhadap pengetahuan tentang obat generik masih tergolong rendah, dan banyak yang meanggap obat generik adalah obat kelas bawah karena harganya yang murah. Pasien pada umumnya beranggapan bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas dan mutu obat generik kurang baik dibandingkan dengan obat paten. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di apotek Piala baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin. Penelitian ini besifat non-eksperimental observasional dengan metode pengambilan data dilakukan secara prosfektif menggunakan lembar kuesioner. Waktu penelitian pada bulan maret 2021 dan tempat di Apotek Piala Baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin. Populasi yaitu pasien yang membeli obat di Apotek Piala Baru sebanyak 82 pasien. Sampel penelitian sebanyak 68 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan data berupa google form menggunakan analisis data dengan parameter berisi Kusioner Tingkat Pengetahuan Obat Generik. Hasil gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di apotek Piala baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin, hasil yang didapat yaitu; Pengetahuan didominasi pengetahuan Baik 40(58,82%); tingkat Sedang 17(25%); dan tingkat Kurang 11(16,18%)