Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AMANDA RISKA NUR ASMI

1 karya publik ditemukan.

2024: 1

FORMULASI SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN DADANGKAK (Hydrolea spinosa L.)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tumbuhan dadangkak (Hydrolea spinosa L.) merupakan tumbuhan daerah Kalimantan Selatan yang dimanfaatkan secara tradisional. Tumbuhan dadangkak memiliki senyawa metabolit sekunder seperti fenol, flavonoid, alkaloid dan tanin. Daun dadangkak memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 41,84 μg/mL berpotensi dikembangkan menjadi sediaan farmasi. Salah satu sediaan farmasi yang mudah penggunaannya yaitu krim karena memliki keuntungan diantaranya lebih mudah diaplikasikan, memberikan efek dingin serta mudah dicuci. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil uji sifat fisik dan formulasi mana yang lebih baik berdasarkan syarat uji sifat fisik krim. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Ekstrak daun dadangkak diformulasikan dalam tipe minyak dalam air (m/a). Sediaan krim dibuat 2 formulasi dengan variasi konsentrasi emulgator asam stearat dan trietanolamin yaitu F1 (3%:12%) dan F2 (4%:18%). Sediaan krim dievaluasi sifat fisik meliputi pemeriksaan organoleptis, uji homogenitas, uji pH, daya sebar, daya lekat dan uji viskositas. Hasil data dianalisis menggunakan program SPSS yaitu dengan uji normalitas dan dilanjutkan ke uji Independent Sample T Test. Berdasarkan hasil penelitian dari dua formulasi didapatkan hasil uji sifat fisik yang memenuhi syarat SNI yaitu uji organoleptis, homogenitas, pH dan daya sebar. Uji yang tidak memenuhi syarat yaitu uji daya lekat dan viskositas. Berdasarkan hasil uji sifat fisik krim formula 1 lebih baik dibandingkan formula 2 karena formula 1 memiliki hasil uji daya sebar yang lebih besar diameternya dibandingkan formula 2. Pada hasil uji statistik didapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara formula 1 dan formula 2.