Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

229 item publik

Publikasi

Halaman 4 dari 12

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN OBAT GENERIK PADA PASIEN DI APOTEK AISYAH MEDIKA BANJARMASIN

FITRIA
· Thesis · Open Access

Obat generik memiliki harga yang lebih rendah dari pada obat paten karena obat generik tidak memerlukan biaya dalam penelitian dan tidak memerlukan biaya dalam pematenan obat. Kebanyakan masyarakat percaya bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas. Kurangnya pemahaman pada masyarakat tentang obat generik menjadi faktor yang menyebabkan obat generik di pandang sebelah mata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di Apotek Aisyah Medika Banjarmasin. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah observasional, dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif. Data yang diperoleh akan disajikan secara deskritif. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang membeli obat di Apotek Aisyah Medika Banjarmasin yang memenuhi kriteria dan bersedia untuk mengisi kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling dengan total sampel 310 responden pengambilan data pada bulan Februari-Maret 2023. Pengambilan data penelitian menggunakan lembar kuesioner. Pengolaan data menggunakan Microsoft Excel dan bantuan SPSS kemudian akan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada responden didapatkan hasil dengan kategori pengetahuan baik sebanyak 30 responden (9,7%), kategori cukup sebanyak 139 responden (44,8%), kategori kurang sebanyak 141 responden (45,5%).

KEPATUHAN PENGAMBILAN ULANG OBAT TUBERKULOSIS PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN

DEWI SAFITRI
· Thesis · Open Access

Tuberkulosis merupakan masalah kesehatan global yang menjadi salah satu dari 10 penyebab kematian dunia setelah HIV/AIDS. Menurut WHO tahun 2013 menyatakan tuberkulosis merupakan penyakit yang menjadi perhatian global. Dengan berbagai upaya pengendalian yang dilakukan, insiden dan kematian akibat tuberkulosis telah menurun. Tuberkulosis masih menjadi salah satu pembunuh utama bagi manusia, jika tidak diobati dengan baik maka penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada hampir setengah kasus selama 5 tahun setelah menderita penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pengambilan ulang obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Penelitian ini adalah merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat crocs sectional untuk melihat kepatuhan pengambilan ulang obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin yang dilakukan di bulan Maret – April 2023. Data hasil penelitian akan ditampilkan dalam bentuk tabel deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrosprektif terhadap resep pasien tuberkulosis selama 6 bulan untuk melihat perilaku pasien dari bulan Januari sampai Juni 2022 terhadap 32 pasien, dengan menggunakan analisis data metode Medication Possesion Ratio (MPR). Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2022. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Pekauman Banjarmasin terhadap pasien tuberkulosis. Berdasarkan hasil penelitian adalah kepatuhan pengambilan ulang obat tuberkulosis pada pasien tuberkulosis di Puskesmas Pekauman Banjarmasin dengan kategori patuh sebanyak 23 (72%), dan kategori tidak patuh sebanyak 9 (28%)

UJI AKTIVITAS EKSTRAK DAUN RAMANIA(Bavea macrophylia Grif ith) TERHADAP JAMURcandidaalbicans

ARENDHA SEBASTIAN
· Thesis · Open Access

Tanaman ramania merupakan tanaman lokal khas Kalimantan. Daunramania mengandung senyawa metabolik sekunder yaitu flavonoid, saponindanAlkaloid yang diharapkan dapat menjadi salah satu penghambat pertumbuhanjamur Candida albicans. penggunaan obat anti jamur yang tidak sesuai dapat menimbulkan resistensi terhadap jamur serta dapat menimbulkan efek samping. Terdapat pilihan lain dalam mengobati penyakit kandidiasis, yaitu denganmemanfaatkan obat tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Aktivitas ekstrakdaunramania terhadap jamur Candida albicans .Penelitian non eksperimental ini menggunakan 3 kali replikasi . Dimana sebelumnya dilakukan uji skriningfitokimia yaitu alkaloid dengan Reagen dragendroff , Saponin dengan Aquadest , Flavonoid dengan Pb asetat . Penelitian ini menggunakan 4 seri konsentrasi , yaitu10%, 15%, 20%, 25% . Penelitian ini menggunakan metode sumuran dimanapeneliti menguji luas zona hambat Ekstrak daun ramania terhadap pertumbuhanJamur Candida albicans , dengan menggunakan media Nutrien Agar (NA) sebagai medianya. Kemudian dilakukan masa inkubasi dengan suhu 37°C selama 24 jam. Berdasarkan hasil penelitian uji skrining fitokimia mengandung alkaloid, saponin , dan flavonoid . adapun hasil penelitian aktivitas antijamur ekstrakdaunramania mempunyai daya hambat terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Dimana zona hambat rata-rata yang dihasilkan ekstrak daun ramania dari konsentrasi 10%, 15%, 20%, dan 25 % dengan nilai rata-rata 13,91 mm(kuat), 15,76 mm(kuat), 18,55 mm(kuat), dan 19,1 mm(kuat).

PENELITIAN: GAMBARAN KELEGKAPAN ADMINISTRASI RESEP DI APOTEK MURAH BINUANG KABUPATEN TAPIN PADA TAHUN 2020

NOR AIDA
· Thesis · Open Access

Kelengkapan administratif dan farmasetik pada resep sangat berpengaruh karena dapat mencegah dan mengurangi terjadinya medication error. Pentingnya kelengkapan resep tersebut masih belum disadari banyak dokter karena pengetahuan dokter yang masih minim tentang kelengkapan resep. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kelengkapan administrasi resep yang ada di Apotek Murah Binuang pada tahun 2020. penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling. Terdapat 86 resep yang digunakan sebagai sampel yaitu resep dari dokter. Analisis data melakukan perhitungan dengan satuan persen yang disajikan berbentuk tabel berdasarkan parameter. instrument yang digunakan adalah lembar observasi. Gambaran kelengkapan administrasi resep dokter di Apotek Murah Binuang pada tahun 2020 menurut dengan PMK No. 73 tahun 2016 didapatkan hasil 100% tidak lengkap. 3 parameter yang tertinggi ketidaklengkapannya, yaitu Jenis kelamin (99%), Berat badan (98%) dan Paraf (95%).

PENELITIAN: PROFIL PERESEPAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI APOTEK SINAR AMANDIT TAHUN 2018-2020

PUTRI RAMADHANI PUJI ASTUTI
· Thesis · Open Access

Hipertensi penyakit tidak menular, hipetensi menyebabkan kematian, hipertensi merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan. Resep adalah permintaan tertulis dari dokter. lembar resep yang mengandung obat antihipertensi dapat diperoleh informasi mengenai profil peresepan obat antihipertensi. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui profil peresepan obat antihipertensi di Apotek Sinar Amandit Tahun 2018-2020. Metode penelitian ini adalah non eksperimental dengan metode pengambilan data retrospektif deskriptif utama gambaran tentang suatu keadaan secara objektif dengan melihat ke belakang. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Apotek Sinar Amandit dilaksanakan pada bulan Maret 2021 selama 1 bulan. Metode sampel digunakan Sampling Jenuh yaitu metode pengambilan semua anggota populasi yaitu sebanyak 55 resep dari tahun 2018 -2020. Pengolahan data dengan menghitun persentase tentang obat antihipertensi meliputi nama obat, golongan obat, potensi obat. Hasil yang dilakukan di Apotek Sinar Amandit dengan resep tahun 2018-2020, yaitu peresepan tunggal sebanyak 38 (69,09%) resep. Obat anti hipertensi yang banyak diresepkan dengan golongan obat Calcium Channel Blockers dengan jumlah 19 (24,67%) macam obat, nama obat Amlodipin sebanyak 19 (24,68%) obat, potensi obat Amlodipin 10 mg sebanyak 14 (18,18%) obat .

PENELITIAN: KETETAPAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK CEFADROXIL SUSPENSI PADA ANAK DI APOTEK AMANDIT FARMA BANJARMASIN TAHUN 2019

DITA AMALIA SAFITRI
· Thesis · Open Access

Antibiotik merupakan obat yang digunakan dalam pengobatan terhadap infeksi. Penggunaan antibiotik tidak lepas dari tepat dosis, interval waktu minum dan lama penggunaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persentase ketepatan dosis, interval waktu minum dan lama penggunaan antibiotik cefadroxil suspensi pada pasien anak dengan umur 1-6 tahun di Apotek Amandit Farma. Jenis penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental yang bersifat observasional dan data ditampilkan secara deskriptif. Sampel yang diambil menggunakan metode proportional random sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Data hasil pengamatan diperoleh sebanyak 184 resep pada tahun 2019. Teknik analisis data menggunakan perhitungan berdasarkan standar Buku Dosis Anak 2016 dan Pharmacoteraphy Ninth Edition. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase tepat dosis sekali minum 23,36% sedangkan tepat dosis sehari minum 65,73%. Persentase ketepatan interval waktu minum 28,80% dan tidak tepat sebanyak 71,19% Persentase ketepatan lama pemakaian 96,73% dan tidak tepat sebanyak 3,26% di Apotek Amandit Farma Banjarmasin pada bulan Januari 2021.

PENELITIAN: FORMULASI DAN EVALUASI GEL HAND SANITIZER EKSTRAK DAUN RAMBAI (Beccaurea Motleyana)

FI'LIYATUL IHSAN
· Thesis · Open Access

Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun rambai (beccaurea motleyana ), daunnya digunakan untuk mengobati penyakit cacar, obat diare dan mengobati luka memar dikulit. Daun Rambai (Beccaurea Motleyana) mengandung senyawa saponin, flavonoid dan tanin yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Berdasarkan senyawa yang dimiliki daun rambai dapat di manfaatkan sebagai antiseptik tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat Formulasi dan Evaluasi Gel Hand Sanitizer dari Ekstrak Daun Rambai (Beccaurea Motleyana) dengan berbasis Carbomer 940. Gel hand sanitizer di uji sifat fisiknya, meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH dan uji daya sebar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dilakukan terhadap ketiga formulasi diantaranya uji organoleptis (berwarna coklat, bau yang dihasilkan bau khas ekstrak yang kuat dan bau khas ekstrak yang kurang kuat, menghasilkan gel yang agak encer dan yang agak padat, mudah saat dioleskan ketangan) uji homogenitas dengan hasil tidak ada yang homogen, uji pH dengan nilai 7, 6, 5. Dan uji daya sebar dengan daya sebar yang tidak sesuai standar. Kesimpulannya berdasarkan hasil penelitian formulasi gel hand sanitizeryang mengandung ekstrak daun rambai sebagai zat aktif antibakteri. Dapat disimpulkan bahwa ketiga formula yang dibuat tidak sesuai standar karena konsentrasi ekstrak yang terlalu banyak, carbomer 940 mempengaruhi evaluasi mutu dari sediaan gel hand Sanitizer.

PENELITIAN: UJI AKTIVITAS ANTIJAMUR EKSTRAK DAUN PIDADA MERAH (Sonneratia caseolaris) TERHADAP Candida albicans

NUR AZIZAH
· Thesis · Open Access

Kandidiasis merupakan suatu penyakit yang banyak menginfeksi manusia dengan gejala bervariasi tergantung bagian tubuh yang terinfeksi. Penyakit ini dapat menginfeksi pada bagian lipatan kulit (intertriginosa), bagian vagina (vulvovuginitis) ,bagian dalam mulut (thrush), dan bagian kuku (paronikia). Infeksi jamur disebabkan oleh jamur Candida albicans. Pidada merah (Sonneratia caseolaris) mengandung fenol, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid yang memiliki aktivitas terhadap Candida albicans. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui Aktivitas Antijamur ekstrak daun Pidada merah terhadap jamur Candida albicans. Daun pidada merah diekstraksi dengan metode meserasi dan etanol 96% sebagai pelarutnya. Metode difusi cakram digunakan untuk uji aktivitas antijamur. penelitian ini menggunakan kelompok perlakuan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 20%,40%,60%,80%,100% dan kontrol positif (ketokonazol 15%) serta kontrol negatif (aquadest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun Pidada merah tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans adapun salah satu faktor yang menyebabkan tidak ditemukannya aktivitas antijamur ialah kecilnya jumlah kadar senyawa aktif yang terdapat didalam ekstrak pidada merah

TINJAUAN LITERATUR: POTENSI ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRSAK (Anonna muricata L.) TERHADAP Escherichia coli

RIFANI
· Thesis · Open Access

Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat herbal adalah Sirsak (Anonna muricata L.). Sirsak bisa digunakan secara empiris oleh masyarakat untuk pengobatan, daun sirsak bermanfaat sebagai penurun kadar asam urat dan kadar gula dalam darah. Daun sirsak memiliki senyawa fitokimia berupa tanin, flavonoid, alkaloid, saponin dan terpenoid yang dapat berperan sebagai antibakteri, antidiabetes dan mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh hipokolesterolemik, anti karsinogen. Salah satu senyawa daun sirsak adalah tanin bermanfaat sebagai adstringen. Penelitian menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur, dengan menggunakan kata kunci yaitu Daun sirsak (Annona muricata L), Ekstrak, antibakteri, Ecoli dan Zona hambat. yang bersumber dari data base pencarian artikel didapatkan dari Google Scholar Penelusuran artikel dilakukan pada April 2021. Berdasarkan tinjauan literatur dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirsak (Annona nuricata L) berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri E.coli. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa ekstrak daun sirsak dengan menggunakan metode maserasi lebih efektif dalam menghambat bakteri E.coli dengan konsentrasi 80.000 ppm dengan hasil zona hambat sebesar 12,75 mm dengan kategori tergolong kuat

PENELITIAN: GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN OBAT GENETIK PADA PASIEN DI APOTEK PIALA BARU KELURAHAN MAWAR KOTA BANJARMASIN

HANA PUSPITASARI
· Thesis · Open Access

Obat generik zat aktif tertentu dalam suatu obat dan tidak menggunakan merk dagang. Persepsi pasien terhadap pengetahuan tentang obat generik masih tergolong rendah, dan banyak yang meanggap obat generik adalah obat kelas bawah karena harganya yang murah. Pasien pada umumnya beranggapan bahwa harga selalu berbanding lurus dengan kualitas dan mutu obat generik kurang baik dibandingkan dengan obat paten. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di apotek Piala baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin. Penelitian ini besifat non-eksperimental observasional dengan metode pengambilan data dilakukan secara prosfektif menggunakan lembar kuesioner. Waktu penelitian pada bulan maret 2021 dan tempat di Apotek Piala Baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin. Populasi yaitu pasien yang membeli obat di Apotek Piala Baru sebanyak 82 pasien. Sampel penelitian sebanyak 68 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode pengambilan data berupa google form menggunakan analisis data dengan parameter berisi Kusioner Tingkat Pengetahuan Obat Generik. Hasil gambaran tingkat pengetahuan obat generik pada pasien di apotek Piala baru Kelurahan Mawar Kota Banjarmasin, hasil yang didapat yaitu; Pengetahuan didominasi pengetahuan Baik 40(58,82%); tingkat Sedang 17(25%); dan tingkat Kurang 11(16,18%)

PENELITIAN: GAMBARAN KEPATUHAN PENGAMBILAN RESEP ULANG PASIEN DIABETES MILETUS PESERTA PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) DI APOTEK MEDIKA

MUFIDAH
· Thesis · Open Access

Program Rujuk Balik (PRB) adalah salah satu program unggulan BPJS untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan kepada peserta penderita penyakit kronis, seperti penyakit diabetes melitus. Kepatuhan minum obat digolongkan menjadi tiga macam. Salah satunya adalah tidak menebus resep ulang (refills not obtained). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepatuhan pengambilan resep ulang obat oral pada pasien diabetes melitus yang mengikuti program rujuk balik di Apotek Medika. Penelitian ini dilakukan di Apotek Medika. Sampel pada penelitian ini adalah lembar resep yang diambil secara retrospektif. Teknik pengambil sampel pada penelitian ini digunakan purposive sampling, alat yang digunakan adalah lembar pengumpulan data dengan metode Medication Poossesion Ratio (MPR). Hasil penelitian menunjukan tingkat kepatuhan pengambilan obat ulang pasien BPJS yang mengikuti Program Rujuk Balik (PRB) di Apotek Medika termasuk ke daalam kategori patuh untuk periode 3 bulan (88,31%) dan tidak patuh untuk periode 6 bulan ( 65,63%)

TINJAUAN LITERATUR: KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS

AKHMAD PRAYOGA SUKMA PERDANA
· Thesis · Open Access

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud meningkatkan mutu kehidupan pasien. Tujuan tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas. Tinjauan literatur ini menggunakan enam artikel yang didapatkan dari penelusuran di google scholar. Artikel-artikel tersebut merupakan hasil penelitian terkait tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di berbagai puskesmas. Semua artikel jurnal termasuk jenis penelitian non eksperimental. Jumlah sampel berkisar antara 90 3598 pasien. Pengumpulan data tingkat kepuasan pasien pada artikel-artikel tersebut semuanya menggunakan kuesioner yang terdiri dari 5 dimensi yaitu responsiveness, reliability, assurance, empathy, dan tangibles. Berdasarkan hasil review dari enam artikel didapatkan kesimpulan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di puskesmas dengan kategori sangat puas artikel keempat dan artikel kelima dengan rata rata 88,805%. Pada kategori puas artikerl jurnal artikel jurnal pertama dan artikel keenam dengan rata rata 75,94%. Pada kategori cukup puas artikel kedua dan artkel ketiga dengan rata rata 62,345%. Dimensi tertinggi Empathy dengan persentase 78,11% dan dimensi terendah Responsiveness dengan presentase 74,02%.

PENELITIAN: TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA STIKES ISFI BANJARMASIN TENTANG COVID-19

RAHMANI TRI HIDAYATI
· Thesis · Open Access

Dunia kesehatan saat ini sedang diresahkan dengan kemunculan virus baru yang berasal dari kota Wuhan, China yaitu Corona Virus Disease-19 atau Covid-19. Virus ini telah menginfeksi 210 negara pada april 2020 dan telah menjadi perhatian para ilmuwan serta masyarakat umum. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin tentang Covid-19. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dalam bentuk googleform. Penelitian dilakukan di STIKES ISFI Banjarmasin pada bulan Mei 2021. Populasi adalah mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin sebanyak 249 mahasiswa dan sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa yang bersedia mengisi kuesioner Tingkat Pengetahuan Mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin sebanyak 140 mahasiswa. Metode sampling menggunakan accidental sampling. Data hasil penelitian didistribusikan menjadi persentase kategori tingkat pengetahuan baik, cukup, dan kurang. Tingkat pengetahuan mahasiswa STIKES ISFI Banjarmasin tentang Covid-19 sampel penelitian didominasi oleh tingkat pengetahuan baik sejumlah 114 responden (81,4%), tingkat pengetahuan cukup sejumlah 23 responden (16,4%), dan tingkat pengetahuan kurang sejumlah 3 responden (2,1%)

TINJAUAN LITERATUR: GAMBARAN KESESUAIAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP DI RUMAH SAKIT

ANNISA SALSABILA INDRIANI
· Thesis · Open Access

Waktu tunggu adalah waktu yang digunakan pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mulai tempat pendaftaran sampai masuk ke ruang pemeriksaan dokter. Waktu tunggu pasien merupakan salah satu komponen yang potensial menyebabkan ketidakpuasan. Waktu tunggu pelayanan resep dibagi menjadi dua yaitu waktu tunggu pelayanan resep obat non racikan dan waktu tunggu pelayanan resep obat racikan. Tujuan tinjauan literature ini adalah untuk mengetahui gambaran kesesuaian waktu tunggu pelayanan resep di Rumah Sakit berdasarkan Kepmenkes RI No. 129 Tahun 2008 Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan tinjauan literature. Proses pencarian literature ini dilakukan melalui website google scholar. Dan didapatkan sebanyak 6 artikel. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan atau melihat gambaran keseusian waktu tunggu pelayanan resep di rumah sakit. Hasil studi literature yang berhubungan dengan gambaran kesesuaian waktu tunggu pelayanan resep di rumah sakit didapatkan rata rata hasil waktu tunggu resep yang sesuai dengan Standar Pelayanan minimal untuk obat Non Racikan adalah 16,7 menit dan untuk obat Racikan adalah 33,07 menit.

PENELITIAN: AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata L) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

ADITYA OLGA NANDA SAPUTRI
· Thesis · Open Access

Jerawat (acne vulgaris) disebabkan oleh inflamasi kronik dari unit pilosebasea yang ditandai pembentukan komedo, papul, pustul, nodul yang bisa tumbuh di daerah wajah, punggung, dada, lengan, kaki yang disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Tanaman ketepeng cina memiliki potensi sebagai salah satu obat tradisional untuk mengobati infeksi bakteri seperti sifilis, bronkitis dan infeksi jamur seperti panu, kurap, serta infeksi parasit seperti malaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata L) terhadap pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes dan mengetahui perbandingan kekuatan daya hambat berdasarkan statistik. Penelitian ini menguji apakah zat antibakteri yang terdapat dalam ekstrak etanol daun ketepeng cina (Cassia alata L) mempunyai pengaruh pertumbuhan terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan menggunakan populasi ekstrak etanol 96% daun ketepeng cina dan sampel pada penelitian ini ekstrak etanol dengan berbagai macam konsetrasi 40%, 60%, 80%,100% dan kontrol negatif (aquadest steril) serta kontrol positif (klindamisin 10mg/ml). Penelitian menggunakan metode cakram dengan membuat konsentrasi 40%, 60%, 80% dan 100%. Hasil rata-rata zona hambat berturut turut adalah 5,07 mm (sedang); 6,31 mm (sedang); 5,9 mm (sedang) dan 9,13 mm (sedang) sedangkan rata-rata diameter zona hambat kontrol positif (klindamisin 10mg/ml) adalah 30,67 mm (Sangat kuat). Data hasil diameter zona hambat dianalisis dengan menggunakan uji SPSS didapatkan hasil dari ekstrak daun ketepeng cina pada seluruh konsentrasi tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna terhadap daya hambat Propionibacterium acnes. Hal ini berarti konsentrasi ekstrak dalam penelitian ini tidak berpengaruh signifikan karena semua konsentrasi memiliki klasifikasi sedang

TINJAUAN LITERATUR: KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT

SUBHAN FARID
· Thesis · Open Access

Diabetes melitus (DM) tipe II merupakan penyakit kelainan metabolik dengan karakteristik hiperglikemia kronis serta kelainan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Prevalensi diabetes melitus di Kalimantan Selatan pada tahun 2013 sebesar 1,4%. Ketidakpatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat anti diabetika oral,Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe II di rumah sakit. Penelitian menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur dengan menggunakan 6 artikel, dengan menggunakan kata kunci yaitu Kepatuhan Minum obat diab , kuesioner MMAS yang sumber dari data base pencarian artikel didapatkan dari google scholar. Penelusuran artikel dilakukan pada Maret 2021. Hasil gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien diabetes melitus tipe II di rumah sakit maka dapat disimpulkan berdasarkan persentase tingkat kepatuhan tinggi sebesar 23,9% atau 96 responden, tingkat kepatuhan sedang 31,4% atau 126 responden, dan tingkat kepatuhan rendah sebesar 44,6% atau 179 responden

TINJAUAN LITERATUR: RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS

INDAH NOVITA SARASWATI
· Thesis · Open Access

Rasionalitas obat merupakan suatu penggunaan obat secara rasional, penggunaan akan dikatakan rasional jika pasien menerima obat yang tepat untuk kebutuhan klinis, dengan dosis yang memenuhi kebutuhan untuk jangka waktu yang cukup, serta biaya yang terjangkau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan Tinjauan Literatur dengan sumber data base pencarian artikel didapat dari google scholar. Kriteria yang digunakan yaitu dengan kriteria inklusi : artikel jurnal, Full-Text, membahas tentang kriteria rasionalitas pada pasien ISPA, artikel tahun 2014-2020 dan tidak memuat penulis yang sama. Analisis data dilakukan dengan melihat 6 artikel untuk melihat rasionalitas obat. Hasil persentase rasionalitas dari artikel 1 hingga artikel 6 berdasarkan indikator kriteria tepat indikasi 67,76%, tepat obat 65,91%, tepat dosis 83,06%, tepat pasien 88,77%, tepat regimen 91,15%, tepat lama penggunaan 56,00% dan waspada efek samping obat 66,33%.

TINJAUAN LITERATUR: AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum Linn)

RISA YOLLANDA MUKTI
· Thesis · Open Access

Bawang putih (Allium sativum L.) adalah kelompok tanaman yang mengandung banyak nutrisi yang berguna untuk tubuh manusia, yang digunakan sebagai bahan pangan seperti bumbu dapur. Allicinefektif dapat membunuh mikroba, seperti kuman-kuman penyebab infeksi (flu dan demam).Tujuan tinjauan literature ini adalah untuk mengetahui gambaran aktivitas antibakteri dari ekstrak bawang putih. Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode pendekatan tinjauan literature dengan sumber data base pencarian artikel didapat dari google scholardan didapatkan sebanyak 6 artikel. Analisis data dilakukan dengan mendeskripsikan atau melihat gambaran aktivitas antibakteri ekstrak bawang putih terhadap berbagai macam bakteri.Berdasarkan hasil tinjauan literatur didapatkan bahwa ekstrak bawang putih memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus, Shigella dysenteriae, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, Sreptococcus Pyogenes, dan Pseudomonans Aeruginosa.

PENELITIAN: KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT DI PUSKESMAS PARINGIN

MARINA PRATAMI
· Thesis · Open Access

Puskesmas sebagai unit pelayanan kesehatan memberikan pelayanan pengobatan. Penyimpanan merupakan salah satu kegiatan dari pengelolaan obat yang bertujuan agar mutu sediaan dipertahankan sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Kesesuaian usaha untuk melakukan yang sesuai dengan standar atau ketetapan yang berlaku berdasarka peraturan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat berdasarkan SOP di Gudang Farmasi Puskesmas Paringin tahun 2017. Metode penelitian ini yaitu non eksperimental yang bersifat Cross sectional dengan mengumpukan data Primer. Waktu dan tempat dilaksanakan bulan Januari-Maret 2021 dan tempat penelitian di Gudang Farmasi Puskesmas Paringin.Populasi dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh penyimpanan obat. Pengolahan data kesesuaian penyimpanan obat yang sesuai dan tidak sesuai berdasarkan SOP Puskesmas Paringin Tahun 2017. Berdasarkan hasil observasil pada penyimpanan obat dipuskesmas maka didapat kesesuaian 100%

PENELITIAN: POLA PERESEPAN OBAT PENYAKIT DISPEPSIA DI APOTEK SUKMA SARI BANJARMASIN TAHUN 2019

WIDYAS PUJI LESTARI
· Thesis · Open Access

Dispepsia merupakan penyakit yang sangat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Menurut data rekam medik di Apotek Sukma Sari Banjarmasin pada tahun 2019 penyakit dispepsia menduduki urutan pertama dari 10 penyakit terbanyak di Apotek Sukma Sari Banjarmasin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola peresepan obat penyakit dispepsia di Apotek Sukma Sari Banjarmasin tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian non eksperimental dengan mengambil data dari resep dan rekam medis pasien dispepsia secara retrospektif. Pengambilan sampel dengan teknik proporsional random sampling. Sampel yang didapat dari penelitian ini sebanyak 295 lembar resep. Instrumen penelitian berupa lembar observasi. Data diolah dalam Microsoft Excel kemudian disajikan dalam tabel bentuk presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pasien dispepsia di Apotek Sukma Sari Banjarmasin tahun 2019 di dominasi oleh pasien perempuan dengan kelompok umur terbanyak adalah 26-35 tahun dan banyak diderita oleh ibu rumah tangga dengan persentase sebesar 26,77%. Obat yang diresepkan pada pasien dispepsia ini kebanyakan digunakan secara kombinasi: 279 resep (94,58%) dan terapi tunggal: 16 resep (5,42%). Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah golongan Proton Pump Inhibitor (21,15%). Jenis obat yang paling banyak digunakan adalah lansoprazole sebesar 20,6%.