Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RAUDATUL JANNAH

2 karya publik ditemukan.

2024: 1

FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR DARI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebersihan merupakan sesuatu hal yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk menjaga kebersihan yaitu dengan menggunakan sabun saat mandi. Sabun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sabun padat dan sabun cair. Sabun cair memiliki kelebihan yang lebih banyak dari sabun padat. Minyak atsiri daun jeruk nipis bisa digunakan secara efektif dalam formulasi sediaan sabun mandi cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi uji sifat fisik formulasi sediaan sabun mandi cair dari minyak atsiri daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang memenuhi standar SNI 06-4085-1996. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental. Sabun mandi cair dibuat dengan variasi BHT sebagai antioksidan, pada formulasi 1 (0,02 g BHT) dan formulasi 2 (0,1 g BHT). Pengujian fisik meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji bobot jenis dan uji alkali bebas. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Normalitas Shapiro Wilk dan uji Mann-Whitney Test. Berdasarkan penelitian uji sifat fisik sabun cair dari minyak atsiri daun jeruk nipis yang sudah dilakukan, didapatkan hasil uji organoleptis yaitu formulasi 1 dan 2 berbau khas serta berbentuk cairan kental. Uji homogenitas yang dihasilkan berupa cairan yang homogen tidak terdapat butiran. Nilai uji pH yang dihasilkan yaitu sebesar 8,11 – 11,96, hasil tersebut menunjukkan bahwa pada uji pH tidak memenuhi standar SNI 06-4085-1996. Uji bobot jenis yang dihasilkan seberat 1,02 g/ml dan uji alkali bebas yang dihasilkan yaitu 0,02%, 0,03% dan 0,04%. Hasil pada uji bobot jenis dan alkali bebas menunjukkan bahwa pada uji tersebut memenuhi standar SNI 06-4085-1996.

FORMULASI SEDIAAN SABUN MANDI CAIR DARI MINYAK ATSIRI DAUN JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kebersihan merupakan sesuatu hal yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk menjaga kebersihan yaitu dengan menggunakan sabun saat mandi. Sabun terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sabun padat dan sabun cair. Sabun cair memiliki kelebihan yang lebih banyak dari sabun padat. Minyak atsiri daun jeruk nipis bisa digunakan secara efektif dalam formulasi sediaan sabun mandi cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi uji sifat fisik formulasi sediaan sabun mandi cair dari minyak atsiri daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) yang memenuhi standar SNI 06-4085-1996. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimental. Sabun mandi cair dibuat dengan variasi BHT sebagai antioksidan, pada formulasi 1 (0,02 g BHT) dan formulasi 2 (0,1 g BHT). Pengujian fisik meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji bobot jenis dan uji alkali bebas. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji Normalitas Shapiro Wilk dan uji Mann-Whitney Test. Berdasarkan penelitian uji sifat fisik sabun cair dari minyak atsiri daun jeruk nipis yang sudah dilakukan, didapatkan hasil uji organoleptis yaitu formulasi 1 dan 2 berbau khas serta berbentuk cairan kental. Uji homogenitas yang dihasilkan berupa cairan yang homogen tidak terdapat butiran. Nilai uji pH yang dihasilkan yaitu sebesar 8,11 – 11,96, hasil tersebut menunjukkan bahwa pada uji pH tidak memenuhi standar SNI 06-4085-1996. Uji bobot jenis yang dihasilkan seberat 1,02 g/ml dan uji alkali bebas yang dihasilkan yaitu 0,02%, 0,03% dan 0,04%. Hasil pada uji bobot jenis dan alkali bebas menunjukkan bahwa pada uji tersebut memenuhi standar SNI 06-4085-1996.